Maaf, saya tidak sepakat dengan pendapat ini. 
Saya kira masalah kompensasi kepada pegawai yang tidak jelas landasan aturannya 
tetap harus dipertanyakan. Jika tidak, lalu apa gunanya kita melakukan 
reformasi birokrasi. 
Jika alasannya bahwa praktik ini sudah ada sejak dahulu kala, maka segala 
praktik yang tidak beres dan tidak becus juga tidak perlu dipertanyakan.
Lalu akhirnya kita akan melakukan segala sesuatu as BAU (as Busines As Usual) 
saja. 

Saya kira pendapat yang menyatakan bahwa perkara uang lembur yang kita terima 
setiap bulan itu hanya cocok dijadikan wacana pribadi saja, dan tidak perlu 
diumbar di publik, terutama di forum ini. Untuk itu saya usul agar kita membuat 
petisi yang kita tandatangani bersama lalu disampaikan kepada pimpinan bahwa 
kita menolak praktik kotor dan culas semacam ini. Petisi ini juga kita 
tembuskan kepada KPK dan Kejaksaan Agung. Bagaimana?    

Wassalam  

 
"Fighting corruption means that
you are helping your citizens to live
in a world that, if not completely egalitarian,
is at least more fair, where people are rewarded
on merit and effort
and not because of their dishonesty." 
[Abdou Latif Coulibaly, TI 2005 Integrity Award winner] 




________________________________
From: irawan ira <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, March 9, 2010 10:29:14 AM
Subject: Bls: [Forum Prima] Re: uang lembur

  
Mengenai lembur, sudahlah jangan dipermasalahkan lagi, ini perkara sudah sejak 
jaman dahulu kala sudah ada dan apabila anda tidak berkenan jangan terima atau 
sumbangkan saja ke yg lebih membutuhkan. Pendapat anda cukup disampaikan ke KK 
dan menurut saya tidak perlu diumbar ke forum ini. Terima kasih 

________________________________
 Akses email lebih cepat. 
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang 
dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)
 


      

Kirim email ke