Polri tak butuh masyarakat, masyarakat yang butuh polri. Sebuah statemen yang sedang jadi pergunjingan, karena menunjukan sisi arogansi kesatuan polisi. Statement personal yang bisa membuat hancur institusi yang dia naungi, Arogansi itulah pandangan semua orang yang membaca statement diatas, di tambah dalam data percakapan Facebook yang menunjukan betapa saudara evan ini mencintai institusinya POLISI. Statement ini mungkin lumrah ketika dia bercira atas sebuah kemengan menangani suatu kasus macam terorisme, akan tetapi di tengah tuduhan sebagai salah satu lembaga yang memperjual belikan masalah hukum ucapan itu menjadi bumerang yang sangat menghancurkan. Mari kita kembali pada pengertian dasar masyarakat, masyarakat adalah sekumpulan orang yang mendiami suatu tempat/ wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu (menetap atau tidak menetap), dari pengertian di atas anggota POLISI jelas juga merupakan masyarakat, istilah masyarakat tidak menyempit menjadi hanya orang yang tidak bekerja untuk negara, bahkan secara pengertian ini Presiden pun adalah masyarakat. Dalam kasus Facebook evan brimob ini, kemungkinan besar dia memakai penyempitan makna bahwa yang dinamakan masyarakat adalah hanya orang sipil, tapi dia lupa ketika dia tidak berseragam dia adalah orang sipil juga. Soal siapa yang membutuhkan peran masing - masing, itu tidak bisa dipandang dari satu sisi saja ada porsi - porsi tertentu mengenai kedudukan hal ini. Masyarakat (orang sipil) membutuhkan jasa POlISI untuk penegakan hukum, jaminan keamanan dan perlidungan. Dilain pihak pekerjaan polisi ini butuh dukungan aktif dari masyarakat, karena POLISI tak akan bisa kerja dalam lingkungan masyarakat yang chaos, jangan lupa beberapa kasus yang berhasil di sibak oleh POLISI adalah akibat dari peran aktif masyarakat, dan jangan lupa pula bahwa tugas POLISI adalah abdi negara sekaligus abdi masyarakat. Polisi sangat membutuhkan peran serta masyarakat dalam segala aspek, yang paling fundamental mungkin dalam aspek kaderisasi, masyarakat perlu akan eksistentsi polisi untuk pengamanan.
hanya sikap saling menghargai yang akan menimbulkan pengertian bukan arogansi seperti yang ditunjukan saudara Evan
