kaau bbm sesuai dg harga pasar, berarti kita masuk perangkapnya kaum kapitalis. nantinya pemain asing bakalan membanjiri masuk industri hilir ikut ngecer bbm. kalau sdh demikian siap2 saja pertamina bangkrut krn kalah bersaing. tahu sendiri khan kualitas pertamina.
soal subsidi salah sasaran itu soal lain. itu urusannya pemerintah. jangan cari gampangnya saja kalau mau selamatkan apbn. ingatlah dampaknya yg luar biasa bagi rakyat kecil. perlu diingat bahwa rakyat kecil itu bukan cuma mrk yg berhat dapat blt(19 juta). masih ada jutaan yg lain yg ikut menerima dampak kenaikan bbm. dinegara manapun politik subsidi bagi rakyatnya adalah hal yg lumrah. jadi jangan gengsi disubsidi. rakyat yg tak berdaya butuh dukungan dari negara. dan itu kewajiban negara untuk mensejahterakan rakyatnya. --- In [email protected], "sukarnon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mas, kalo menurut saya emang sebaiknya malah BBM dinaikan sesuai > dengan harga pasar, dengan alasan : > 1. mengurangi besaran subsidi terutama untuk si Kaya > 2. menyelamatkan APBN > 3. pendapatan yang lebih besar bagi negara dengan adany
