Saya rasa think thank SBY memang telah terbukti kepiawaiannya dalam membohongi rakyat. Seperti bosnya, pinter think saja. Kalo rakyat sudah berteriak, bisa apa coba?
Seperti yang sudah2, rezim dahulu dihabisi penguasa sekarang. Sebentar lagi, jika rezim SBY tumbang, antek2nya pun harus siap2 dikandangkan. IC Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "Mohammad Sopan" <[email protected]> Date: Mon, 2 Nov 2009 13:23:57 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY: Saya Sangat Dirugikan Bisa jadi, analisa anda ada benarnya. Tapi apa para think thank SBY sebodoh itu? Para analis pinggir jalan aja bisa memprediksi bahwa akan ada gejolak seperti ini. Apalagi rekam jejak para thinkers SBY lumayan bagus, mampu memprediksi kapan gejolak kenaikan BBM dapat dilokalisir sekaligus meraih simpati dan kemenangan di pilpres kemarin. Yang gegabah, adalah jika SBY bersikap emosional dan lgsung menyuruh dibebaskannya bibit dan chandra tanpa proses pengadilan. Pertama, ini bentuk intervensi presiden di wilayah yudikatif. Kedua,.....bagaimana jika dikemudian hari terkuak fakta jika memang ada permainan antara penyidik KPK dengan pihak PT Masaro Radiokom? Dimana muka presiden ditaruh, krn ia terbukti pernah membela pihak yang salah? Ada baiknya proses pengadilan jalan. Berikan penangguhan kepada bibit dan chandra, tapi proses tetap jalan. Ini berguna untuk merehabilitasi nama KPK (kl dia terbukti bersih), sekaligus menghukum pihak anggota dpr komisi IV, pejabat dephut, oknum polisi dan jaksa (jika terbukti bersalah). -Mohammad Sopan- Powered by Telkomsel BlackBerry®
