Penataan organisasi secara profesional dalam satu direktorat memang perlu, tapi itu saja masih belum cukup. Menurut saya, Bagian Organta Setditjen seharusnya lebih fokus pada harmonisasi tupoksi antar Direktorat. Harmonisasi tupoksi tersebut diperlukan agar suatu saat nanti tidak terjadi lagi “saling tuding” antar Direktorat tentang siapa yang harus mengerjakan dan bertanggungjawab terhadap suatu pekerjaan yang selama ini mungkin masih abu-abu siapa yang harus menanganinya. Atau barangkali ada di antara kita yang berani mengatakan bahwa saat ini tupoksi antar Direktorat sudah oke? Everything is clear. Tidak ada lagi yang namanya tumpang-tindih atau lempar-lemparan “bola pertanyaan” dari daerah. Kalau memang sebenarnya masih ada, mengapa tidak kita selesaikan dengan tuntas sekarang juga? Atau barangkali masalah tupoksi organisasi, termasuk juga SOP antar Direktorat, belum merupakan agenda prioritas kita? Saya kira selalu ada waktu dan tidak ada kata terlambat bagi kita untuk segera memulainya. Mengenai tukang jahit dan tukang rancang dalam proses pembuatan aplikasi, menurut saya perlu batasan yang jelas yang membedakan keduanya. Maksudnya supaya batas kewenangan antara subdit pengembangan TI dan subdit pengembangan aplikasi jelas. Selain itu, kalau tidak salah pranata komputer yang sudah senior (tukang rancang?) khan boleh melaksanakan pekerjaan programer (tukang jahit?). Kalau memang benar demikian, lalu apakah spesialisasi (programer harus membuat program aplikasi dan perancang harus membuat rancangan sistem aplikasi) harus kita laksanakan secara kaku? Mengenai peran Subdit Pengembangan TI sebagai penasehat Direktur TIP, saya hanya berpesan tolong diperhatikan kualifikasi SDMnya. Saya kira diperlukan assessment untuk menempatkan pegawai di sana (dan juga di sejumlah unit kerja kantor pusat lainnya), termasuk menyiapkan penggantinya kalau ia sudah jatuh tempo untuk dimutasi/dipromosi. Pesan saya, jangan sampai tukang rancang ternyata lebih bodo dari tukang jahitnya. Kalau itu terjadi, lalu apa kata dunia? Hal lain yang ingin saya ketahui adalah apakah nantinya semua Users/unit fungsional (Dit APK, Dit PKN, Dit BLU, dll.) harus melalui “saringan” Subdit Pengembangan TI apabila mereka hendak minta dibuatkan/diperbaiki/disempurnakan aplikasinya (termasuk bila ada perubahan tabel referensi)? Saya sependapat bahwa pengelolaan basis data di DSP hingga saat ini memang masih sangat memprihatinkan. Padahal tugas-tugas Subdit TI lainnya (Perancang, Programer dan Helpdesk/Duktek) semestinya bermuara pada tersedianya data penerimaan dan pengeluaran yang lengkap, benar dan cepat didapat. Sejujurnya saya juga sangat prihatin melihat kondisi situs perbendaharaan kita yang belum mampu menyajikan data dan informasi untuk konsumsi publik (public service). Lalu, bagaimana dengan tindak lanjut pembentukan tim pengelola website yang dulu SKnya pernah beredar di daerah? Apakah sekarang ini pengelolaan website tidak lagi mendapat dukungan dari pejabat di kantor pusat? Sebenarnya sangat disayangkan seandainya penyajian data APBN dan juga pengelolaan situs perbendaharaan yang notabene seharusnya merupakan salah satu program unggulan DJPB tetapi ternyata kurang mendapatkan perhatian kita secara memadai. Semoga tulisan saya ini dapat memacu semangat kita untuk bekerja lebih baik, terutama dalam menghadapi permasalahan dan tantangan yang telah saya sampaikan tersebut di atas. Semoga.
To: [email protected] Sent: Thursday, January 31, 2008 2:05:04 PM Subject: [Forum Prima] Penataan Organisasi : Dari Dit SP ke Dit TIP ....... Mengingat (menurut Biro Organta Setjen Depkeu) kita sebenarnya masih mempunyai waktu yang cukup panjang (kalau tidak salah, sampai akhir Februari 2008) untuk menata ulang organisasi kita, berikut ini saya sampaikan konsep organisasi Dit TIP yang mudah-mudahan akan mendapatkan tanggapan dan masukan dari teman-teman, khususnya yang tertarik dengan isu penataan organisasi pada unit yang menangani teknologi informasi. .......... Untuk merevitalisasi fungsi analisis dan perancangan sistem yang selama ini mungkin kurang mendapatkan perhatian yang memadai dari Subdit Pengembangan Aplikasi (PA), kami telah mengusulkan tambahan Subdit Analisis dan Perancangan Sistem (APS) sehingga terdapat 4 subdit dalam Dit TIP. Meskipun usulan tersebut telah disetujui oleh Biro Organta Departemen Keuangan tetapi memposisikan Subdit PA sebagai Subdit “Tukang Jahit” kini masih dipertanyakan oleh sebagian teman kita. Menurut pendapat saya, dalam ruang lingkup sistem aplikasi yang sangat luas dan kompleks yang harus ditangani oleh Dit TIP, kita sangat membutuhkan adanya spesialisasi “Tukang Jahit” dan spesialisasi “Tukang Rancang”. Selain itu, untuk mengatasi masalah kesenjangan (gap) antara kedua jenis “Tukang” tersebut, diperlukan SOP yang jelas yang melibatkan Subdit PA dan Subdit APS serta komunikasi yang intensif antara kedua “Tukang” tersebut. Melalui komunikasi yang intensif antara kedua “Tukang” tersebut diharapkan itu akan merupakan sarana pembelajaran yang memungkinkan seorang “Penjahit” untuk dipromosikan sebagai seorang Perancang. ......... Selain merancang dan mengendalikan pengembangan aplikasi, Subdit Pengembangan Teknologi Informasi juga dapat berperan sebagai penasehat Direktur TIP, misalnya dengan menyampaikan rekomendasi tentang solusi masalah MPN (tentunya rekomendasi tersebut berdasarkan hasil kajian yang telah mereka lakukan terhadap konsep dan pelaksanaan aplikasi MPN). Sebagai penasehat Direktur TIP ia juga bisa menyampaikan rekomendasi tentang perlu atau tidaknya softcopy data Bendum dan data Vera KPPN serta data Aklap Kanwil dikirim setiap hari ke Dit TIP. Demikian pula, ia semestinya juga dapat memberikan solusi terhadap masalah klasik perbedaan data antara Dit TIP, Dit PKN dan Dit APK. ......... Hal lain lagi yang menurut saya perlu kita perhatikan adalah peran penting dan sekaligus juga tantangan bagi Subdit Pengelolaan Basis Data dan Informasi (PBDI) dalam membantu proses penyusunan Laporan Realisasi Anggaran secara cepat dan benar dan dalam melakukan upaya improvisasi yang dapat membuat isi dan tampilan situs perbendaharaan menjadi menarik dan bermanfaat untuk dikunjungi. Dalam hal ini, saya kira Subdit PBDI membutuhkan bantuan aplikasi yang dapat digunakan untuk keperluan monitoring & evaluasi basis data, rekonsiliasi data, dan pelayanan informasi kepada publik melalui web. ....... Salam, Budisan ________________________________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! http://id.yahoo.com/ [Non-text portions of this message have been removed]
