Assalamu'alaikum..
Ikhwahfillah, daripada kita terlalu sibuk menilai orang lain,
memperlihatkan "temuan-temuan" yang mungkin kita anggap penting untuk
mengungkap kesalahan orang lain..
lebih baik...
kita pikir kembali,
sudah berapa banyak hambaNya yang antum islamkan secara "ekonomi"
sudah seberapa besar kontribusi kita untuk organisasi ini..
apakah layaknya seperti perlombaan Abu Bakar dan Umar dalam Istijabah Maaliyah
(menyambut dengan harta)
bila ternyata sudah,
apakah kita yakin bahwa 'amalan antum kerjakan PASTI diterima Allah SWT
bila ternyata belum,
beristighfarlah semoga Allah masih memperkenankan aib-aib kita dijaga olehNya,
dan banyak-banyaklah menangis...
Allahumma innaka ta'lamu anna haadzihil quluub...'
Ya
Allah, Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini telah berkumpul dalam
kasihMu,
bertemu untuk mematuhi perintah-Mu,
bersatu memikul beban
dakwahMu,
berjanji untuk setia dalam syari’atMu,
maka eratkanlah ya
Allah akan ikatannya.
Kekalkanlah kemesraan antara hati-hati ini.
Tunjuklah kepada hati-hati ini akan jalanMu.
Penuhkanlah hati ini
dengan cahaya Rabbani Mu yang tidak kunjung padam.
Lapangkanlah
hati-hati ini dengan limpahan iman/keyakinan dan keindahan tawakkal
kepadaMu.
suburkan hati-hati ini dengan ma’rifat tentangMu
…… juga,
matikanlah pemilik hati-hati ini
sebagai para syuhada dalam perjuangan
membela agamaMu.
Engkaulah sebaik-baik Sandaran dan sebaik-baik
Penolong
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PERLOMBAAN SEDEKAH UMAR DAN ABU BAKAR R.A
Umar r.a
meriwayatkan,
"Suatu ketika Rasullulah saw. memerintahkan untuk
bersedekah, waktu itu saya memiliki sedikit harta kekayaan. Saya merenung,
setiap saat Abu Bakar membelanjakan lebih dari apa
yang telah saya belanjakan di jalan Allah. Saya berharap dengan karunia
Allah, semoga dapat membelanjakan lebih darinya kali ini, karena saat
itu saya mempunyai dua harta kekayaan untuk saya belanjakan, saya
pulang kerumah dengan perasaan gembira sambil membayangkan buah pikiran
saya tadi. Segala yang ada dirumah saya ambil setengahnya,
Rasullulah saw, bersabda : "Apa ada yang kamu tinggalkan untuk keluargamu ,
wahai Umar? "
Saya menjawab, "Ya, ada yang saya tinggalkan, wahai Rasullulah!"
Rasullulah saw bertanya lagi, "seberapa banyak yang telah kamu tinggalkan?"
Jawab saya, "saya tinggalkan setengahnya"
Tidak berapa lama kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh
harta bendanya, saya mengetahui bahwa Beliau telah membawa seluruh
miliknya, begitulah pembicaraan yang aku dengar antara beliau dengan
Rasulullah saw.
Rasullulah saw bertanya " Apakah yang kamu tinggalkan untuk keluarga mu wahai
Abu Bakar?"
Jawab Abu Bakar, "saya meningalkan Allah dan Rasul-Nya kepada
mereka, (saya tinggalkan dengan keberkahan nama Allah swt, dan
Rasul-Nya serta keridhaaNya)"
Umar r.a berkata, "sejak saat itu saya mengetahui bahwa sekali-kali saya tidak
dapat melebihi Abu Bakar"