Semakin lama semakin bertambah beban tugas seksi persepsi pada kppn, pengalaman 
saya di seksi persepsi mengalami banyak rintangan yg sangat berarti sebagi 
contoh penerimaan pajak dari bank-bank persepsi selaku mitra kerja kppn selama 
ini tidak sinkrun dngn aplikasi yg ada pada kppn, salah satu bank yg sama-sama 
persepsi juga tidak sama aplikasinya, nah kendalanya pada seksi persepsi selaku 
penerimaan untuk dibukukan secara akurat sesuai dng aturan pada perdirjen. 
dalam suatu hal bank-bank tidak tunduk pada aturan permainan pada depkeu 
khususnya djpb, apa dibalik dari pembukuan setelah bank mengirim laporan pada 
kppn. para staf yg berkecimpung dalam aplikasi seksi bank persepsi banyak 
melakukan validasi yg sangat banyak dan memerlukan tenaga dan fikiran serta 
harus validasi berhari-hari untuk mencapai suatu tujuan yg sangat berarti, Nah 
apakah dengan jalan demikian inilah yg harus ditempuh,apakah tidak ada 
singkronisasi anatar kppn dng bank persepsi seperti sedia kala
 diwaktu masih bank persepsi aplikasinya dari kppn. hal yg demikian ini telah 
dijalankan pada kppn seluruh indonesia bagaimana bisa baik dan benar kalau 
sarananya saja tidak singkron dngan apalkasi kppn yg tiap hari harus diadakan 
validasi. masalah kedua banyak keluhan mengenai setoran penerimaan negara yg 
harus di NTPN kan bank-bank maupun satker-satker mengeluh cara pembayaran 
dengan cara NTPN bank harus mendaftarkan setoran penerimaan negara kepusat 
untuk dilakukan NTPN berapa waktu yg dia butuhkan, berapa surat setoran yg 
tidak dapat di NTPN dikarenakan gangguan elektronik, kebanyakan bank tidak mau 
repot bila ada setoran yg jumlah banyak ssp,ssbp,sspb yg dia terima tapi harus 
melakukan NTPN satu persatu yg harus menunggu dengan sabar sedangkan para 
penyetor sementara menggrundel dalam hatinya mau setor saja kok dibuat susah 
oleh sistem. Tentunya dalam era globalisasi reformasi birokrasi hal yg demikian 
seharusnya dipermudah dan dapat dimengerti orang banyak ya jadi
 jangan dibuat suatu yg amat kesulitan dari fihak lain. Saran saya bagaimana 
agar sistem ini dipermudah dan mudah dimengerti orang banyak atau mitra kerja 
kppn cepat dan akurat seperti sedia kala pada waktu kppn memberikan aplikasi 
pada masing-masing bank selaku mitra kerja kppn. saran kedua jangan banyak 
perubah2an aplikasi sehingga menggangu jalannya proses pelaporan di kppn 
berhenti sejenak untuk melakukan konversi yang berarti kiranya sekian dulu 
pengalaman saya yg dapat saya ungkapkan. trims atas perhatiannya.
       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke