barangkali yang dimaksud pak Budi dengan STAN adalah BPPK, STAN adalah salah satu unit es-2 di BPPK yang menghasilkan tenaga-tenaga akuntan, dari D1, D3 sampai D4 karena STAN menghasilkan lulusan D4 yang setara S1 maka tidak berbentuk Pusdiklat melainkan Sekolah Tinggi. sejarahnya dibentuk STAN, adalah untuk memenuhi kebutuhan akuntan di departemen keuangan, yang pada tahun 70an masih langka. di awali dengan STKN, IIK kemudian menjadi STAN.
BPPK juga memiliki Pusdiklat Anggaran, Pajak, Beacukai, selain Pusdiklat Kepagawaian dan Pusdiklat Keuangan Umum.. [EMAIL PROTECTED] On Nov 28, 2007 2:04 PM, Budi Santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apabila salah satu misi STAN adalah untuk memenuhi kebutuhan SDM di > lingkungan Ditjen PBN maka sulit bagi kita untuk menolak perlunya memperkuat > dan memelihara links antara Ditjen PBN dan STAN. Links apa saja yang perlu > kita perhatikan dan pelihara antara Ditjen PBN dan STAN? > > Pertama, informasi tentang jumlah SDM yang dibutuhkan oleh Ditjen PBN secara > berkala harus disampaikan kepada STAN. Informasi tersebut diharapkan dapat > dijadikan acuan bagi STAN untuk merenca
