Petani Israel Rugi Besar Akibat Gerakan Boikot
                
                
                      Sabtu, 17/01/2009 16:35 WIB 
                        
                                
                                




















Para
petani di Israel mulai merasakan dampak boikot yang dilakukan sejumlah
negara di dunia sebagai bentuk protes atas agresi keji militer Israel
ke Jalur Gaza. Mereka mengatakan, sejumlah negara dan distributor dari
Arab dan Eropa telah membatalkan pesanan hasil-hasil pertanian dari
para petani Israel.
"Kami mengekspor buah kesemak dan karena peperangan, sejumlah negara
dan distrubutor membatalkan pesanan mereka. Paket-paket buah yang siap
ekspor itu kini menumpuk di gudang dan ini menyebabkan kerugian besar
buat kami," kata Giora Almagor, seorang petani buah pada surat kabar
Israel Yediot Aharonot.
"Makin lama buah-buah itu menumpuk di gudang, kualitasnya akan makin
menurun. Kami juga harus membayar biaya pendingin buah-buah tersebut
dan biayanya cukup besar," sambung Almagor.
Menurutnya, banyak pengapalan buah ke Yordan dibatalkan. Sejumlah
negara di Skandinavia juga menyatakan membatalkan pesanan mereka akibat
agresi Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza. Direktur Organisasi
Petani Buah di Israel, ilan Eshel mengatakan, pembatalan pesanan dari
negara-negara Skandinavia antara lain dilakukan importir dari Denmark,
Norwegia dan Denmark.
Beberapa perusahaan Inggris juga membatalkan kesepakatan dagang
dengan sejumlah perusahaan-perusahaan Israel. "Ada dua atau tiga
perusahaan informasi teknologi yang menolak proposal bisnis yang
diajukan perusahaan-perusahaan Israel," kata atase perdagangan Israel
di Inggris, Gil Erez.
Sejumlah penulis Inggris juga sudah banyak yang menulis artikel
berisi seruan boikot produk Israel sebagai bentuk protes atas agresi
Israel ke Jalur Gaza. Di Turki, persatuan kerjasama Turki mengumumkan
embargo terhadap semua bentuk pembiyaan dari perusahaan Israel. Di
Malaysia, para pengusaha dan pebisnis di sana sudah menyebarkan
kampanye boikot produk Israel dan AS.
Petani menyesali peperangan yang dikobarkan pemerintahnya di Gaza.
Para petani Israel mengkhawatirkan makin meluasnya gerakan boikot ini.
"Bisnis kami berjalan lancar, sampai akhirnya perang ini terjadi.
Semuanya menjadi buruk dan suara-suara yang menyerukan boikot produk
Israel makin sering terdengar," keluh Almagor. (ln/iol)
http://eramuslim.com/berita/dunia/petani-israel-rugi-besar-akibat-geraikan-boikot.htm


      

Kirim email ke