On Tue, 26 Feb 2008 15:20:27 +0700
Ass.Wr.Wb.
Berhubung bapak-bapak kita sedang sibuk rapim mulai hari 
ini, ada baiknya kita bicara yang ringan-ringan aja dulu. 
Untuk Mas HaBeWe sedikit koreksi, very rose bukannya 
"mbak" tapi "pak". Beliau juga sedang ikut rapim. Tapi 
siapa dibalik nama itu saya tidak dapat mengatakannya. 
Yang jelas bukan orang jauh dari milis ini. Nah, untuk 
mengisi waktu kita, simak cerita saya berikut ini.

SELINGAN RINGAN DARI KENDARI

Sebagaimana dirilis sebuah stasiun TV swasta, kelangkaan 
premium terjadi di Kendari dalam 1 bulan terakhir ini. 
Sepanjang hari di setiap SPBU di kota Kendari terjadi 
antrian panjang kendaraan yang menunggu giliran. Termasuk 
di SPBU yang berlokasi di Jl. Mayjen Sutoyo, persis di 
sebelah gedung Kanwil XXV DJPBN. Antrian panjang ini 
dilihat sepintas seperti menuju ke Kanwil dan tentu saja 
membuat Jl. Mayjen Sutoyo macet. Tetapi mereka antri 
begitu tertib, tidak ada yang nyerobot walaupun sebagian 
besar adalah angkutan kota (pete-pete) yang umumnya 
ugal-ugalan. Sempat terpikir, kapan mereka menarik 
penumpang jika sepanjang hari harus antri premium. 
Jawabannya kemarin saya peroleh dari seorang rekan yang 
baru saja pensiun dan mengisi hari-harinya dengan menjadi 
supir pete-pete (milik sendiri).
Rupanya, kelangkaan premium juga membawa berkah. Pagi hari 
dia antri sampai mendapat giliran dan tangki diisi penuh. 
Setelah itu dia tidak mencari penumpang tetapi pulang ke 
rumah, isi tangki yang penuh dipindahkan ke jerigen dan 
botol-botol kecil yang sudah disiapkan. Botol-botol 
premium itu kemudian ditatanya apik di depan rumah. 
Ternyata laris manis, habis diserbu dalam waktu singkat 
oleh para pengendara sepeda motor yang malas antri. Dengan 
harga jual Rp. 5.500,- per liter, dia dapat mengantungi 
keuntungan sekitar Rp. 50.000,- setiap hari. “Tidak ngoyo, 
pak. Hanya menutup angsuran pete-pete saya!” Begitu 
ujarnya.
Makna apa yang dapat kita ambil dari cerita di atas? 
Ternyata masa setelah pensiun bukanlah akhir dari 
segala-galanya. Pensiun bukan berarti kehilangan potensi 
diri, bukan berarti sirnanya kemapanan. Dengan dilandasi 
keyakinan yang kuat akan kasih sayang Sang Maha Pengasih 
Maha Penyayang , tanpa rasa rendah diri karena tidak lagi 
menduduki jabatan formal, hari-hari cerah masih dapat 
diraih dan dirasakan. Semoga cerita ini punya makna untuk 
rekan-rekan, khususnya angkatan tahun 1975, yang 
satu-persatu mulai memasuki masa purna bakti. Amin.
Wassalam,

Yangkung

> Bagi anda Pelanggan TELKOM di wilayah Jabodetabek dan 
>Jawa Timur. Nikmati Hari SABTU & MINGGU Anda untuk 
>Internetan dengan tarif murah TelkomNet Instant, CUMA 
>Rp.100/menit ALL IN (termasuk pulsa telepon).
>   Nomor Akses : 080989999
>   User name: [EMAIL PROTECTED]
>   Password : telkom
> Ayo buruan, promo ini cuma berlaku sampai 31 Desember 
>2007


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bagi anda Pelanggan TELKOM di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur. Nikmati Hari 
SABTU & MINGGU Anda untuk Internetan dengan tarif murah TelkomNet Instant, CUMA 
Rp.100/menit ALL IN (termasuk pulsa telepon).
   Nomor Akses : 080989999
   User name: [EMAIL PROTECTED]
   Password : telkom
Ayo buruan, promo ini cuma berlaku sampai 31 Desember 2007

Kirim email ke