By Republika Newsroom
Rabu, 04 November 2009
JAKARTA--Beragamnya tenor surat berharga syariah negara (SBSN) pada
lelang sukuk pekan depan membuat investor memiliki berbagai pilihan
dalam menempatkan dananya. Selain itu, menurut pengamat ekonomi
syariah, Muhammad Shodiq, situasi makro ekonomi dimana krisis ekonomi
global menimbulkan ketidakpastian membuat instrumen jangka panjang
cukup berisiko.

“Pemerintah menawarkan sukuk ijarah dengan fixed
rate berarti pemerintah promise ke depan rate akan tetap. Sekarang
situasi makro ekonomi global uncertain jadi kalau jangka panjang cukup
berisiko,” kata Shodiq kepada Republika, Rabu (4/11). Pada saat lelang
sukuk pertama, jelasnya, yield yang ditawarkan tinggi sehingga wajar
jika pemerintah tak menyerap permintaan yang ada. Di lelang sukuk
pertama imbal hasil yield tertinggi yang masuk sebesar 11,5 persen
(SBSN seri IFR 0003) dan 12 persen (SBSN seri IFR 0004). Sementara
yield terendah yang masuk adalah 9,75 persen (SBSN seri IFR 0003) dan
10,5 persen (SBSN IFR seri 0004).

Ia menambahkan dengan struktur
sukuk yang fixed rate maka ideal bagi pemerintah untuk menawarkan
instrumen berjangka pendek, sehingga ke depannya tidak akan membebani
budget pemerintah. “Kalau saat lelang sukuk pertama di-lock dengan
imbal hasil tinggi dan berjangka panjang pemerintah akan rugi untuk
mendapatkan kesempatan penawaran yang lebih murah,” papar Shodiq. Dalam
lelang sukuk kali ini pemerintah menawarkan tenor lebih pendek, yaitu 4
tahun. Dalam lelang sukuk sebelumnya jangka waktu terpendek adalah enam
tahun.

Sementara itu dengan semakin banyaknya tawaran seri SBSN,
lanjutnya, bagi investor hal tersebut menjadi suatu diversifikasi
investasi. Ia menambahkan jika investor ingin return tinggi dapat
memilih instrumen berjangka pendek, sementara return agak rendah dengan
instrumen berjangka panjang. Namun, menurut Shodiq, dengan beragamnya
seri sukuk kali ini hal tersebut pun akan menggaet berbagai jenis
investor. gie/taq

 http://zanikhan.multiply.com/profile


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke