Hankey  atau apapun bentuk dan namanya , adalah sebuah alat benda mati yang 
mencatat dengan akurat  real time kehadiran dan pulang kantor pegawai.

Terlepas dengan segala kelemahan yang masih ada terkait dengan upaya 
mendisiplinkan  pegawai , hankey sudah lebih maju. Orang tidak bisa lagi titip 
tanda tangan , atau negosiasi dengan petugas daftar hadir dan banyak lagi modus 
mensiasati aturan. Pada jam kritis orang  orang antri untuk cepat-cepat  
"menyalami " sang mesin ini , yang dulu pemandangan ini jarang terlihat.

Kalau sudah terkondisi seperti ini , perlu dilanjutkan dengan upaya pembinaan 
yang lain agar hadir dan pulang kantor punya nilai.Kita-kita ini pada umumnya 
orang yang taat beragama, sholat, haji, kebaktian  minggu dan ibadah  lain 
sesuai dengan keyakinan agama masing-masing . Kethaatan dan kesholehan  yang 
demikian seharusnya membumi  dalam arti mewarnai kehidupan kita termasuk dalam 
kegiatan  kita sebagai PNS.

Kita sering lupa bahwa antara kita dengan negara ada kontrak jual beli.Dalam 
prinsip jual beli khususnya dalam  Islam dan mungkin juga  agama yang lain, 
kita berdosa kalau mengurangi takaran/timbangan yang kita serahkan sesuai akad 
jual beli untuk harga yang kita sepakati. Apa bedanya dengan kita yang secara 
sengaja tidak memenuhi kewajiban dengan sungguh-sungguh tiap hari kerja untuk 
harga yang kita terima tiap bulan. Ini sekedar renungan,  teman-teman bisa  
setuju atau tidak. Hanya satu niat untuk "Indonesia yang lebih baik "  .

wassalam

Kirim email ke