By Republika Newsroom
Selasa, 28 April 2009
JAKARTA--Pemerintah
Mesir menyediakan 120 beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu di
Mesir, terutama di universitas ternama di negara itu, Al-Azhar.

"Untuk tahun ini pemerintah Mesir menyediakan 120 beasiswa bagi pelajar
Indonesia untuk bersekolah di Universitas Al-Azhar dan sejumlah universitas di
Mesir," kata Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed El Kewaisny di
Jakarta, Selasa.

Dari 120 beasiswa itu, lanjut dia, 115 diantaranya ditujukan bagi pelajar
muslim Indonesia yang ingin belajar mengenai Islam di Universitas Al-Azhar.

Sisanya bagi para pelajar Indonesia --baik muslim ataupun non muslim-- untuk
belajar ilmu pengetahuan non-agama seperti teknik, kedokteran atau apoteker di
sejumlah universitas negeri terkemuka di Mesir.

"Beasiswa (ke Al-Azhar) secara rutin diberikan untuk pelajar
Indonesia...ini menunjukkan hubungan keagamaan antara masyarakat Indonesia dan
Mesir yang telah berlangsung baik," katanya dalam bahasa Arab yang
diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.

Ia mengatakan bahwa dengan belajar di Universitas Al-Azhar maka remaja muslim
Indonesia akan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai Islam moderat.

"Para pelajar akan memiliki pemahaman bahwa Islam adalah agama yang
moderat, Islam adalah agama yang toleran dan tahu bagaimana tata xara atau
etika hidup berdampingan dengan umat agama lain," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa umat Islam di satu sisi harus memapu
memuliakan agama Islam namun di lain pihak juga harus menghormati pemeluk 
agama-agama
lain.

"Islam adalah agama yang baik yang mendidik pemuda-pemudanya untuk tidak
melakukan aksi kekerasan dan pembunuhan, Islam adalah agama yang cinta
damai," katanya.

Universitas Al Azhar, kata dia, merupakan suatu universitas yang dikenal sebagai
tempat untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin muslim yang berbasis pada
keilmuan.

Saat ini sedikitnya 9.000 mahasiswa Indonesia sedang menuntut ilmu di
Universitas Al-Azhar.

Pada kesempatan itu Ahmed El Kewaisny juga menyebutkan mengenai keinginannya
untuk membuat suatu laman khusus guna mewadahi lulusan Universitas Al-Azhar di
Indonesia serta mealihbahasakan lima buku terbaik Mesir dalam bahasa Indonesia.

Pendaftaran beasiswa itu dimulai pada 1 Mei. Para pelamar dapat mengirimkan
lamarannya ke Kedutaan Mesir di Jakarta. Mengingat bahasa pengantar yang
digunakan adalah bahasa Arab maka para peminat diharapkan mampu berbahasa Arab
dan hafal Al-Quran minimal tiga juz.ant/kem
 http://zanikhan.multiply.com/profile



      

Kirim email ke