Judul buku : PANDUAN KEBANGKITAN ISLAM
Judul asli : Ash-shahwah Al-Islamiyah; Dhawabith wa Taujihat
Penulis : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin
Penerjemah : Muhammad Ihsan Zainuddin
Penerbit : Darul Haq, Jakarta
Tahun cetakan : (Cetakan I) Rabi'ul Tsani 1423 H/ Juni 2002 M
Ukuran buku : 26 cm, 315 halaman
Harga : Rp 34.000,-
Penerjemah berkata bahwa:
Buku ini adalah sebuah panduan dan bimbingan serta komando dari panglima ilmu dan ulama dunia abad dua puluh satu ini, ulama besar anggota Dewan Fatwa di Kerajaan Saudi Arabia, sumber pancaran sinar dunia Islam yang menerangi segenap pelosok penjuru dunia. Shawah Islamiyah (Kebangkitan Islam) adalah judul aslinya yang di Indonesiakan dengan judul "Panduan Kebangkitan Islam".
Buku yang terdiri dari tiga materi dan beberapa bab serta pasal ini dengan tegas dan jelas menyampaikan pesan, wasiat, perintah, garis dan komando yang jitu bagi umat Islam di seluruh dunia, khususnya para da'i terlebih generasi muda. Dengan disertai dalil-dalil nash syara' yang shahih dan analisa yang tajam dan mendalam, buku inilah yang kita cari-cari selama kegelapan alam dakwah setelah hancur lebur Khilafah Islamiyah dan tercerai-berainya ukhuwah muslimin dunia.
Maka buku ini adalah warisan zaman kini yang mampu mendiagnosa penyakit umat Islam dengan tepat, meramu obatnya yang mujarab, melatih dan membimbing dengan kegiatan yang penuh kedisiplinan dan kiat serta jurus pembelaan diri yang tangguh terhadap serangan musuh umat ini yang amat kejam.
Di dalam buku ini, strategi dan makar musuh kaum muslimin ditelanjangi, dipertontonkan dengan gamblang dan jelas, menarik perhatian umat tercinta untuk segera merajut kembali tali-tali ukhuwah, memasang strategi dan menyatukan komando merebut kembali kejayaan memimpin kebudayaan dunia di timur dan di barat.
Setiap problem umat ini dipecahkannya denga petunjuk yang mudah dan sangat sederhana sebagaimana jiwa agama yang sangat lurus ini, sehinga dapat menjadi cermin bagi generasi penerus berkaca menemukan kesadaran dan jati dirinya yaitu "Khairu Ummah" yang dibuktikan dengan akhlak karimah dan izzatin nafs -harga diri yang tinggi- sepanjang zaman dari awal terbitnya sinar Al-qur'an sampai akhir zaman kembalinya penegak as-sunnah menemui sang Kekasih Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam di dalam Haudh telaga di Akhirat kelak.
Semoga buku ini senantiasa mendapatkan barokah dari Allah sehingga terus bermanfaat bagi setiap pemimpin umat serta segenap kaum muslimin di dunia. Amien.
[At-Taqwa Online]
Pada hari Sabtu, tanggal 11/11/2006 pada 23:45 +0700, Fdb_Washing menulis:
Bismillahirrahmanirrahiim
saudara-saudaraku...
Indonesia adalah negeri yang kita cintai, negerinya kaum muslimin, negerinya orang2 islam bahkan penduduk islam terbesar dunia.
subhanallah ! bukan negeri kufur yang bebas melakukan tindakan seenak nafsu masing2.
dari dahulu negeri kita dipimpin oleh orang2 islam, mayoritas pemerintahan dijalankan orang2 muslim.
Adzan sebagai syiar terbesar islam berkumandang dinegeri ini sampai2 adzan yang bid'ah pun merebak , mesjid ribuan jumlahnya, syariat islampun berlaku sebagiannya, hukum nikah, waris,puasa, haji dll bahkan dakwah secara terang2an menjelaskan syariat2 islam: khamr haram, Zina haram, riba haram, Jilbab wajib dst . ...inilah Indonesia negeri kita orang2 muslim..bukan negeri kufur.
namun demikian..
seperti halnya masing2 orang, ada orang islam yang taat dan ada orang islam yang kurang taat bahkan ada orang islam yang suka maksiat. naudzubillah !!
begitupun negeri2 kaum muslimin, ada negeri yang taat dan ada negeri yang kurang taat.
negeri2 yang kurang taat yang salah satunya tidak berhukum dengan hukum Allah dan masih memakai hukum buatan manusia
yang tentunya dilatar belakangi oleh berbagai macam faktor.
tidak berhukum dengan hukum Allah adalah salah satu dosa besar.
maka bagi pemerintah negeri2 muslim yang berbuat zhalim , salah satunya tidak berhukum dengan hukum Allah maka sunatullah berlaku.
akan tetapi tidaklah pemimpin yang zhalim melainkan rakyatnya sudah terlebih dahulu berbuat kezhaliman,
inilah realita yang terjadi dinegeri kita...
-kita saksikan berjuta kubur disembah, bersimpuh penuh kekhusyuan, memohon keramat, jodoh, harta dst. datang kegunung2 dan tempat2 keramat (katanya)...Naudzubillahi min dzalik
-berpuluh ribu kaum muslimin bahkan berjuta kaum muslimin meninggalkan shalat yang Allah wajibkan yaa...subhanallah !!
kadang anak sholat-bapak tidak sholat, suami sholat-istri tidak dan sebaliknya.dst
banyak juga yang meninggalkan sholat bukan karena malas, tapi memang meyakini bahwa tidak perlu shalat.
enak kelihatannya, santai...tanpa rasa berdosa. pergaulan bebas dan narkoba merajalela.
-berbagai macam bid'ah tersebar mengubur sunnah, bahkan yang sunnah bisa dianggap bid'ah dan yang bid'ah dianggap sunnah dst. sangat banyak sekali
-kaum muslimin keluar masuk pintu perdukunan
-berpuluh ribu bahkan berjuta kaum muslimah berpakaian yang pada hakikatnya telanjang..bahkan ajaran2 yang akan menelanjangi
kaum muslimah sudah masuk ke perguruan2 tinggi islam dst. Laahaula walaa kuwwata illa billah
maka...
kalau dilihat dengan kaca mata dinegeri kita ini, kalau mau tidak dikatakan negeri kaum muslimin yang bejat, rusak.
mengharap pemimpin yang adil, pemimpin yang berhukum dengan hukum Allah???....hilang sudah jutaan kepala dari leher,
bagaimana hukum islam ,yakni hukuman didunia bagi yang meninggalkan sholat ?....belum hukuman lainnya.
masyarakat kita umumnya belum faham, kurang mengerti..dst. inilah akar-akar kerusakan!!
Alangkah Indahnya ungkapan yang disampaikan oleh As Syaikh Muhammad bin sholeh al Utsaimin rahimahullah :
tidaklayak kita bandingkan islam dengan keadaan masyarakat kaum muslimin saat ini, karena kaum muslimin saat ini sudah melakukan perkara yang besar,melaksanakan larangan-Nya dan meninggalkan perintah-Nya,
yakni jika seseorang tinggal dinegeri kaum muslimin maka seolah-olah ia seperti tidak tinggal dinegeri kaum muslimin.
alangkah sombongnya, alangkah angkuhnya orang2 yang menuduh beliau tidak faham terhadap waqi (realita), bahkan sebaliknya beliau sangat alim beliau tahu apa sebenarnya penyakit yang terjadi pada umat ini.
mereka yang menuduh sibuk mencari2 berita yang terbit dari orang2 kuffar melalui internet, majalah, potongan2 koran,TV dll.
sibuk membuat atribut2 demo, turun kejalan2,yang tentunya membuat orang2 kuffar semakin senang.
bagaimana tidak senang, mereka melihat kaum muslimin terperangkap dengan cara2 mereka.
waktu yang dimiliki kita kaum muslimin jadi tidak terfokus,terlalaikan untuk mempelajari islam, mengajarkan islam dll.
setiap waktu saling mencurigai,sibuk propaganda wakil2 mereka, bahkan saling cacimaki, tawuran,pengrusakan
melawan aparat, aparatnya muslim yang demo muslim maka mereka sesama muslim saling diadu domba.
jika calon dari kelompoknya tidak jebol atau tidak terpilih, maka tidak adalagi sikap menerima , aksi damai.
yang ada anarkis. pengrusakan fasilitas, pengerahan massa. bahkan ini dilakukan oleh yang mengaku berbasis islam.
kita lihat sejumlah kejadian dari pilkada. begitu mengerikan...
-nah...maka hendaklah bersikap tidak saling menuduh, penguasa begini dan begitu....
namun banyak beristighfar kepada Allah dan segera memperbaiki diri masing2, meninggalkan segala kekeliruannya
seperti kaidah2 yang diajarkan oleh para ulama, yakni min dan ila, dari dan ke.
dari syirik kepada tauhid
dari bid'ah kepada sunnah
dari ingkar kepada taat
dari maksiat kepada Amal sholeh dst.
dan ini harus diterapkan oleh masing2 individu,keluarga,masyarakat,rakyat begitu juga penguasa, agar tercipta masyarakat Muslimin yang Muwahid, Muttaqin.
jikalau begitu maka sangat diperlukannya menegakkan Adda'wah Ilallah, menyeru manusia kejalan Allah. membersihkan amal ibadah dari noda syirik,bid'ah, khurafat, takhayul dll.
juga mengajarkan masyarakat ,membentuk masyarakat yang mengenal Allah dan rasul-Nya juga aturan2/syariat2 Nya bukan masyarakat yang jahil dan tidak mengenal Allah dan rasul-Nya.
Semangat-semangat saja belum cukup, berani-berani saja belum cukup.
teringat suatu ketika menyampaikan hadits iftiraqul ummah, berpecahnya umat menjadi 73 firqah yang 72 terancam neraka yang 1 yang selamat.
maka waktu itu di katakan:
" jangan2 ini hadits buatan CIA untuk memecahbelah umat islam?"
subhanallah, kasian para ulama Ahlul hadits yang hingga akhir hayyat nya mengabdi kepada hadits2 rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, dan menyampaikannya kepada umat. malah mendapat tanggapan yang sedemikian.
tidak ada kaitannya ulama dengan CIA bahkan dengan pemerintahanpun tidak ada sama sekali mereka ikhlas karena Allah, dapat dilihat dibiografi kehidupan2 mereka.
yang menarik disini ialah sangkaan nya langsung tertuju kepada CIA.
padahal menurut penelitian, hadits-hadits tentang terpecahnya umat menjadi 73 golongan dan satu golongan yang masuk surga, lebih kurang ada lima belas hadits yang diriwayatkan oleh lebih dari sepuluh ahli hadits dari 14 (empat belas) shahabat Rasulullah SAW, yaitu ; Abu Hurairah, Mu'awiyah, Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash, Auf bin Malik, Abu Umamah, Ibnu Mas'ud, Jabir bin Abdillah, Sa'ad bin Abi Waqqash, Abu Darda', Watsilah bin Al-Asqa', Amr bin 'Auf Al-Muzani, Ali bin Abi Thalib, Abu Musa Al-Asy'ariy, dan Anas bin Malik.
dan hadits tersebut shahih.
Ingat saudara-saudaraku...
mari kita bangun persatuan diatas landasan yang kokoh dan kuat yakni berpegang kepada tali Agama Allah.
pernahkah kita memimpin rumahtangga ?? pening , lelah, capek, banyak fikiran, harus memenuhi kebutuhan, mencari nafkah dst. berbagai tuntutan, uang saku/jajan, biaya sekolah anak,air listrik perumahan, pengobatan dll.
nah, bagaimana jika kita menjadi penguasa, yang mengendalikan beratus juta kepala, beratus juta keinginan, ambisi,berlainan cara fikir dst. satu persoalan hilang muncul yang baru.., belum tuntutan dari masing2 kelompok, rongrongan dari negeri lain.
namun demikian bukan berarti penguasa dibiarkan/diperbolehkan berbuat zhalim, akan tetapi tidak juga bebas rakyat melakukan cara-cara untuk menghakimi, karena aturan2 yang ditetapkan dalam islam sangat mulia yang menutup pintu kerusakan.
banyak cara dalam islam yang mengatur sikap rakyat kepada penguasa,mendakwahi dan mengajarkan mereka tentunya bukan dilakukan oleh sembarang orang.
dan dilakukan dengan cara2 yang benar2 menyentuh hati mereka, secara tertutup dst. wallahu a'lam
bukan dengan cara2 yang meniru orang2 kuffar.
pernah diceritakan bahwa guru salah seorang ustadz saya yang telah wafat rahimahullah, pernah menasihati penguasa dinegeri ini namun tidak ada yang tahu pembicaraan diantara mereka bahkan ustadz pun diberitahu belakangan.
padahal beliau seorang berilmu yang cukup terkenal dinegeri ini juga termasuk pembesar yang disegani, beliau sangat berpengaruh.
jikalau mau beliau rahimahullah bisa berbuat lebih dari itu , namun kata beliau begitulah memang yang diajarkan islam.
dan sebagiannya berhasil sehingga melakukan ketaatan spt.sholat dst. wallahu a'lam
saudara-saudaraku...
Berusahalah sesuai kemampuan masing2 , jangan takalluf (membebani diluar kemampuan) jangan tergesa2 mengharapkan tujuan
sehingga memakai berbagai cara demi mencapai tujuan.
bukanlah baru kemarin negeri ini rusak, sudah berpuluh tahun lamanya kita rusak.
bila di saat ini kita belum berhasil , kita do'akan semoga anak keturunan kita yang akan berhasil mewujudkan harapan yang mulia ini.
asalkan tetap kita berpegang dengan tali Allah , yakni mengikuti jalannya ketentuan2 yang telah Allah tetapkan melalui nabi dan rasul-Nya Muhammad shalalahu alaihi wa sallam.
teringat sebuah hadits di kitab syarhus sunnah oleh al Imam Albarbahari rahimahullah (beliau sezaman dengan Imam Ahmad bin hambal rahimahullah) meski lupa lafadz nya namun maknanya : Rasulullah telah tinggalkan untuk kita(umatnya) yang putih malamnya seperti siangnya, tidaklah berpaling darinya (yakni sesudah beliau wafat) melainkan orang2 yang binasa.
_maka dari itu jika kita berpaling dari jalannya rasulullah maka binasalah kita_
Naudzubillah! kita bermohon kepada Allah semoga diberi keselamatan di dunia dan akhirat.amin
mempelajari islam,menanamkan ajaran Islam, amar ma'ruf nahi munkar, menjalankan sunnah2 rasulullah shalallahu alaihi wa sallam didalam diri, keluarga dan masyarakat salah satu tindakan yang sangat-sangat konkrit.
karena:
"Masing-masing dari kalian adalah pemimpin, dan masing-masing dari kalian akan ditanya tentang kepemimpinan nya itu"
(Muttafaqun alaihi)
akankah ini dinilai sebagai sikap menghujat sesama muslim,menyerang sesama muslim, memecah belah muslim???
Wallahu a'lam
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf Of dody.m
Sent: 11 Nopember 2006 9:55
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Demonstrasi
jawaban spt bapak sudah sering kita dengar , tapi belum menjawab masalah
aktual yg sekarng terjadi khususnya diindonesia.
bagaimana penerapan konkrit siyasah as syar'iyyah menurut alquran dan
sunnah dlm kondisi spt diindonesia yg berpenduduk mayoritas islam ,tidak
berhukum alquran & sunnah ,yg ada ya politik spt sekarang ?
saat ini ada sebagian ummat islam yg berijtihad untuk terjun ke dunia
politik praktis bukan karena mengakui hukum selain Alloh dan bukan juga
karena semata2 mengejar uang dan jabatan tapi karena menghindari
keburukan yg akan menimpa ummat kalau dibiarkan parlement/pemerintahan
diisi oleh orang non muslim. apakah mereka juga termasuk org2 yg
berhukum kepada hukum2 selain Alloh ?
On Sat, 2006-11-11 at 03:23 +0700, Fdb_Washing wrote:
> Demontrasi, Parlemen, Partai Politik. tidak ada dalam alquran dan
> sunnah, karena itu hukum buatan orang2 kafir
> lalu...bukankah ada siyasah as syar'iyyah , al ahkam asulthaniyyah
> dll. dari politik yang diajarkan islam.
>
> apakah sama hukum Allah dengan buatan manusia???..
>
> kalu dilihat kampanye untuk memboikot produk2 mereka paling keras dan
> paling lantang..
> tapi hukum2 product mereka tulen(demontrasi,parlemen,par-pol dst.)
> diadopsi bahkan banyak juga tuh yang bela mati-matian..aneh khan??
>
> Wallahu a'lam
>
>
> ______________________________________________________
>
> ********************************************************
> Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan
> DKM Di kawasan EJIP
> ********************************************************
> Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi
> situs SAMARADA :
> http://www.usahamulia.net
>
> Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> [EMAIL PROTECTED]
>
> ********************************************************
> ********************************************************
> Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
> ********************************************************
> Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
> http://www.usahamulia.net
>
> Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> [EMAIL PROTECTED]
>
> ********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
