Tapi salah Kepala Stasiun Beos juga dong. Masa dia ngga bisa ngasih intruksi dan pemberitahuan dulu kepada anak buahnya mengenai kegiatan dia hari itu. Dan kenapa dia ngga bisa kasih distribusi kewenangan kepada bawahannya kalau dia sedang dinas luar kantor?
Kalau memang sudah ada distribusi dan pemberitahuan sebelumnya kepada anak buahnya, kan enak waktu ditanya pak menteri yang lagi sidak...ya ngga? 2009/10/29 andryansyah <[email protected]> > > > Betul sekali , emang jorok banget. > > Kisah stasiun lain, Tanah Abang misalnya, setelah diperbaiki, masuk WC > gratis dan sekarang masih ada tulisan itu. Tapi mengapa kepala stasiun TNB > masih membiarkan ada arang nungguin pintu keluar WC dan menerima uang. Emang > sih itu salahnya arang yang mau kasih uang, tetapi pembiaran itu perlu > ditindak lanjuti dengan memecat dengan segera kepala stasiun TNB. Anehnya > lagi kalau WC yang dibawah, dari dulu selalu harus bayar. > > Ini kisan stasiun Serpong. Setelah renovasi besar-besaran, masuk WC gratis > karea memang ditulis begitu. Tapi hari minggu kemarin sudah harus bayar. > Jadi kepala stasiun Serpong juga harus segera dipecat! > > andry
