Akhir-akhir ini tema milis semakin bertema primordial dan dikotomi, lebih mencerminkan ketidakakuran.. saling menonjolkan ego masing- masing dengan segala kelebihannya ( harap ingat kita masih banyak kekurangannya sepintar apapun kita..) Harap eling kita didunia ini tidak ada yang paling 100% perfect or sempurna.. Hilangkanlah segala tetek bengek (hayoo...ada yg merasa g???!!!) itu.. Mohon pencerahannya ni buat Pakde/Engkong/Opa/Mbah Kakung Hari Ribowo Utama, buat Pak Budisan, dan semua yang bekompeten untuk bisa meredakan kita-kita ini kaum muda yang lagi bergelora darah mudanya (Darah Muda..darahnya para pemuda..hehehe lagunya pak haji Rhoma koq muncul..). http://endosiswa.blogspot.com
--- In [email protected], "bantengbiru" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: --- In [email protected], dedi cahriadi <dedicahriadi@> wrote: > > eee tong rahman, apa kabarnya.. ulasan ente ane suka banget, ane setuju, dari kemarin-kemarin komentar miliser kok rada-rada ngelantur gara2 kagak diijinin Kuliah D4, kalau emang bener statistiknya mpok sandy jadi malu ati deh gue. Malu jadi anak prodip, data membuktikan seperti itu mau bilang apa, kalo memang satu atawa dua orang saja oknumnya ane sih setuju dan keberatan kalau anak prodip di generalisasikan 'nila setitik rusak susu s
