By Republika Newsroom
Rabu, 06 Januari 2010
JAKARTA--Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa cadangan devisa Indonesia hingga 
akhir Desember 2009 mencapai 66,1 miliar dolar AS yang merupakan rekor 
tertinggi hingga saat ini. Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) 
Darmin Nasution, dalam konferensi pers di Jakarta, mengatakan cadangan devisa 
tersebut setara dengan 6,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri 
pemerintah.

Menurut Darmin, naiknya cadangan devisa ini didorong oleh kinerja ekspor lebih 
baik akibat kenaikan harga komoditas dan pemulihan ekonomi global, sementara 
impor turun lebih besar dari perkiraan.Sementara itu, BI juga memprediksikan 
cadangan devisa akhir 2010 mencapai 76 miliar dolar AS atau setara dengan 6,4 
bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. BI mencatat cadangan 
devisa Indonesia mengalami tren kenaikan sepanjang 2009. Diawali dari 50,869 
miliar dolar per Januari 2009 terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun 
ditutup di angka 66,1 miliar dolar AS. ant/tri


Kirim email ke