Salam,
Memang keamanan penerbangan di Indonesia, kecuali ( apa yang saya tulis)
banyak tergantung kepada penerbang, tetapi memang GROUND FACILITIES dan
TEHNIK pesawat terbang juga jauh di bawah standar.
Beberepa kali
otoritas Penerbangan Internasional MEMBLACKLIST beberapa bandara di
Indonesia yang sangat berbahaya karena fasilitasnya tidak
memendukung.Hal itu ber-kali2 terjadi seperti  terbakarnya peswat
PK-GLB ( Borobudur) terbakar habis di Menado karena mobil BPK mogok
karena  TIDAK ADA BENSIN. Yang terakhir kejadian terbakarnya pesawat
GARUDA di Yogya.Setelah hampir  SETENGAH jam BPK( Pemadam Kebakaran)
baru datang dan menyeprot dengan AIR bukan BUSA atau CO2.Demikian juga
AMBULANS yang datang terlambat sehingga para penumpang harus menolong
diri sendiri.Yang HEBAT hanya SEMPRITAN dari  SATPAM saja.Kejadian
pesawat mendarat yang terbakar di tempat lain ( luar negeri ), beberapa
kali terjadi dan SEMUA SELAMAT, karena fasilitas dan kemampuan pegawai
darat memadai.Tidak seperti di Indonesia.

Wasalam,
Wal Suparmo

Kirim email ke