By Republika Newsroom Minggu, 03 Januari 2010 JAKARTA- Pertumbuhan keuangan syariah belum terintegrasi. Guna mengoptimalkan pertumbuhan keuangan syariah digagas arsitektur keuangan syariah.
Deputi Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, Mulya E Siregar mengatakan saat ini sejumlah departemen dan lembaga pemerintah sedang mendiskusikan mengenai penyusunan arsitektur keuangan syariah Indonesia. "Kita masih diskusi mengenai penyusunan arsitektur itu, maksudnya supaya pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia tidak hanya perbankan tapi semua subsektor keuangan jadi dari asuransi sampai pasar modal," kata Mulya. hambatan yang terkait dengan keuangan syariah bisa diselesaikan dengan cepat," tandas Mul Ia menambahkan dengan pengembangan industri keuangan syariah yang terintegrasi, maka setidaknya industri ini bisa mendukung sektor riil secara menyeluruh. Mulya menambahkan dalam arsitektur keuangan syariah Indonesia tersebut nantinya juga akan ada satu lembaga antardepartemen. "Kebijakan untuk keuangan syariah Indonesia belum terintegrasi, karena itu salah satu yang kita gagas dengan menyusun arsitektur keuangan syariah Indonesia ini ada satu lembaga interdept membahas itu sehingga pengembangan keuangan syariah enak dan tidak ada miskomunikasi," ujar Mulya. gie/tar

