--- In [email protected], "nurman_soldier" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >memang kalau yg bermasalah itu moral n mental...biar gaji n tunjangan segedhe gunung kelud...(yg ga jadi2 mbledhos....hehehe..) tetep aja ga 'trimo'..kl bahasa agama ga syukur, padahal liat dech...anak buah yg naik ga sebesar bos..tp rata2 temen2 itu dah pada 'sadar' bahkan jd 'front office' dlm kebaikan...
jadi..ya mari kita benahi mental, moral kita yg terutama bersumber dr keyakinan relijius kita...tumbuhkan semangat saling mengingatkan dan..monggo lho demen2 pengajian...contoh tuh eyang2 kita, dah jadi pembesar aja kemana2 bw al qur'an...(salam buat p hari, p suba sita n p bagus...serta para sesepuh yg lain...)tentu itu bisa jd pengingat... matur nuwun.. maaf kl tdk berkenan.. > Nampaknya idealisme belum akan menemukan pencerahan sepenuhnya saat > ini. Kalau dikantor saya sedikit ada senyum kebahagiaan yang > mengembang. Kalaupun tidak bisa mengubah para pejabat-pejabat kita, > minimal telah ada semangat yang sama pada para temen-temen pelaksana > (kita masih di KPPN Konvensional). Kita telah punya komitmen moral > untuk setidaknya tidak melakukan hal-hal yang dilakukan oleh para > atasan kita. > > > Kita mencintai apa-apa yang telah dan sedang diperjuangkan bu Menteri. > Sedangkan bagi mereka-mereka yang tak mau berubah ya silahkan. Bukan > urusan kita lagi. > > Mari memperbaiki citra kita setidaknya dimulai dari diri kita sendiri. >
