Saya sangat setuju bahkan 1000% setujunya.. terutama yang Bung Bedes Sudrun singgung tentang "..koq ngelanturnya". Sepertinya semakin ngelanturnya arah RB ini yang tidak karuan juntrungannya... Kemaren ada temen beri ifsu (info dan isu gitu loh..) katenye ni "..hal ngelantur " itu nanti adanya bulan Jan'08..tmtnya g tau .. dan sekitar 1,3 kilo pukul rata utk pelaksana.. Moga g ngelantur melulu..
--- In [email protected], Bedes Sudrun <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ada Etika / Aturan yang baku lalu penyimpangan di luar prosedur kemudian Kompromi atau Tepo Saliro.Terakhir mengingatkan kembali tentang Etika. ehmm.... saya jadi ikut heran, kenapa saya dulu jadi lupa ya? Terus kenapa tidak ada tindakan atas penyimpangan, lalu kenapa juga harus ada kompromi? Kemudian semua menjadi tidak tertib, siapa yang salah? yang minta kompromi atau yang berikan kompromi.? > . > Saya jadi ingat pertanyaan guru : "Aturan dibuat untuk siapa?" Serentak kami menjawab: "untuk semua orang agar dipatuhi dan dan dilaksanakan, bukan untuk dilanggar, baik oleh si Pembua
