Milisers yang budiman,

Saya ingin menanggapi usulan Pak Bayu, Bu Marlina dan Pak Budisan terkait
masalah DR.
Pada dasarnya saya setuju tentang perlunya DR. Tapi, jangan sampai jadi
terlalu merepotkan.

DR kalo sebagai cuma sbg sarana bawahan harus lapor atasan saya gak setuju.
Tapi DR kalo sebagai sarana saling mengupdate, maka itu lebih tepat. Makanya
saya lebih setuju istilahnya Updating Report (UR). Kalopun didalamnya ada
daily report, gak masalah.

DR or UR juga kayaknya gak perlu pake aplikasi seperti usul Bu Marlina.
Bisa, scr simpel pake milis seperti usul Pak Budisan. Yang perlu dicamkan
adalah konsep perlunya DR or UR itu. Urgensi perlunya DR atau UR adalah
bahwa komunikasi dapat berjalan lancar dan untuk mempermudah atau
mempercepat pelaksanaan tugas.

Pengalaman saya di sebuah organisasi (UGM HLPO) yang dah nerapin konsep DR
or UR adalah sebagai berikut:

   1. Tujuan: Sarana komunikasi antara staf, pimpinan, pembina (top mgt
   UGM), ataupun pihak luar yang interest (tapi dibatasi);
   2. Sarana : Milis (waktu itu pake yahoogroups.com);
   3. Moderator: Pimpinan harian kantor.
   4. Peraturan:


   - Staf dan Pimpinan mengupdate anggota milis lain tentang perkembangan/
   hasil pelaksanaan tugas yang dikerjakan. Hal ini untuk menghindari satu
   pekerjaan dikerjakan secara intens oleh beberapa orang yang sama padahal
   tidak perlu dikerjakan beberapa orang dan ada pekerjaan lain yang
   terabaikan;
   - Milis dibatasi hanya pada anggota yang telah di-approve oleh moderator.
   Pihak luar tidak bisa mengirim pesan ke milis.;
   - Pertanyaan, diskusi atas masalah, ataupun laporan hasil pekerjaan
   berupa draft/net (presentasi, notulensi/ laporan, dsb), semua disampaikan
   melalui milis. Hal ini agar member lain juga tau, dan bila menemui masalah
   atau ada pertanyaan atau kasus yang sama langsung memperoleh solusi;
   - Untuk kasus tertentu, misalnya staf baru atau staf khusus, perlu
   membuat DR agar pekerjaan untuknya dapat terus dipantau atau diarahkan;
   - Diperlukan kedisiplinan dan komitmen pimpinan agar transparansi dapat
   terjaga, kec. hal2 khusus yang memang rahasia.
   - *Disadvantage *dari model jaringan komunikasi ini adalah kurangnya
   interaksi antar staf khususnya untuk kasus yg sulit dipecahkan melalui
   tulisan. Dalam hal ini maka perlu diadakan rapat, dan hasil rapat (*meeting
   record*-nya) perlu disampaikan ke milis lagi.

Dengan model UR or DR ini pimpinan/staf dapat secara terus menerus
mengetahui/memonitor/mengarahkan atau saling memberi input atas perkembangan
pekerjaan staf atau rekan kerja dimanapun ia berada (dalam or luar negeri).
Bahkan kalo model ini sudah disepakati, dasar pengambilan keputusan pun bisa
disampaikan melalui media ini.

Mudah2an bermanfaat,

Salam
Budiman
Subdit PPP II, Dit SP.

Kirim email ke