Soekarno itu bukan hanya ancaman yang
menyertainya, namun tida pernah ngomong
juga Soeharto.

Maka, MW berkata bahwa itu adalah resiko
dari pimpinan. Mungkin MW berkata bahwa
demikian karea dulu ketika di muncul dan di
Surabaya tinggal berdua dengan sekertasrisnya
yang wanita juga tidak tahu apakah dia akan masih
hidup atau tidak.

Mestinya sekretaris MW yang dulu menyertainya
berbicara.



Adyanto Aditomo wrote:
>  
>
> Bung Ahmad Jauzi,
>
> Dalam keadaan genting, SBY masih saja berperilaku kekanak - kanakan, 
> yaitu mengadu ke masyarakat kalau dia itu keselamatan dan kedudukannya 
> sebagai Presiden sedang terancam.
> Memalukan sekali.
> Seharusnya SBY sebagai Presiden, yang juga berarti membawahi unit 
> intelijen dan aparat keamanan, tidak menyebarkan informasi tersebut 
> kepada masyarakat, apa lagi soal ancaman keamanan yang dia terima itu 
> dari sumber Intelijen Negara.
> Kalau laporan dari aparat Intelijen Negara itu memang benar akurat, 
> tahu siapa orangnya, dari kelompok mana, sedang berada dimana, 
> kekuatannya seberapa, ya langsung serbu saja. Tangkap semua pihak yang 
> memang mau mengacaukan republik ini.
> Jadi gak perlu mengadu ke masyarakat segala.
> Masyarakat kan gak punya otoritas dan juga kemampuan untuk mencegah 
> hal tersebut.
> Laporan SBY ke masyarakat hanya akan membuat masyarakat gelisah 
> melihat SBY dan aparat keamanan kelihatannya tidak mampu menangani 
> kekacauan yang terjadi.
> Masyarakat akan berfikir: Setelah meledaknya Bom di Hotel JW Mariot 
> dan Ritze Calton, besok dimana lagi?
> Lha kalau Presiden dan aparat keamanan saja juga bingung, padahal 
> informasi yang sangat terperinci sudah diberikan oleh Pihak Intelijen 
> Negra, lantas rakyat disurah apa lagi ???
> Disuruh siskamling atau apa ???
> Gak jelas maksud SBY menyampaikan hal itu.
> Kalau SBY cuma berharap mendapat simpati dari masyarakat kalau dia 
> sedang teraniaya, lha itu kan sudah dia dapatkan dengan perolehan 
> suara lebih dari 60 % di Piklpres 2009.
> Apa itu masih belum cukup???
>
> Punya presiden kok ya kebangetan begini sih????
>
> Salam,
>
> Adyanto Aditomo

Kirim email ke