Dear miliser,
Mendengar penjelasan dari ibu Very Rose ini kok saya jadi pesimis 
bin ngeri dengan pengembangan SPAN. Apalagi dikatakan SPAN bakal 
menjadi inti dari IFMIS.
Dengan perkembangan dunia hacker yang begitu pesat dimana seolah 
olah sudah tidak ada celah untuk berlindung di dunia maya, saya jadi 
takut nantinya IFMIS bukan sekedar jadi bahan pengambil keputusan 
bagi otorita moneter kita, tetapi menjadi sebuah informasi terbuka 
bagi negara mana saja, yang artinya mereka (negara negara lain) akan 
seenaknya 'mengobrak abrik' perekonomian kita.
Boleh dikata saya termasuk orang yang pesimis tentang hal ini. Saya 
cuma sekedar mengingatkan apakah IT dan SDM kita sudah semaju itu? 
Rasa optimis memang mutlak harus dimiliki siapa saja, hanya 
opmtimistik yang berlebihan (baca Percaya Diri yang berlebihan) 
terkadang membutakan mata kita dari ketidak mampuan kita.
Saya ini hanyalah orang ndeso yang belum pernah menengok negeri 
negeri tetangga kita. Cuman dari koran, televisi, internet kok 
kayaknya saya mempunyai keyakinan bahwa mereka memiliki sistem yang 
lebih baik dari kita. Saya jadi ingat dulu waktu kuliah pernah ada 
mata kuliah namanya 'Sistem Perbandingan Anggaran'.
Dulu negeri tercinta ini memang pernah menjadi 'macannya' Asean, 
hampir disetiap lini. Tapi tengoklah keadaan sekarang. Barangkali 
kita hanya sekedar menjadi macan yang sudah tua, lemah dan ompong. 
Yang jika diharuskan berlari cepat apalagi memakai teknologi 
lompatan (quantum leap) akan mendatangkan celaka buat diri sendiri. 
Kita ndak usah malu dengan keberhasilan negeri tetangga kita. 
Mungkin diantara sekian sistem yang mereka pakai, ada yang sesuai 
untuk kita pakai.
Saya dapat memahami 'ketakutan' pak hanafi. Dulu waktu di TUA saya 
pernah menangani bantuan dari Amerika. Bantuan itu berupa bantuan 
pengadaan bulgur untuk mengatasi rawan pangan di negri ini waktu 
itu. Yang saya tahu dari cerita orang tua...bantuan bulgur itu 
justru tidak membantu, katanya ayam aja mati dikasih bulgur, karena 
setelah makan ayam akan merasa kehausan,  ketika ayam minum maka 
bulgur itu akan mengembang di dalam temboloknya yang berujung pada 
sesak nafas dan kematian si ayam.
Setelah sekian puluh tahun kemudian, 'bantuan' yang tidak benar 
benar membantu itu justru menyisakan hutang berkepanjangan yang 
harus di pikul oleh kita kita.


Dari Kendari
HaBeWe

--- In [email protected], Very Rose <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
 Pengembangan SPAN hanyalah salah satu subkomponen dlm gfmrap, meski 
subkomponen inilah yg mendapat alokasi dana terbesar sekaligus yg 
paling menentukan keberhasilan proyek ini . Mengapa demikian?
>    
>   Dlm best practice pengelolaan keuangan negara biasanya terdapat 
sebuah sistem informasi yg terintegrasi (IFMIS - integrated 
financial management information system). Sistem ini betul2 massive 
dan merengkuh setiap transaksi yag berakibat pd keuangan 
negara/pemerintah. Mulai sistem gaji/pensiun, manajemen aset, 
pengadaan, penerimaan, utang, hingga manajemen anggaran (budgeting - 
yg sudah mengintegrasikan asumsi makroekonomi, MTEF, PBB, dan 
perencanaan/planning); pembayaran, dan laporan keuangannya. Termasuk 
juga komunikasinya dng bank sentral dan bank komersial.
>    
>   SPAN hanyalah bagian dari IFMIS. SPAN adalah inti dari IFMIS.
>   Diharapkan pengembangan SPAN merupakan langkah awal menuju full 
IFMIS.
>    
>   Sesuai dng namanya maka pengembangan SPAN akan mencakup aspek 
perbendaharaan dan penganggaran. Tetapi yg menjadi heart of any 
IFMIS adl perbendaharaan/treasury.
>   Elemen utama SPAN adl sistem akuntansi dan manajemen pelaksanaan 
anggaran.  Isinya kurang lebih adl Bagan Akuntansi Stndar (general 
ledger), cash management, proses pembayaran, dan laporan keuangan.
> 
>    
>   Tetapi melihat begitu 'comprehensive'-nya SPAN, apalagi IFMIS, 
siapapun pasti ngeri!
>   Termasuk ibu menteri. Makanya beliau memerintahkan review 
terhadap SPAN pada pertengahan desember 2007 lalu. Mau diterusin, 
terus dng modifikasi, atau canceled sekalian. Minggu2 ini akan 
diputuskan. Bu menteri pantas bersikap demikian. 
>   
> Budi Santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Pak Hari,
> 
> Mengenai komentar pak Hanafi bahwa SPAN mirip sebuah proyek yang 
sia-sia, saya ingin berkomentar bahwa "proyek" SPAN saat ini masih 
sedang berjalan (belum bera
>   
> ----- Original Message ----
> From: Hari Ribowo <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, February 22, 2008 2:10:31 PM
> Subject: Re: [Forum Prima] Re: Sosialisasi SPAN ala Budisan
> 
> bagaimana tanggapan pak Budisan?
> 
> ----- Original Message ----
> From: yohan gaol <[EMAIL PROTECTED] com>
> To: forum-prima@ yahoogroups. com
> Sent: Friday, February 22, 2008 8:20:22 AM
> Subject: Re: [Forum Prima] Re: Sosialisasi SPAN ala Budisan
> 
> saya hanya menambahkan. ..
> Dua tulisan yang sang
> h4nafi <[EMAIL PROTECTED] go.id> wrote: saya hanya mau komentar, 
> SPAN ini mirip dengan proyek sia-sia yang dibiayai anak-anak dan
> cucu-cucu saya nanti...
> kenapa ?
> saya pernah bergabung dalam salah satu sub-tim di SPAN
> dan hasilnya ? nothing...
> 
> perencanaan lelang p____________ _________ _________ _________ 
_________ _________ _
> Never miss a thing. Make Yahoo your home page. 
> http://www.yahoo. com/r/hs
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> __________________________________________________________
> Looking for last minute shopping deals? 
> Find them fast with Yahoo! Search. 
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?
category=shopping
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
>                          
> 
>        
> ---------------------------------
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! 
Mobile.  Try it now.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke