dalam pembukaan nya Bu Menkeu menginformasikan :
1. bahwa beliau baru saja selesai dengan DPR-RI. Akhirnya setelah melalui 
perdebatan yang panjang di DPR-RI, maka PAN 2005 selesai di Undang kan walaupun 
dengan status Disclaimer. *mengenai status disclaimer ini, Dir Akutansi dan 
Pelaporan berjanji bahwa PAN 2008 sudah bebas dari status disclaimer (bu Menkeu 
selalu ingat akan janji.. dan akan menagih nya)

2. kita tengah memasuki masa masa ujian bagi kita di Depkeu, kita harus mencari 
titik keseimbangan. Disatu sisi kita sudah menerima Renumerasi, Disisi lain 
kita harus menunjukkan Reformasi Birokrasi. 

PENGARAHAN RAPIM ada 3 topik yang menjadi perhatian Ibu Menkeu : 
a. Persiapan tutup tahun 2007
b. Persiapan menghadapi tahun 2008
c. organisasi Depkeu (Reformasi Birokrasi dan SDM). 

menyangkut topik pertama, beliau memberi pengarahan :  
* jalankan proses akhir tahun dengan tertib prosedur (jangan in-efficient/ 
berbelit belit). 

* Dari data Realisasi APBN yang beliau terima yaitu data s.d 15 nop 2007, 
ternyata baru terserap 56 persen (bel brg & bel modal)
berarti 44 persen lagi akan dihabiskan dalam sisa waktu tahun 2007 yang tidak 
lebih dari 30 hari lagi. akan ada KPPN yang menerima 6000 SPM per hari.

* tgl 1 Desember Departemen Keuangan akan RAPIM lagi untuk merencanakan 
strategi menghadapi sisa waktu pencairan dana APBN. untuk itu akan diminta data 
Realisasi APBN sampai dengan tgl 30 Nopember (lihat SE No 89/PB/2007)

*Karena batas waktu pengajuan SPM adalah tgl 14 Desember.. maka Ka KPPN harus 
bisa bikin forecast s/d tanggal 14 Desember.

* dengan RAPIM DJPB yang berlansung 2 hari ini, Bu Menkeu meng asumsikan bahwa 
seluruh penjabat di DJPB sudah punya pandangan yang sama, sehingga dapat secara 
konsisten dan hati hati melaksanakan tutup tahun 2007.

Menyangkut topik kedua, beliau menyampaikan gambaran sbb : 
* DIPA kita masih asal isi. tidak menggambarkan Dok Angg yang handal dari sisi 
perencanaan. 
DIPA adalah salah satu alat untuk melaksanakan Cash M'ment (karena dalam DIPA 
ada halaman yang berisikan data ttg Rencana Penarikan Dana), Saat ini RPD tsb 
hanya asal isi (cuma dibagi 12) . Oleh karena itu kita bertugas memperbaiki 
kualitas DIPA agar bisa menjadi alat cash m'ment. dan harus sosialisasikan ttg 
DIPA kepada Satker.
  
*faktor yang musti di waspadai dalam th 2008 adalah kenaikan harga minyak 
dunia. Ini akan mempengaruhi besarnya subsidi listrik; mempengaruhi Dana Bagi 
Hasil ; Penerimaan Negara dari PPh Migas ; Inflasi, dan smuggling minyak ke LN. 
 
Kita sudah harus pasang Seat Belt.. dana cadangan akan segera habis terpakai 
semua. 
Bu Menkeu mengharapkan ada penghematan dari procurement (15 persen dari belanja 
modal). 

Menyangkut topik ketiga beliau menyampaikan gambaran sbb: 
* saat ini kita kelebihan pegawai (di DJPB peg 10.900 orang) adalah tugas 
kakanwil untuk menggunakan mereka menjadi tenaga penyuluh (jangan ciptakan satu 
pun SDM yang waste). 
 
* dalam rapim yang lalu, ada yang menyatakan bahwa di kantornya separuh nya 
adalah pegawai perempuan. Lho memangnya kalau perempuan kenapa? apakah qualitas 
pegawai perempuan lebih rendah dari pada pegawai laki-laki. Saya sangat 
tersinggung.. Kedepan,  saya tidak mau dengar lagi ada kepala kantor yang 
mengemukakan hal seperti itu.. dan saya juga minta kepada pegawai perempuan, 
bahwa mereka harus berani pindah. 

Kepada para peserta RAPIM beliau memaparkan bahwa sejak lulus S1 beliau sudah 
20 kali pindah rumah maupun pindah tempat kerja, (dan beliau adalah perempuan 
ASLI).

demikian sekedar menambah wawasan 
wassalam


      
____________________________________________________________________________________
Get easy, one-click access to your favorites. 
Make Yahoo! your homepage.
http://www.yahoo.com/r/hs 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke