DUBAI-–Dar Al Arkan kini sedang melakukan roadshow penerbitan sukuknya ke sejumlah negara untuk menarik minat sejumlah investor. Roadshow dilakukan mulai dari Uni Emirat Arab, Timur Tengah, Eropa, Asia dan Amerika Serikat.
Head of Sukuk Noor Islamic Bank, Alain Marckus mengatakan, krisis yang terjadi di dunia akibat gagal bayar sukuk membuat sukuk perusahaan Arab Saudi akan terbantu dalam penjualannya. Di akhir 2009 Dar Al Arkan memiliki lahan senilai 8,9 miliar riyal yang belum dikembangkan dan lahan senilai 4,5 miliar riyal yang telah dikembangkan. Setelah melakukan roadshow di Uni Emirat Arab pihak Dar Al Arkan akan melanjutkan roadshownya ke Asia dan Amerika yang akan diselesaikan dalam jangka waktu dua minggu. Tiga lembaga keuangan mengatur penjualan sukuk perusahaan asal Arab Saudi ini, yakni Deutsche Bank, Goldman Sachs dan Unicorn Investment Bank. Dar Al Arkan pun akan menggunakan hasil dari penerbitan sukuk untuk membantu membiayai biaya modal (capital expenditure) perusahaan tersebut sebesar 2,7 miliar riyal selama 2010. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan komunitas Al Qasr dan Shams Ar-Riyadh. Dar Al Arkan Real Estate Development Co berencana menerbitkan sukuk untuk membiayai kembali utangnya sebesar 600 juta dolar AS. Sukuk tersebut sekiranya akan menjadi instrumen obligasi syariah global pertama setelah gagal bayar yang terjadi di Dubai World.

