terimakasih atas perhatian nya.. 
banyak ya yang ber ulang tahun di bulan Desember??
Saya juga mengucapkan selamat kepada yg berulang tahun di bulan Desember.. 
bikin perkumpulan dong .."desember ceria".. 



--- On Tue, 12/2/08, suba sita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: suba sita <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Bls: [Forum Prima] Sejarah dan Pak Hari
> To: [email protected]
> Date: Tuesday, December 2, 2008, 9:07 AM
> Assalamualaikum, Selamat ulang tahun untuk Pak Hari Utama
> Ribowo dan Pak Budi Santoso, semoga di karuniai panjang
> usia, murah rizky, selalu dalam lindungan Allah Swt,
> diberikan petunjuk, rahmat dan hidayah Nya sukses dalam
> melaksanakan tugas yang diamanhkan oleh Bangsa dan Negara
> ini. Ucapan yang sama di tjukan kepada anda semua yang pada
> hari-hari ini dan hari2 sekitar ini yang juga merayakan
> ulangf tahunnya. Wassalam. Subasita.
> 
> 
> --- Pada Sen, 1/12/08, Marlina Rus Ananti
> <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> 
> > Dari: Marlina Rus Ananti
> <[EMAIL PROTECTED]>
> > Topik: [Forum Prima] Sejarah dan Pak Hari
> > Kepada: [email protected]
> > Tanggal: Senin, 1 Desember, 2008, 9:24 AM
> > Dear miliser yang budiman,
> >  
> > Sudah lama sekali saya kangen untuk posting di milis
> ini.
> > Mudah-mudahan postingan pendek berikut ini, yang
> > mengingatkan kita supaya “mundur beberapa langkah ke
> > belakang untuk berancang-ancang melakukan sebuah
> lompatan
> > besar (reform) ke depan”, dapat memberikan inspirasi
> dan
> > motivasi terutama kepada generasi muda calon pemimpin
> DJPBN
> > untuk melakukan dan menciptakan “sesuatu”
> (terobosan)
> > yang jauh lebih baik dari yang selama ini dilakukan
> dan
> > diciptakan oleh para pemimpin DJPBN sebelumnya. 
> Apakah
> > slogan Amerika “Yes, we can” merupakan jawaban
> generasi
> > muda calon pemimpin kita?    
> >        
> > Mengingat. Ya, mengingat adalah mencoba melihat
> sesuatu di
> > masa lalu.  Mengingat itu penting.  Lihat saja
> monumen,
> > prasasti dan museum yang dibangun agar kita mengingat
> dan
> > menghargai sesuatu di masa lalu.  Orang bijak bilang
> untuk
> > membuat suatu lompatan besar ke depan seringkali kita
> harus
> > belajar dari sejarah, yakni penggalan-penggalan
> pengalaman
> > masa lalu yang sengaja diabadikan agar kita dapat
> belajar
> > dan mengambil hikmah darinya.  Orang yang tidak pernah
> > belajar dan peduli pada Sejarah, ia tidak akan dapat
> > mengetahui Kekuatan dan Kelemahan para tokoh dan
> pemimpin
> > bangsa di masa lalu.  Dengan demikian ia juga akan
> > kehilangan momentum untuk memetik hikmah Sejarah yang
> > semestinya dapat dimanfaatkan untuk mengukir Sejarah
> di masa
> > mendatang.
> >      
> > Sekarang coba kita hitung dalam kalender, berapa kali
> dalam
> > setahun kita memperingati (diminta untuk mengingat)
> kejadian
> > dan peristiwa besar bersejarah.  Kita bisa memilih
> untuk
> > tertarik memperingati Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan,
> Hari
> > Kartini, atau Hari Maulud (Kelahiran) Nabi.  Semua
> Hari
> > besar tersebut memang “menjual” nilai-nilai
> kepemimpinan
> > dan keteladanan yang semestinya kita warisi. Tetapi,
> tentu
> > merupakan hak kita untuk memilih mana di antara
> Hari-Hari
> > besar tersebut yang akan kita peringati, renungkan dan
> ambil
> > hikmahnya sesuai dengan kebutuhan kita.  Seperti
> halnya
> > Sejarah yang memilih kejadian-kejadian (yang dianggap)
> Besar
> > di masa lalu sesuai kebutuhan dan kepentingan
> (politik)
> > Sejarawan, kita pun tentu berhak untuk memilih sejarah
> mana
> > yang kita yakini kebenarannya dan dapat memenuhi
> kebutuhan
> > dan kepentingan Bangsa Indonesia.  Pertanyaan saya,
> mampukah
> > kita  belajar dari Sejarah Bangsa-Bangsa di masa lalu
> untuk
> > mengukir Sejarah Emas
> >  Bangsa Indonesia di masa mendatang?  “Yes, we
> can”,
> > apakah mantra-perubahan Amerika itu juga merupakan
> jawaban
> > kita?    
> >      
> > Hari ini saya tidak ingin mengingat
> peristiwa-peristiwa
> > Besar bersejarah.  Saya hanya ingin mengingat sebuah
> > peristiwa biasa yang terjadi pada tanggal 29 November,
> atau
> > tepatnya 56 tahun yang lalu, ketika seorang anak
> manusia
> > lahir dan diberi nama “Hari Utama Ribowo”.  Selain
> ingin
> > mengingatnya, saya juga ingin menyampaikan pesan. 
> > “Selamat ulang tahun ke-56 Pak Hari. Semoga sampai
> akhir
> > perjalanan karir dan perjalanan hidup Bapak nanti,
> Bapak
> > senantiasa sehat, sukses, bahagia, dan mendapatkan
> > ketenangan hidup lahir dan batin. Amin.”
> >     
> > Kepada Misua saya tercinta, mas Budisan yang berulang
> tahun
> > sehari setelah Pak Hari, saya juga ingin mengucapkan
> selamat
> > dan menyampaikan pesan yang  sama.  Mudah-mudahan
> ucapan
> > selamat dan pesan saya kepada Misua tersebut bukan
> pertanda
> > sifat narsis saya yang berlebihan.  Semoga.
> >     
> >       
> > Salam Perubahan
> >    
> > Bicara tentang Ultah, puisi anak saya berikut ini
> mungkin
> > layak untuk disimak:  
> >  
> > HARI INI EMPAT BELAS TAHUN YANG LALU
> >     
> > Hari yang aku nanti 
> >      kini telah hadir bersamaku di sini
> > Kedua tangannya memegang kedua tanganku
> > Kedua matanya menatap kedua mataku
> > Ia tersenyum
> >      lalu ia menyatu ke dalam tubuhku
> >           sambil berbisik “Happy Birthday Dyah
> Ayu”
> >    
> > Tiba-tiba aku merasa semua mata tertuju padaku
> >      mereka menyapa dan menagih janjiku
> >      “Hai, pakabar Dyah Ayu?  Aku rindu pada
> janjimu”
> >    
> > Seketika aku terjaga dari mimpiku
> > Mimpi untuk meraih cita-citaku
> > Mimpi untuk memelihara ibadahku
> > Mimpi untuk memupuk cintaku
> > Dan mimpi-mimpi lain yang terpendam dalam lubuk hatiku
> >    
> > Mimpi-mimpi itulah yang selama ini selalu mengganggu
> > tidurku
> > Entah berapa kali aku mencoba membunuh mereka yang
> mencoba
> > membunuh mimpiku
> >      dengan belajarku, dengan sholatku, dengan
> ketekunanku
> > Tetapi sekian kali pula mereka menertawaiku
> >      “Percuma saja, Dyah Ayu”
> >     
> > Hari ini sekali lagi aku berjanji pada diriku
> > Aku bertekad untuk membuat dan meniti Jalan Baru
> > “Now you must be the Winner, unless you’ll be the
> Loser
> > forever” 
> >     
> > Hari ini empat belas tahun yang lalu
> > Orang bilang aku keluar dari rahim Mamaku
> > Aku menangis
> >      dan orang-orang di sekitarku gempar menyambut
> > kehadiranku
> > Orang bilang aku lahir 
> >      ketika Mama baru saja melangkah ke luar rumah 
> >     
> > Hari ini aku ingin sekali menraktir kamu-kamu
> > Mau nonton atau makan-makan, itu up to you
> > Ijinkanlah pada hari ultahku ini 
> >      aku membagi sepotong kue kebahagiaanku padamu
> >     
> >              > --------------- <
> >    
> > Bandung, 30 April 2008
> >       
> > Dyah Ayu Kusumawardhani
> > 
> > 
> > 
> >       Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau
> situs
> > web pribadi! Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat
> > melalui Pingbox. Coba!
> > http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
> 
> 
>      
> ___________________________________________________________________________
> Dapatkan alamat Email baru Anda!
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil
> orang lain!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
> 
> ------------------------------------
> 
> Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
> Hentikan sekarang juga.Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 

      

Kirim email ke