assalamualaikum wr.wb. :)... sudah lama banget rasanya... mungkin temen2 yang seangkatan dengan saya di FoSSEI, atau yang masih mengenal saya ketika membaca email saya ini akan berkomentar..... naaaaah... wendra mulaii lagiii niiih... he..he..he... salam hangat buat teman-teman di FoSSEI dari seluruh Indonesia..(eh, masih meng cover seluruh indonesia khan?????)mudah2an..
saya tidak ikut2 mngekritik atau ikut2 membantu dan membela temen-temen di KEI atau KIAMI UI. saya teringat kembali pengalaman terakhir di UI dalam acara SECOND sebelum yang terakhir kemarin. dengan persolan dan masalh yang sama saya coba mengomentari fenomena yang ada di KEI dan KIAMI sejauh yang saya ketahui saja. Masalah nya sama persis, mirip, serupa dan apa lagi yang sinonimnya...????? hanya karena tidak mencantumkan logo 'sakral' FoSSEI dalam event tersebut, maka para panitia dan penangggung jawab menuai kritik dari teman-teman yang "masih" peduli dengann FoSSEI. maka para panitia dan penanggungjawabpun akan menyiapkan banyak argumen pembelaan dalam menanggapi kritikan2 tersebut... al hasil... the show must go on.... apalagi logo 'sakral' tersebut tidak memiliki kontribusi secara finansial terhadap acara... trus... mau apa...!!!???? mau bagai mana...!!!??? seorang panitia berwajah ayu yang setia menjemput saya dan menunggu di stasiun kurang lebih 1 jam-an karena ke -'ndeso-an' saya yang ga tau kota besar Jakarta, -untungnya- masih mau nganter saya ke patra jasa pke mobil (sedan lagi...eh ya... ada ac nya he..he..he..)saya ajak ngobrol ngalor ngidul masalah yang sama mengenai hak paten 'logo' pada acara... dan dengan jujur dia mengatakan, bagaimana mungkin panitia mencntumkan logo 'kramat' yang ga ngasih duit...?????> Mungkin dalam hati dara ayu itu berkata: "enak aje..., kite khan kerje cape2 trus maen di salah2in aje..!!cuma gara2 ga nyantumin logo... emang FoSSEI ntu siape..?????" :) anekdot didepan membebani pikiran saya selama diperjalanan walau sang dara ayu tertidur kecapeean plus kesel k li ya... nungguin saya..:) pertama mungkin masalah pemahaman mengenai hak dan kewajiban. sejauh mana teman2 memahan\mi peran FoSSEI dalam mengembangkan Ekonomi Islam di dataran Kampus2 di Indonesia... dari sisi ini, FoSSEI punya hak 'paten' bahwa di setiap kampus yang KSEI nya mengadakan kegiatan, baik skala regional, nasional, maupun Internasional, (Klo Kelas er te gmana...???) hal ini demi mencapai visi dan misi FoSSEI sendiri dalam membumikan Ekonomi ISlam.. tul ga..???? selain ntu.. rasa kebersamaan dalam meramaikan acara2 ekonomi islam akan muncul ketika temen2 dari "pelosok" daerah datang ke ibu kota yang waaaah akan lebih terasa. mereka akan merasa bahwa ketika mereka tau bahwa anggota FoSSEI lah pelaksananya, maka sense nya kan lain dibandingkan EO nya non FoSSEI. saya rasa akan banyak argumen dari temen2 yang membaca ini. makanya saya tidak panjangkan, silahkan jika mau di tanggapin.... kesimpulannya.... KSEI 'sekelas' KEI atau KIAMI, mungkin akan merasa bahwa, tanpa FoSSEI, mereka puan tidak akan mengalami kendala, dengan jaringan alumni yang ada, dan ketersediaan SDM yang cukup, mereka mampu mandiri, dalam konteks ini, sah saja jika mereka bergerak secara independent. yang jadi masalah, jika dengan 'nama besar' mereka, tetap menggunakan nama FoSSEI untuk lebih melebarkan sayap (baca: kepentingan sendiri) eksistensi... itu yang perlu disikapi... kritikan.. atau lebih tepat kecaman, karena tadi disebutkan sudah 'klimaks' wajar dilontarkan oleh beberapa tema2n yang mampu melihat secara objektif fenomena yang ada... disinilah fungsi Pemerintah (PRESNAS) layak di uji kemampuannya. apa dan bagaimana yang akan dilakukan oleh para pemimpin FoSSEI yang bergelar PRESNAS itu...????? mau tidak mau hal ini kan terus terjadi, tidak hanya di UI, mungkin pada saat yang akan datang KSEI2 yang lain pun akan mengikuti... mengingat "SHU" dari event2 FoSSEI tersebut 'cukup lumayan' untuk kas KSEI... mengingat jaringan FoSSEI saat ini cukup luas dan diakui di dunia Ekonomi Islam. mengingat klaim FoSSEI sebagai satu2 nya organisasi Mahasiswa dalam bidang da'wah ekonomi islam pertama dan terbesar di Indonesia atau mungkin jika saya tidak terlalu berlebiha.. sejagad raya....????? potensi saling tarik menarik kepentingan atau keuntungan akan sangat-sangat terbuka di masa yang akan datang, sehingga identitas FoSSEI sebagai wahana Da'wah, Ilmiah dan Ukhuwah akan semakin hilang. renungan buat kita semua...... wassalamu'alaikum wr.wb. ____________________________________________________________________________________ We won't tell. Get more on shows you hate to love (and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list. http://tv.yahoo.com/collections/265

