Kukira dimanapun kalau yang namanya tugas belajar itu pastilah ada syarat yang diminta.
Kukira tidaklah masuk akal untuk giliran. Lagian universitas tempat yang di tuju juga pasti memberikan syarat, paling tidak potensi akademik nya bagaimana. Kukira kalau peserta gak punya potensi nanti juga enggak bakal lulus2. atau DO. Biaya sekolah itu mahal oom.Pakai uang rakyat lagi.Terus kalau tidak dibatasi umurnya, bagaimana? Udah kuliahnya kagak selesai2 keburu pensiun. Jadi yang namanya giliran enggak ada tuh. Ayak-ayak wae. Untuk sekolah dimana-mana harus ada syaratnya. Yang namanya kuliah di Perguruan Tinggi itu, mesti harus punya potensi akademik. Yang namanya masa kerja dan pengalaman kerja, kiranya tidak ada relevansinya di dunia pendidikan yang sifatnya umum. Kecuali untuk suatu pendidikan/latihan kedinasan yang sifatnya internal barangkali. Kalau belajar itu memang enggak ada batasnya oom, sampai keliang kubur... tapi tentu bukan atas biaya negara. Alias uang rakyat. Tapi AIS (atas inisiatip sendiri). Kukira itu komentarku. Maapin kalau ada salah2 kata. Petite Garson --- On Sat, 21/6/08, riva_amas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: riva_amas <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Forum Prima] PROG. BEASISWA S1 & S2 DIGILIR To: [email protected] Date: Saturday, 21 June, 2008, 2:00 AM ane punya usul ni kira kira temen temen pada setuju gak kalo beasiswa internal djpbn dilakukan dengan cara bergilir dengan kriteria : masa kerja, pengalaman, dan tidak dibatasi usia bukankah ada pepatah mengatakan tuntutlah ilmu sampai keliang kubur..sehingga djpbn tidak perlu melakukan seleksi dan membuang waktu dan dana untuk proses seleksinya.saya kira ini merupakan penghematan juga buat djpbn,mendingan dana yang dipergunakan untuk proses seleksinya digunakan untuk hal2 lain yang bermanfaat.dan juga sehingga program peningkatan SDM di lingkungan kita jadi merata dan semua bahagia :D __________________________________________________________ Sent from Yahoo! Mail. A Smarter Email http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html [Non-text portions of this message have been removed]
