Para Milisers yang budiman,

Jumat lalu saya belanja dua buku di Gramedia.  Buku yang satu berjudul “Korupsi 
Mengorupsi Indonesia”, sekitar 1150 halaman, harga Rp 135 ribu.  Buku yang lain 
berjudul “Century-GATE”, sekitar 245 halaman, harga Rp 70 ribu.  Saat ini saya 
masih menikmati buku “Korupsi Mengorupsi Indonesia” yang tebalnya menyaingi 
novel serial “Harry Potter”.  

Yang membuat saya kecewa adalah ketika saya “membongkar” (MEMbaca BOlak-balik 
untuk meNGenal KARya jurnalistik) “Century-GATE”. Buku yang ditulis Herdi 
Sahrasad (kandidat Doktor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) tersebut ternyata, 
menurut saya, serupa dengan (dan tidak lebih baik dari) “Gurita Cikeas”.  Di 
dalam “teks jurnalisme politik” tersebut terlalu banyak informasi 
(kalimat/paragraph) yang diulang-ulang, terlalu banyak kesalahan redaksional 
karena mengejar target-terbit, analisis terhadap motivasi (latar belakang) 
kebijakan “bailout” terlalu melebar di permukaan (kurang fokus/mendalam), dan 
informasi dan analisis yang disajikan lebih terkesan untuk mencapai tujuan 
politis tertentu daripada untuk membuat permasalahan kasus Century menjadi 
terang-benderang.

Terus terang, saya menyesal membeli buku “Century-GATE”.  Isinya tidak 
sebanding dengan harganya.  Kualitasnya, menurut saya, jauh sekali berada di 
bawah buku “Korupsi Mengorupsi Indonesia”.  Mudah-mudahan setelah saya, tidak 
ada/banyak lagi pecinta-buku yang menjadi korban “Century-GATE”. 


Salam,
budisan


      

Kirim email ke