assalamu,alaikum
sebenarnya sudah terlalu banyak kritik dan perdebatan mengenai sikap anggota
KEI dan KIAMI terhadap FoSSEI. saya tidak terlalu menyalahkan KEI dan KIAMI ,
sebab menurut pandangan saya yang bukan anak ui, KEI dan KIAMI itu serba salah.
disatu sisi mereka anggota FoSSEI, di sisi lain mereka dibawah FSI UI.
jadi saya rasa yang lebih co2k untuk mendapat sorotan adalah FSI UI.
mengapa???
sbab, sekali lagi menurut pandangan saya, Kebijakan FSI seringkali kurang
mendukung, dan atau sekali-sekali tidak mendukung kebijakan FoSSEI yang
kebetulan salah satu pendirinya adalah para alumni FSI. ini terlihat pada
setiap acara2 fossei yang melibatkan ksei2, jelas sekali terlihat kurangnya
partisipasi anak2 KEI dan KIAMI. pada saat beberapa orang anak KEI-KIAMI
ditanyakan mengenai hal tersebut, ada yang menjawab dengan enteng dan ada juga
yang menjawab dengan berat hati bahwa hal tersebut merupakan kebijakan FSI.
sedangkan mengenai kejadian second dan temilnas kemarin. mungkin terjadi
karena 2 hal:
1. panitianya terdiri dari anak-anak baru yang belum mengenal
FoSSEI. bahkan ada panitia yang menyatakan dirinya bukanlah anggota FoSSEi tapi
anggota FSI.
2. kebijakan FSI sendiri yang katanya memang membedakan kebijakan
Second dan Temilnas, meskipun acara tersebut disatukan. ini terlihat dari
berbedanya jumlah panitia di saat acara pagi (SECOND) dan acara malam. Jumlah
panitia di acara pagi lebih banyak dari pada panitia di acara malam
(TEMILNAS). Ditambah lagi dengan seseorang yang mengaku panitia second tetapi
pada saat diminta bantuannya saat acara malam (Temilnas) malah berkata
"temilnas itu urusan FoSSEI, kami ini panitia SECOND".
khusus mengenai SECOND 2007, saya melihat kejadian yang membuat saya
prihatin, dan semakin yakin bahwa panitia second kurang punya "hati". kita tau
saudara kita Rio Edilson presnas 2006-2007 pada saat SECOND dan TEMILNAS sedang
sakit,tapi ia tetap memaksakan diri untuk hadir dan akhirnya tidak kuat dan
harus dirawat dirumah sakit. yang jadi masalah, panitia second tidak mau
meminjamkan mobil untuk mengantarkan rio ke RS
sehingga akhirnya saudara rio diantar kerumah sakit dengan sepeda motor.
padahal mengantar orang sakit yang kesadarannya sendiri "ada dan tiada" adalah
hal yang sangat berbahaya. bisa saja karena rio hilang kesadaran akhirnya ia
jatuh ditengah jalan. alasan panitia pada saat itu, karena mobil yang terlihat
didepan penginapan itu akan dipakai oleh panitia. TETAPI, saya dan teman-teman
saya yang ada dipenginapan, tidak melihat kalo mobil tersebut dipakai. mobil
tersebut NGANGGUR. bahkan sampai jam 23.30 saat saudara beni (yang mengantar
rio keRS dengan motor) sudah kembali, mobil tersebut tetap tergeletak tidak
digunakan.
mengapa hal-hal ini terjadi, ada kesan bahwa tidak ada ke akuran antara FSI
dan FoSSEI. mengapa FSI vs FoSSEI bukan KEI-KIAMI vs FoSSEI? ini karena saya
melihat ketua KEI dan KIAMI tidak dapat berbuat apa2, bahkan saya melihat
beberapa kali ketua KEI dsan KIAMI meminta maaf kepada presnas fossei.jadi saya
menyimpulkan, hal-hal yang menyebabkan timbulnya kesan panitia second tidak mau
tau dengan acara malam (TEMILNAS), atau boleh juga dibilang (meskipun kasar)
panitia tidak mau tau dengan fossei, itu dikarenakan kebijakan FSI sebagai
lembaga yang menaungi KEI dan KIAMI.
terakhir, hilangkanlah egomu, jangan dulu menghitung untung rugi materi
sebelum indonesia menggunakan ekonomi islam. JANGAN BERFIKIR KITA TIDAK BUTUH
FOSSEI, TANPA FOSSEI KITA TETAP BISA JALAN, TAPI BERFIKIRLAH "FOSSEI BUTUH
KITA, PERJUANGAN EKONOMI ISLAM BUTUH KITA".mari bersama-sama membangun
indonesia yang diberkahi ALLAH karena berhasil mempraktekkan nilai-nilai islam
didalam perekonomiannya. AMIN.
Muhammad Hafiz
peserta SECOND dan TEMILNAS 2007
kuliah informal ekonomi islam FEUI <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wassalamualaikum w.w.
Tenang mas....
Ane yang berada di internal KEI sendiri mungkin kurang tahu dengan
permasalahan di SeCOND kemaren...
tapi iAllah teman2 dari KEI dan KiAMI masih komit kok dengan FoSSEI
Mau bukti,,, kita secara langsung telah memasang logo FoSSEI di
Spanduk dan Publikasi Poster KIEI 2007 (Kuliah Informal Ekonomi Islam)
Ya, karena kami tahu, lewat FoSSEI lah acara ini menjadi penuh arti,
pendaftarnya banyak banget sampai kami sendiri selaku panitia
kewalahan untuk menampungnya...
ya, mungkin itu menjadi instrospeksi kami. Dan memang perlu
ada manajemen konflik untuk mensolidkan kembali atau menggugah
kembali semangat kita untuk berkontribusi...
Salam Ukhuwwah Selalu...
Staff KEI
PO KIEI 2007
On 3/15/07, heru prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ass..
> Wahai sahabat-sahabatku yang tercinta, sebelumnya saya pribadi mahon maaf
> atas kritikan ini. sebenarnya sudah cukup lama saya ingin mengkritik
> antum-antum semua tapi baru sekarang bisa terealisasi.
> Ada apa dengan KEI-KIAMI? wahai sodaraku, engkau adalah salah satu pendiri
> FoSSEI tapi mengapa sekarang enggan untuk berjuang bersama-sama. sodaraku,
> saya pribadi sangat kecewa dengan antum-antum semua yang ada di KEI-KIAMI,
> mana yang disebut profesional dan mana yang disebut tidak mau tau,
> antum-antum semua tidak bisa membedakan. saya pribadi melihat antum-antum
> semua tidak satu dua bulan saja tapi sudah hampir dua tahun. kita semua yang
> berada di FoSSEI cukup bersabar dengan tingkah laku antum-antum semua selama
> dua tahun terakhir tapi kejadian di TEMILNAS kemarin mungkin sudah klimaks,
> engkau membuka luka lama dan sudah sangat mengecewakan. pertanyaan di benak
> saya adalah apakah antum-antum semua sudah tidak mau bergabung lagi dengan
> FoSSEI?bagi kita yang ada di FoSSEI, sebenarnya masih mengharapkan
> antum-antum semua kembali berjuang bersama seperti alumni-alumni antum yang
> berjuang mendirikan dan membangun FoSSEI. Mungkin para alumni KEI-KIAMI juga
> merasakan hal yang
> sama dengan saya pribadi, dan mungkin pula bisa lebih kecewa. apakah kalian
> tidak malu dengan alumni-alumni antum yang berjuang untuk membentuk
> organisasi ini dengan mempertaruhkan waktu, tenaga sampai materi
> mereka.Jangan sekali-kali berpikir FoSSEI kasih kontribusi apa untuk
> KEI-KIAMI tapi berpikirlah Apa Yang Kita (KEI-KIAMI) Kasih/berikan Untuk
> FoSSEI. jangan berpikir seperti orang KAPITALIS, yang melulu materi dan
> keuntungan.Contoh konkrit adalah acara SECOND tahun lalu, panitia kekeh
> tidak mau mencantumkan logo FoSSEI di Spanduk or Backdrop acara tersebut
> dikarenakan FoSSEI tidak kasih kontribusi,LUAR BINASANYA.Saya jadi tidak
> abis pikir, kok bisa organisasi yang memperjuangkan ekonomi Islam berpikir
> KAPITALIS.Antum-antum semua harus sadar dan beristigfar dengan semua masalah
> ini. dan perlu diketahui acara SECOND itu bukan acara FSI tapi acara FoSSEI
> yang diamanahkan oleh KEI-KIAMI atas permintaan pendiri FoSSEI dari
> KEI-KIAMI.tidak percaya???tanyakan saja ke
> alumni-alumni KEI-KIAMI..!!!
> Dan untuk para PRESNAS, tegaslah kalian, jangan lemah karena "dikerjai"
> oleh KEI-KIAMI di TEMILNAS, ALLAHUAKBAR...!!!
> Mungkin hanya tulisan singkat ini yang bisa saya berikan, Insya Allah
> dengan tulisan ini sodara-sodara kita di KEI-KIAMI dapat kembali berjuang
> kembali dengan kita semua di FoSSEI. Skali lagi saya mohon maaf apabila
> menyinggung semua sodara-sodaraku di KEI-KIAMI...
> Wass...
>
>
> ---------------------------------
> Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
> Try the Yahoo! Mail Beta.
---------------------------------
Need Mail bonding?
Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users.