Milisers yang budiman, Kepedulian Fitra untuk mencegah citra buruk KPPN/DJPBN karena pemberitaan dalam Surat Pembaca Kompas 24 September 2009 dengan cara “mempertanyakan tentang bagaimana aturan yang pasti tentang pembayaran TPG”, menurut saya, perlu mendapatkan apresiasi dari kita semua. Pada saat sedang menikmati liburan lebaran, hati (DJPBN)nya terusik ketika membaca Surat Pembaca Kompas dan berusaha untuk mencari jawabannya melalui forum milis yang beranggotakan sekitar 1700 orang ini.
Kalau saya boleh bicara jujur, terus terang saya lebih senang meng-upgrade diri dengan cara melakukan komunikasi secara intens(if) kepada mereka yang ditugaskan sebagai petugas Helpdesk (Narasumber) Peraturan di kantor pusat dan para anggota milisers lainnya daripada meng-upgrade diri dengan cara mengikuti program diklat di BPPK. Dahulu pernah ada suatu milis resmi di perbendaharaan.go.id yang dibanjiri oleh pertanyaan-pertanyaan dari milisers yang berasal dari daerah dan dijawab sendiri oleh teman-temannya di daerah. Waktu itu nyaris tidak pernah ada jawaban resmi dari narasumber di pusat. Tetapi saya mempunyai keyakinan yang kuat bahwa kita bisa menjadikan milis sebagai salah satu sarana e-learning yang efektif untuk meng-upgrade diri dengan cara berkomunikasi secara intens(if) dengan narasumber dan anggota milis lainnya. Syaratnya bukan hanya kepedulian yang tinggi dari anggota Milisers, tetapi juga partisipasi aktif dari para narasumber di pusat yang didukung oleh komitmen dan kebijakan pimpinan di pusat. Mudah-mudahan kepedulian Fitra dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada pimpinan kita di pusat untuk mengelola dan memanfaatkan fasilitas e-learning secara lebih baik. Semoga. Salam, budisan --- On Fri, 9/25/09, Fitra <[email protected]> wrote: From: Fitra <[email protected]> Subject: [Forum Prima] Suara Pembaca kompas 24-09-09 TPG belum dibayarkan.. To: [email protected] Date: Friday, September 25, 2009, 3:20 AM Pertama2 saya mengucapkan selamat hari raya Iedul Fitri, mohon maaf lahir dan batin... Yang kedua, saya mohon maaf, karena ide saya menulis ini muncul di jalan (liburan lebaran) yang secara tidak sengaja membaca koran kompas (pinjeman)penumpang sebelah, sehingga belum/tidak bisa memberi data rinci. Saya membaca di Suara Pembaca Kompas hari Kamis tanggal 24/09/2009, intinya adalah ada seorang Guru yang mengeluh karena meskipun dia sudah mempunyai sertifikat profesi guru pada tahun 2008, namun hingga kini belum dapat dibayarkan tunjangan profesi guru (TPG)nya.

