subhanallah,itulah ujian orang2  yang beriman ya.....
memang ane pun sempat ada feel'kok bank syariah gak mempermudah nasabahnya 
ya.....' tapi ane juga paham bahwa agunan itu memang suatu upaya protektif dan 
antisipatif pihak bank. mereka jg ndak salah sih. 

coba nasihatkan teman antum untk bersabar dengan bank syariah.maksudnya, tetap 
pinjam di bank syariah aja. PERCAYALAH,kalau kita menjaga kebersihan nilai2 
syar'i tiap transaksi kita karena Allah, meski sulit, Allah akan ganti dengan 
yang lebih baik.  INGAT, ALLAH MAHA KAYA!!!!!!!!!!!!!!  sembari antum juga 
mengusahakan menghubungi orang2 fossei atau siapapun kenalan antum di bank atau 
teman antum yang kenal dengan orang dalam bank.  coba cari info dan siapa tahu 
ada kemudahan agunan dsb.  kalau perlu langsung kontak pimpinan bank tersebut 
dan ceritakan masalah teman antum.  why not kan??????

kalau tetap pakai agunan, mungkin teman2 fossei di lingkungan antum bisa bantu 
untuk 'nyumbang' agunan. yang  penting  teguhkan hati teman antum untuk 
istiqomah dengan syari'ah. kalau kita BERIMAN, kita pun PASTI YAKIN dengan 
janji Allah: BARANGSIAPA MENOLONG AGAMA ALLAH, ALLAH AKAN MENOLONGNYA....kita 
tolong agama Allah dengan cara menjalankan syari'ah agama itu sendiri.  dan 
bayangkan, kalau sudah Allah yang menolong, tak ada yang yang tak mungkin bagi 
Allah.  semuanya kuecil bagiNya eeeuuuuiiiii.

dan optimalkan pertolongan dengan menghubungi sebanyak-banyaknya orang soleh 
yang antum kenal. tidak semua ustad seperti yang diceritakan kan???!!!!  insya 
Allah masih banyak ustad yang baik yang mau nolong.  JANGAN MENYERAH SEBELUM 
UPAYA KITA OPTIMAL!  kemudian tawakallah dengan penuh keyakinan padaNya dan 
tunggulah janjiNya datang, insya Allah.

afwan hanya itu yang bisa ane berikan.  upaya antum menolong saudara antum 
insya Allah adalah bagian dari jihad antum menyelematkan syari'ah 
Islam.yakinlah, Allah bersama orang2 yang berjihad di jalanNya........semoga 
dimudahkan.....




________________________________
From: basil holmes <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; [email protected]
Sent: Tuesday, March 3, 2009 2:25:35 PM
Subject: {FoSSEI} tolonglah saudaramu ini..


assalamualaikum wr wb

teman2 FoSSEI seluruh Indonesia dimana pun berada,
saya ada beberapa masalah mengenai masalah perbankan syariah yang ada di 
Indonesia dan mohon pendapatnya.

sekitar satu minggu yang lalu saya bertemu dengan teman se-SMP saya. dia sempat 
curhat kepada saya. 

dia bertanya "bolehkan meminjam uang melalui bank konvensional dengan bunga 
tertentu yang itu tidak memberatkan buat saya?"

saya jawab dengan bertanya balik, "tahukah kamu bahwa menurut fatwa MUI bunga 
bank adalah haram?"

"saya tahu" jawab dia. 

"lalu kenapa kamu tetap akan meminjam uang ke bank konvensional dengan bunga? 
bukankah hukumnya sama antara yang meminjam dengan yang meminjamkan? " kata 
saya mencoba untuk membuat dia berpikir.

"tapi kondisi saya sekarang ini menyebabkan hal demikian" kata dia."dan saya 
tidak merasa berat dengan bunga yang ditawarkan." sambung dia.

kemudian dia bercerita panjang lebar. dia mengalami kesulitan dalam meminjam 
uang. dia membutuhkan uang tunai sekitar 10 juta rupiah untuk keperluan yang 
cukup penting bagi dia. dia bukan tidak mau mencari cara lain untuk menghidari 
bunga. dia sudah mencoba untuk meminjam di bank syariah, akan tetapi bank 
tersebut mensyaratkan adanya jaminan/agunan, sedangkan dia tidak memiliki 
barang untuk jaminan. BMT pun demikian. bahkan dia pernah untuk mencoba 
meminjam kepada seorang ustadz, justru dia malah diomelin karena berhutang.

dan akhirnya ada salah satu bank konvensional yang menawarkan kredit dengan 
bunga rendah tanpa agunan. saat itulah hatinya bergejolak untuk menetapkan 
pilihan.

lantas bagaimanakah yang seharusnya dia lakukan dengan kondisi demikian??


mohon saran dari teman2. insya Allah akan berguna.

jazakumullah khair katsir

wassalamualaikum wr wb


________________________________
 Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
   


      

Kirim email ke