Kalau memang Menkeu di ganti ya biasa aja mas, kan yang mengangkat
presiden jadi kalau memang diganti oleh presiden kan memang haknya.
kekhawatiran mengenai kelanjutan reformasi birokrasi tidak perlu
dikhawatirkan, toh ada tidaknya reformasi birokrasi kita tetep kerja
dengan sebaik-bainya, tidak neko2 apalagi mikirin untuk korupsi buat
apa mas.
kita hidup apalagi kerja kan niatnya ibadah, perbuatan baik dan buruk
yang akan menanggung kita juga bukan orang lain, karena ada
pertanggung jawaban di akhirat kecuali memang kalau sudah tidak
percaya lagi kehidupan di akhirat atau punya lapak kehidupan sendiri
setelah meninggal dunia, sehingga tidak ada pertanggungjawaban selama
hidup didunia.
jadi kesimpulannya siapapun menteri keuangan kita tetep istiqomah
untuk tetep bekerja dengan baik dan penuh semangat masalah rejeki
sudah ada yang mengatur, ingat pertanggungjawaban anda selama di dunia
akan ditagih di akhirat.kebaikan dan keburukan akan
dipertanggungjawabkan walaupun sebesar zarah.

tetep semangat
ano


--- In [email protected], "hendra ishvara"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Peringatan Hari Keuangan tahun ini diwarnai masalah-masalah berat yang
> membebani Menteri Keuangan.
> Mulai dari krisis ekonomi global yang mulai merambah Indonesia,
> kemudian kepergian ibunda tercinta, dan yang terakhir isu yang beredar
> bahwa kedudukannya terancam akan digeser.
>
> Mengenai hal yang terakhir ini sempat menjadi headlines The Jakarta
> Pos tanggal 22 Oktober

Kirim email ke