masih ada sambunganya kaga, .Pak?

----- Original Message -----
From: "Idham Sugiarto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'"
<[email protected]>
Sent: November 06, 2006 3:10 PM
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Tanya Aqiqah


>
> Berikut ada sedikit keterangan,belum ditemukan riwayat yg shahih tentang
> Aqiqahnya Rosulullooh.
>
> Wallahu'alam
>
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Sulaeman
> Sent: Monday, November 06, 2006 12:17 PM
> To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP; Forum Ukhuwah Pekerja
> Muslim di Kawasan EJIP
> Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Tanya Aqiqah
>
>
> Syukron Akh.Erwin,
> Menenai kapan Rosulloh mengaqiqahkan dirinya diartikel ini belum
dijelaskan
> Pa' ?hal ini penting untuk kita yang belum di aqiqahkan
> oleh orang tua kita jadi kita lebih yakin untuk mengambil dalil yang kapan
> saja kita boleh mengaqiqahkan diri kita.
> At 11:31 06/11/2006 +0800, Erwin K wrote:
> >Assalamu 'alaykum wr wb
> >
> >Semoga bermanfaat buat Antum
> >
> >wassalam
> >Abu Azmi
> >
> >Aqiqah
> >
> >Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk anak yang baru lahir.
> >Pengarang kamus Mukhtaar ash-Shihaah mengatakan, "al-Aqiqah atau al-Iqqah
> >adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik manusia maupun binatang.
> >
> >Hukumnya
> >
> >Aqiqah adalah sunah muakad, sekalipun orang tua dalam keadaan sulit.
Aqiqah
> >dilaksanakan Rasulullah saw dan para sahabat. Al-Laits berpendapat wajib,
> >demikian pula Daud al-Dzahiri. Hukum-hukum yang berkaitan dengan aqiqah
> >(kambing yang disembelihnya) adalah hukum yang berlaku untuk kurban.
Hanya
> >saja, aqiqah itu tidak diperbolehkan bergabung (musyarakah).
> >
> >Keutamaannya (Fadhilahnya)
> >
> >Dari Samurah ra, dari Nabi saw bersabda, "Setiap anak yang baru lahir itu
> >tergadaikan dengan aqiqahnya, yang disembelih untuknya pada hari yang
> >ketujuhnya. Ia dicukur dan diberi nama." (HR Ashabus Sunan).
> >
> >Makna hadis tersebut menurut Imam Ahmad bin Hanbal ra adalah, "Bayi itu
> >tertahan (tidak bisa memberikan) syafa'at kepada kedua orang tuanya."
> >Artinya, jika bayi itu kelak menjadi anak yang saleh, ia di akhirat kelak
> >tidak bisa memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya sebelum
> diaqiqahkan,
> >atau jika bayi itu meninggal sebelum diaqiqahi, ia di akhirat kelak tidak
> >dapat memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya. Sehingga, kedua orang
> >tuanya menebus gadai tersebut dengan cara menyembelih kambing sebagai
> aqiqah
> >untuknya.
> >
> >Dari Salman bin Amir adh-Dhabiy ra, Nabi saw bersabda, "Untuk anak
> laki-laki
> >aqiqahnya. Tumpahkanlah darah (menyembelih kambing) karenanya dan
> >hilangkanlah sesuatu yang menyakiti dari dirinya." (HR al-Khamsah).
> >
> >Aqiqah untuk Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan
> >
> >Yang paling baik (afdhal) untuk anak laki-laki itu disembelihkan dua ekor
> >kambing/domba yang sama dan mirip dan umurnya juga bersamaan, sedangkan
> >untuk anak perempuan disunahkan satu ekor. Hal ini berdasarkan hadis yang
> >diriwayatkan oleh Ummu Kurz al-Ka'biyah, aku pernah mendengar Rasulullah
> saw
> >bersabda, "Untuk anak laki-laki dua kambing yang mirip dan untuk anak
> >perempuan satu ekor kambing."
> >
> >Akan tetapi, apabila kemampuan orang tua hanya satu ekor kambing saja,
hal
> >itu juga diperbolehkan dan ia sudah mendapatkan sunah yang dilakukan oleh
> >Rasulullah saw. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu
Abbas
> >dan Anas bin Malik ra seperti di bawah ini:
> >"Sesungguhnya Rasulullah saw pernah beraqiqah untuk Hasan satu kambing
dan
> >untuk Husein satu kambing." (HR Abu Daud dan Ibnu Hibban).
> >
> >Waktu Penyembelihan (Pelaksanaan)
> >
> >Jika memungkinkan, penyembelihan (pelaksanaan aqiqah) itu disunahkan pada
> >hari yang ketujuh. Apabila tidak, pada hari yang keempat belas. Jika
> >keduanya juga tidak memungkinkan, pada hari yang keduapuluh satu. Namun,
> >jika ketiga kelipatan itu juga tidak memungkinkan, kapan saja boleh
> >dilakukan. Rasulullah saw bersabda, "Disembelih pada hari yang ketujuh,
> hari
> >yang keempat belas, dan hari yang keduapuluh satu."
> >
> >Pemberian Nama dan Mencukur Rambut
> >
> >Disunahkan bagi orang tua untuk memberikan nama kepada anaknya yang baru
> >lahir dengan nama yang bagus. Karena, nama itu memberikan pengaruh kepada
> >yang mempunyai nama, di saat terjaganya maupun saat tidurnya, dan
> >seakan-akan ia merupakan simbol dari jatidiri si empunya. Dalam hadis
Nabi
> >saw disebutkan, dari Abu Hurairah ra, "Rasulullah saw menyunahkan nama
yang
> >baik...." (HR Abus Syekh).
> >
> >Umar ra pernah bertanya kepada seseorang tentang namanya, lalu orang itu
> >menjawab, "Jamrah (bara api)," Umar bertanya lagi, "Siapa bapakmu?" dia
> >menjawab, "Syihab (obor)," Umar bertanya lagi, "Dari keturunan siapa?"
Dia
> >menjawab, "Dari al-Huraqah (kebakaran)," Umar bertanya lagi, "Lalu mana
> >rumahmu?" Dia menjawab, "Di Harratin Naar (neraka yang panas)," Umar
> >bertanya lagi, "Lalu di mana tempat tinggalmu?" Dia menjawab, "Di Dzati
> >Ladzaa (Neraka Ladza)." Kemudian Umar berkata, "Pergilah, tempat
tinggalmu
> >pasti terbakar." Lalu orang itu pergi, dan ternyata dia menemukan tempat
> >tinggalnya terbakar.
> >
> >Rasulullah saw bersabda, "Nama-nama yang paling disukai Allah SWT adalah
> >Abdullah dan Abdurrahman, nama yang paling mengena (benar) adalah Harits
> >(orang yang berusaha) dan Hammam (yang bercita-cita) dan sejelek-jelek
nama
> >adalah Harb (perang) dan Murrah (pahit)." (HR Bukhari, Muslim dan Nasa'i)
> >
> >Selain itu, disunahkan pula bagi orang tua si bayi untuk mencukur rambut
> >bayi itu dan bersedekah seberat timbangan rambutnya dengan perak (atau
> >nilainya), dan jika kesulitan, maka boleh ditimbang dengan emas. Hal ini
> >berdasarkan dengan hadis Nabi saw, dari Ali bin Abu Thalib ra, Rasulullah
> >saw pernah mengaqiqahkan Hasan dengan satu kambing dan bersabda, "Wahai
> >Fathimah! Cukurlah kepalanya, dan bersedekahlah dengan senilai perak
(atau
> >emas) seberat timbangan rambutnya." (HR Tirmidzi dan Ahmad)
> >
> >Azan di Telinga Anak yang Baru Dilahirkan
> >
> >Termasuk disunahkan mengazankan anak yang baru lahir di telinga kanan.
Hal
> >ini dimaksudkan agar yang pertama kali ia dengar adalah nama Allah.
> >
> >Dari Rafi' ra berkata, "Aku pernah melihat Nabi saw mengazankan (seperti)
> >azan salat di telinga Hasan bin Ali waktu Fathimah melahirkannya." (HR
> >Ahmad, Abu Daud dan Tirmizi).
> >
> >Dari Hasan bin Ali ra, Nabi saw bersabda, "Barangsiapa dikaruniai anak
lalu
> >ia mengazankannya di telinganya yang kanan dan mengiqamahkannya di
> >telinganya yang kiri, maka anak itu tidak akan terkena bahaya gangguan
> >setan."
> >
> >Menindik Telinga Anak
> >
> >Dalam kitab-kitab mazhab Hambali dikatakan, menindik telinga anak wanita
> >untuk perhiasan diperbolehkan (jaiz) dan dimakruhkan (haramkan) untuk
anak
> >laki-laki. Di dalam Fatawa Qadhi Khan, pengikut mazhab Hanafi,
disebutkan,
> >"Tidak masalah (boleh-boleh saja) menindik telinga anak perempuan. Mereka
> >pada zaman jahiliyah juga melakukan hal itu, tetapi Rasulullah saw tidak
> >membantahnya."
> >
> >Referensi:
> >1. Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq
> >2. Shahih Sunan Tirmizi, Muhammad Nashiruddin al-Albani
> >3. Zaadul Ma'ad, Ibnu Qayyim al-Jauziyah
> >
> >Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
> >
> >
> >----- Original Message -----
> >From: "Sulaeman" <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: "Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP"
> ><[email protected]>
> >Sent: November 06, 2006 12:16 PM
> >Subject: [ FUPM-EJIP ] Tanya Aqiqah
> >
> >
> > > Ass.wr.wb.
> > >
> > > Pa' ada yang punya artikel tentang Aqiqah mohon dikirim ya
pa',sekalian
> >mau
> > > tanya kapan sih rosululloh mengaqiqahkan dirinya ?
> > >
> > > Syukron
> > > Wass.wr.wb
> > > Sulaeman
> > >
> > >
> > > ********************************************************
> > > Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan
> EJIP
> > > ********************************************************
> > > Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
> > > http://www.usahamulia.net
> > >
> > > Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > ********************************************************
> > >
> > >
> >
> >
> >********************************************************
> >Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
> >********************************************************
> >Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
> >http://www.usahamulia.net
> >
> >Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> >[EMAIL PROTECTED]
> >
> >********************************************************
>
>
>
> ********************************************************
> Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
> ********************************************************
> Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
> http://www.usahamulia.net
>
> Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> [EMAIL PROTECTED]
>
> ********************************************************
>
>


----------------------------------------------------------------------------
----


> ********************************************************
> Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
> ********************************************************
> Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
> http://www.usahamulia.net
>
> Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> [EMAIL PROTECTED]
>
> ********************************************************


********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke