Bung Dharma Hutauruk,
 
Kelihatannya anda memang pendukung kuat Anggodo.
Sebetulnya Anggodo lah yang bersikeras untuk memenjarakan Bibit dan Chandra..
Anggodo sudah mengeluarkan banyak uang agar Berita Acara yang terkait dengan 
Bibit dan Chandra memenuhi syarat agar keduanya dipenjarakan oleh Pengadilan.
Karena memenjarakan Bibit dan Chandra untuk sementara ini sulit dilakukan, maka 
Anggodo kelihatannya berhasil menekan Kapolri untuk memeriksa Kompas dan Koran 
Sindo sebagai saksi yang mengetahui siapa yang melakukan penyadapan pembicaraan 
Anggodo dengan para Petinggi Busuk di Kepolisian dan Kejaksaan Agung.
Kapolri terpaksa mematuhi tekanan Anggodo, karena yang bersangkutan sudah 
mendapat perlindungan khusus dari Presiden SBY.
 
Pendukung Anggodo kelihatannya akan unjuk gigi dalam Pamer Kekuatan Massa bila 
Presiden SBY melaksanakan rekomendasi Tim 8.
 
Jadi selamat untuk para pendukung Anggodo.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo

--- Pada Jum, 20/11/09, Dharma Hutauruk <[email protected]> menulis:


Dari: Dharma Hutauruk <[email protected]>
Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Polisi Oh Polisi
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 20 November, 2009, 3:12 AM


 



Dari pertama ada dukungan di Facebook untuk mendukung KPK
(baca:Bibit- Chandra) saya sudah tidak sepakat.
Saya katakan mari kita dukung institusinya Polisi, Kejaksaan, Pengadilan,
DPR maupun KPK.
Tapi kalau menyatakan Bibit-Chandra bersih dan jangan diajukan ke Pengadilan
saya kurang sepakat.
Saya sepakat dengan pak Suhaemi bahwa perkara ini diteruskan oleh Kepolisian
dan Kejaksaan.
jabat erat

dharma

Kirim email ke