@Yudhistira.., He..he..he,ingak..ingak pesene Sang Icon koruptor:"Ojo Gumunan lan..ojo kagetan".
Kale aja anggodo tuh cuman djadiin Whistle Blower,krn brjasa membongkar kasus yg lebih besar. Sbg Whistle Blower so..dia harus berakhir di LPSK(Lembaga Perlindungan Saksi & Korban),bukannya dipenjara spt yg dharapkan banyak orang. Sebagaimana yg kita ketahui..yg dilindungi LPSK tdk hanya orang baik2 nmun jg para bajingan,tp mrk semua punya ksamaan yakni tlh berjasa membongkar kasus yg lebih besar. Btw..tau ga? knpa para mafia sangat anti membawa kasus korupsi bibit-candra ke pengadilan?. Kalo orang awam siyy OK..OK aja jk kasus ini sampe ke pengadilan,krn dpengadilanlah segalanya di uji!. Tp bagi para mafia? HARAM dbawa ke pengadilan..tanya kenapa???,ntar boroknya KPK beserta oknum2 nya trbuka lebar. Untuk itulah mrk (para mafia) merasa PERLU Bin Wajib mengetahui alasan2 polri & jagung dlm BAP,agar mudah mncari alibi, oleh krn itulah Hendarman scr terang2an menolak membuka "bukti2 lain" saat hearing di komisi 3 yg hanya membuka "Rahasia dapurnya". Sekarang..SBY tengah di"Faith Accomply":"bebaskan bibit-chandra antasari!,kembalikan mrk jd pejabat KPK!,krn HANYA bibit-chandra & antasarilah dimuka bumi ini yg MAMPU DAN KOMPETEN membuka kasus century!selain mrk?? PASTI penuh tipu2 & kompeten!. Kalo SBY tidak mau mematuhi tuntutan yg merupakan ASPIRASI dr tim 8,para pakar dan seluruh mayarakat RI maka..REVOLUSIIIII....!!!" Dan tahu kenapa gerakan tsb di atas sudah tidak populer dimata mhsiswa kampus?,krn mrk skrg pd pinter2 dan kritis!. Tahu mana yg emas dan loyang he..he..he Terimakasih Akhyar diansyah --- In [email protected], "Yudhistya" <yudhis...@...> wrote: > > Hmmm > > Yang saya heran, > > Polisi, selalu kesusahan menangkap pria tua macam anggoro, > Wanita macam juliana, > Edy tansil, > Dsb > Sejak dulu kala. > > Tetapi bisa mengejar dan menghabisi > Noordin M. Top > > Yang secara logika, > Dana nya juga berjuta2 dollar > Punya bom pula.. > > Heran > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
