Buat Pak Ary, lain kali kalau posting langsung ke milis saja, tidak usah via
moderator. Trims.
- original message -
Subject: Usul Perubahan Format SPM
From: Ary Nugroho <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 26-04-2008 04:47
Pada saat Satker menerbitkan SPM pada Aplikasi SPM berdasarkan Klasifikasi
Belanja,Fungsi,Sub Fungsi, dan Program. Ini artinya pada saat satker membuat
SPM walaupun pihak penerima sama (bendahara pengeluaran/pihak ketiga) karena
salah satu klasifikasi belanja,fungsi,sub fungsi,program berbeda harus
diterbitkan SPM lagi. Hal ini berdampak pada banyaknya SPM GU (isi dan nihil)
dan SPM LS a.n Bendahara Pengeluaran yang harus diterbitkan satker. Data di
KPPN Ambon SPM GU menyumbang sekitar 30% lebih dari SPM keseluruhan yang
diajukan satker dan saat mengajukan ke KPPN antara 1 s.d 20 SPM atau lebih.
Untuk itu kami mengusulkan agar perlu modifikasi Aplikasi SPM. Kami menyarankan
agar Fungsi, Sub Fungsi,Program digabungkan pada kolom Keg/Sub Keg, MAK
sedangkan Klasifikasi Belanja dihilangkan.Sehingga pada saat satker menerbitkan
SPM asalkan penerimanya sama dapat diterbitkan cukup 1 SPM saja walaupun
Fungsi, Sub Fungsi, Program, Kegiatan,Sub Kegiatan, dan MAK berbeda.Dengan
adanya perubahan tersebut beberapa keuntungan dapat diperoleh. Antara lain dari
sebelumya SPM GU/LS a.n Bendahara Pengeluaran perlu banyak SPM sehingga perlu
diterbitkan tanda terima dan SP2D sejumlah SPM tersebut dan membutuhkan waktu
penyelesaian pekerjaan yang lebih lama menjadi cukup 1 SPM saja sehingga perlu
diterbitkan 1 Tanda Terima dan SP2D saja dan saya kira waktu penyelesaian
menjadi kurang dari 1 jam. Untuk itu minta masukan dari teman2 KPPN lainnya
apakah kondisinya sama dan Bapak2/Ibu2 di DSP yang berkaitan dengan Aplikasi
SPM dan SP2D. Semoga usulan ini mudah2an
bermanfaat. Amin
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/