Q, semua manusia pasti pernah berdosa. QQ tentu setuju, khan? Sebaik-baik manusia adalah ketika berdosa segera bertobat. Tobat yg nasuha, gitu khan Q? seperti kata ustadz2 yg sering nongol di tipi. Tobat Nasuha itu kayak apa, bisa dilihat di Al Imran 135. Disitu dijelaskan bahwa orang yang berbuat dzolim baik itu pada diri sendiri atau orang lain, kemudian ia sadar akan perbuatan itu dan segera menghentikannya seraya mohon ampun pada Tuhannya, itulah taubatan nasuha.
Sekarang coba kita pikir. Korupsi itu dzolim atau tidak? Tentu saja sangat2 dzolim. Tidak saja merugikan diri sendiri, orang kebanyakan juga ikut kena dampaknya. Dia ngambil duit yang bukan haknya kemudia dikasih ke anak bini. Sehingga anak bini makan dari yg haram. Kemudia anak- bini kelakuannya nggak karuan. Si anak jadi nakal nggal ketulungan. Sedang Bini sellalu bikin gara2 dg tetangga. Jelas sekali korupsi berdampak pada si pelaku dan keluarganya serta masyarakat sekitarnya. Negara jelas rugi karena kegiatan atau proyek jadi nggak optimal. Dikit2 rusak. Belon seminggu dah jebol. Bagaimana kalau dah terlanjur sengaja atau nggak sengaja melakukan korupsi? aPa yang mesti dilakukan. Jelas sekali harus segera tobat. Bagaimana caranya. Hentikan segera perbuatan korup yg telah terlanjur dikerjakan. Trus apa lagi. Nyesel nggak akan ngulangi lagi. Trus? Lawan segala macam tindak korupsi dengan segenap kekuatan yang dimiliki baik sendiri maupun bersama-sama. Trus apa lagi? jangan Lupa balikin duit hasil korupsi yang sudah terlanjur jadi rumah, mobil, tanah, atau aset lainya. Balikin segera ke Kas Negara. Tanya ke KPK gimana caranya balikin itu semua. Kalau nggak dibalikin tentu tobatnya tidak sempurna. Perhitungannya tentu masih ada. Di akhirat tentu. Alangkah indahnya kalau semua koruptor baik kakap maupun teri mengembalikan semua aset hasil korupsi ke Kas Negara. Itung2 buat nambahin buat bayar utang yang trilyunan. Tak terkecuali juga buat semua keluarga besar DJPBN. Ayo kembalikan semua hasil korupsimu. Ayo yang di percontohan maupun tidak kembalikan semua. Yang Kupret maupun pejabat eselon ayo kita galakkan pengembalian aset hasil korupsi.
