Mbak Very Rose,
(Sekarang ini ada mawar yang tidak berduri dg bunga
yang beraneka warna, hasil dari rekayasa genetika....)
Dalam UU no 1/2004, pasal 71 (2) dikatakan bahwa
penggantian SBI .... dilakukan mulai tahun 2005.
Selama SUN belum sepenuhnya menggantikan SBI sbg
instrumen moneter, tingkat bunga yang diberikan adalah
sebesar tingkat bunga SUN yang berasal dari
penyelesaian BLBI.
Jadi ini masih dalam proses, proses pengalihan ini
belum selesai. Progres mulai dari tahun 2005,
nampaknya lambat, saya tidak bisa komentar, karena
saya tidak punya datanya, maaf.
Yang saya tahu, krn dulu pernah bbrp kali ikut rapat,
pembicaraan dg BI untuk membicarakan berbagai isu
menyangkut keuangan negara ini sering berjalan dg
alot. Masing-masing punya dasar dan argumen.
Banyak sekali isu yg di bicarakan dengan BI, terakhir
mengenai Pengelolaan Uang Negara/Daerah, sbg tindak
lanjut dr UU no 1/2004, dan PP nya baru saja terbit pd
16 Juli 2007 (PP 39/2007). Termasuk tentu saja TSA.
Dalam rangka TSA ini, pemerintah melakukan tender kpd
Bank2 Umum sebagai BO I, konsepnya adalah Setiap hari
saldo di nihilkan dan dana balik ke Sentral Bank.
Sedangkan biaya operasional perbankan untuk TSA
dibiayai oleh pemerintah. Darimana pemerintah
membiayai ini??? Mestinya dari duit yg begitu banyak,
bisalah hasilnya untuk menutup biaya TSA.
Isu penempatan uang pemerintah pada Bank Sentral dan
Bank Umum, menjadi topik yang menarik ketika itu.
Pemerintah (bc Men Keu) sbgmn, berdsrkn UU,
dimungkinkan untuk menempatkan uang pada bank umum,
nyatanya mengalami kesulitan, untuk penempatannya. Isu
pd saat itu Uang Pemerintah yg banyak pd bank sentral
hanya memperoleh jasa giro yg jumlahnya tentu lebih
kecil dibandingkan dengan bunga, return lain.
Dibanding jk di tempatkan pada Bank Umum.
Bank Sentral berpendapat, penempatan dana yg besar di
luar Bank Sentral, dpt menimbulkan masalah/kesulitan
dalam pengelolaan moneter.
Sebaliknya pemerintah berpendapat, penempatan yg ketat
ini, jg menimbulkan masalah dan kendala dlm rangka
fleksibilitas manajemen kas.
Praktek-praktek di negara2 maju, Menkeu selaku
bendahara umum negara, punya otoritas dan
fleksibilitas untuk manajemn kas yg sangat leluasa,
spt penempatan ekses likuiditas kedalam instrumen2
jangka pendek, investasi yang aman dan tentu saja
return bg pemerintah, dan yg penting dana tadi
sewaktu-waktu dapat ditarik kembali dg mudah ktk
terjadi kekurangan likuiditas.
Kelihatannya krn masalah-masalah tadi, yang
menyebabkan adanya pernyataan yg sempat rame di Media.
Ketika itu.
Dalam PP 39/2007, psl 36 di tegaskan bhw dlm hal
terjadi kelebihan kas, BUN setelah berKOORDINASI dg
GUB Bank Sentral dpt menempatkan uang negara pada
rekening Bank Sentral/bank umum yg menghasilkan
bunga/jasa giro dg tingkat bunga yg berlaku.
Saya kira ini hasil kompromi,kira2 dlm obrolan begini
"ok ok anda bisa menempatkan dana anda di bank umum,
tapi ngomong-omong dululah dg kami". dst dst (
silahkan baca PP 39/2007).
Dlm pasal 23 huruf a PP 39/2007, Menkeu berkorrdinasi
dg Gub Bank Sentral utk merumuskan usulan kebijakan
jangka menengah ttg penggantian secara bertahap SBI dg
SUN sbg instrumen moneter sbg amanat UU no 1/2004 ttg
PBN dst.
Ini menandakan bhw prose penggantian itu belum selesai
dan sdg berjalan.
Mungkin itu yg dpt kami sampaikan berdasarkan
ketentuan yg ada dan selebihnya hasil penerawangan.
Tksh,
Subasita
--- Very Rose <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kenapa pak ya, diantara beberapa amanat UU 1/2004
> yang paling lamban
>
>
> Sewaktu pak Mulia masih Dirjen kita, beliau pernah
> 'menggertak' BI dng membuat pernyataan di media
> massa bahwa uang pemerintah yg ada di BI akan
> ditarik utk ditempatkan di Bank Umum yg akan
> mendapat bunga
> Esoknya Gubernur BI buru-buru membuat pernyataan
> "Boleh saja uang Pemerintah ditarik dari BI tetapi
> pada saat yg sama SBI juga harus sudah digantikan
> oleh SPN"
> Besoknya lg bu menteri marah2, entah kpd siapa..
> Kejadian ini beberapa saat sebelum pak Mulia alih
> tugas menjadi sekjen depkeu.
>
>
>
>
>
>
>
> suba sita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mbak (?) Very Rose,
>
> Terimakasih atas tanggapan postingan saya untuk
> topik
> ini, biarlah forum ini menjadi semakin hingar bingar
> dg berbagai isue2 yg ada di sekitar kita.
> Menggerakkan
> kita untuk buka-buka informasi yg smkn mudah di
> akses
> di dunia yg makin sempit dan terbuka ini. "Mbak"
> Very
> Rose ( mudah-mudah an gak salah saya, kl lihat
> namanya), ada beberapa yg mngkin perlu sy luruskan
> kembali mengenai postingan saya sebelumnya
>
>
________________________________________________________
>
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di
> di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini
> juga di http://id.answers.yahoo.com/
>
>
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
>
>
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/