Suara azan menandakan waktu sholat zuhur telah masuk lantang 
terdengar di seluruh kantor. Amir pun mengambil perlengkapan 
sholatnya, memakai topi haji berwarna putih dan sejadah dipundaknya, 
ia bergegas menuju musholla kantor setelah pamit meninggalkan dua 
tamu yang hendak mengurus proyek dengan dana yang cukup besar. 

Amir selalu teringat dengan nasehat yang diberikan orang tuanya dan 
juga yang sangat sering didengarnya dalam setiap ceramah agama 
tentang keutamaan sholat yaitu:
- Amal pertama yang akan diperiksa di akhirat adalat sholat, jika 
baik sholatnya maka dianggap baik pulalah amal ibadah yang lainnya, 
demikian sebaliknya.
- shalat lima waktu bagaikan sungai yang mengalir di depan pintu 
seorang muslim dan digunakan untuk mandi sebanyak lima kali dalam 
sehari, sehingga akan menghilangkan kotoran-kotoran yang melekat di 
badannya. Begitu pula shalat lima waktu, akan menghapus dosa-dosa 
seorang muslim yang selalu menjalankan dan menjaganya.

Amir meyakini bahwa dirinya hanyalah manusia biasa yang tidak bisa 
luput dari kekhilafan dan dosa, oleh karena itu ia berusaha menjaga 
sholat dan semaksimal melaksanakannya dengan berjamaah. Dengan 
demikian Amir meyakini bahwa semua dosa-dosa yang dilakukannya baik 
sengaja ataupun tidak sengaja akan diampuni dan dihapuskan oleh 
Allah. Selain itu, dengan ibadah sholat yang dijaga dengan baik maka 
ia juga meyakini semua amal ibadahnya yang lain seperti naik haji, 
zakat, infaq, shodaqah dan lain sebagainya akan diterima oleh Allah 
dan menambah timbangan kebaikannya diakhirat kelak. 

Selain sebagai orang yang taat beribadah, Amir dikenal dermawan dan 
memiliki hubungan baik dengan siapapun, dengan atasan, bawahan, 
rekan sejawat ataupun klien yang selalu dilayaninya dengan senyuman. 
Apa lagi setelah pulang dari menunaikan ibadah haji, kesholehan Amir 
semakin tampak nyata. 

Hampir setiap hari Amir mentraktir makan siang stafnyanya di kantor. 
Seperti siang ini, Amir mengumumkan kepada semua stafnya bahwa siang 
ini mereka mendapatkan rejeki dari klien dan akan digunakan untuk 
membeli makan siang, jadi setiap orang tidak perlu mengeluarkan uang 
dari kantong sendiri untuk makan siang. 

Dalam setiap lebaran pun Amir selalu memberikan THR yang cukup besar 
bagi stafnya. Staf dengan pangkat yang terendah diberi THR Rp500ribu 
dan terus meningkat seiring dengan pangkatnya masing-masing. Bukan 
hanya itu saja, Amir menganut filosofi kinerja, siapa saja stafnya 
yang rajin bekerja akan mendapatkan bonus yang lebih dari yang 
lainnya. Ia selalu transparan pada stafnya dari setiap rejeki yang 
diterimanya dari klien, ia tidak ingin dicap sebagai atasan yang 
serakah. Para stafnya pun merasa beruntung memiliki atasan seperti 
Amir.

Dalam lingkungan tempat tinggalnya pun Amir sangat dikenal karena 
kebaikan dan kedermawanannya. Ia tercatat sebagai donatur tetap 
kegiatan-kegiatan dan aktivitas di masjid dan lingkungan warga. Bila 
ada kesulitan dana, para pengurus tinggal bertamu ke rumah Amir, 
maka masalah kesulitan dana pun akan teratasi. Siapapun maklum bahwa 
Amir adalah seorang pejabat di kantor pemerintah sehingga dinilai 
memiliki pendapatan atau rejeki yang banyak.

Setiap orang yang mendapatkan kebaikan dari Amir akan selalu 
mendoakannya agar selalu dimurahkan rejekinya dan diterima amal 
ibadahnya. Amir pun dengan rendah hati berkata, gini adalah rejeki 
dari allah, hanya saja saya diberikan kepercayaan untuk 
menyalurkannya pada bapak2 sekalianh

Amir sangat lega bisa membantu orang2 disekelilingnya. Ia sangat 
iklas membantu orang yang membutuhkan, ia berharap semua yang 
dilakukannya akan menjadi amal jariyah bagi dirinya dan keluarganya. 
Ia selalu berdebar bahagai saat orang2 atau ustadz yang diberikannya 
shodaqoh, infaq atau zakat selalu mendoakannya kebaikan bagi dirinya 
dan keluarganya di dunia dan akhirat. Apa lagi setiap ceramah di 
masjid yang dihadirinya para ustadz selalu memberi nasehat sebagai 
berikut:

- Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga 
perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak 
shaleh yang berdoa kepadanya. (HR Muslim).
- Dalam riwayat Ibn Majah, Rasulullah SAW menambahkan tiga amal di 
atas, Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya amal dan kebaikan yang 
terus mengiringi seseorang ketika meninggal dunia adalah ilmu yang 
bermanfaat, anak yang dididik agar menjadi orang shaleh, mewakafkan 
Alquran, membangun masjid, membangun tempat penginapan bagi para 
musafir, membuat irigasi, dan bersedekah.' (HR Ibn Majah)
- Allah SWT berfirman, 'Timbangan pada hari itu ialah kebenaran 
(keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka 
itulah orang-orang yang beruntung.' (QS al-AŒraf [7]: 8).

Amir merasa hidupnya bahagia dan benar-benar diberkati. End.

Catatan:
Para ustadz mungkin lupa memberikan ceramah yang lengkap dan 
seimbang ataupun mungkin Amir lupa pada literatur yang lebih lengkap 
berkaitan dengan ibadah dan muamalah, diantaranya:

-       Siapa yang memakan harta haram maka sholatnya tidak diterima 
selama 40 hari. Jadi kalau setiap hari makan uang haram, entah kapan 
sholat kita akan diterima??? Bagaimana dengan amal2 yang lainnya??? 

-       Zakat adalah untuk membersihkan harta yang diperoleh secara 
halal. Dalam usaha memperolehnya dikuatirkan ada sedikit hal2 yang 
makruh ataupun haram yang ikut serta sehingga dengan zakat harta 
akan menjadi bersih. Tentu saja zakat, infaq, shodaqoh dan lain 
sebagainya tidak bisa diterapkan pada harta yang semua atau sebagian 
besarnya diperoleh dengan tidak benar.

Kirim email ke