Bismillahirrahmanirrahiim
saudara-saudaraku...
Indonesia adalah negeri yang kita cintai, negerinya kaum muslimin, negerinya
orang2 islam bahkan penduduk islam terbesar dunia.
subhanallah ! bukan negeri kufur yang bebas melakukan tindakan seenak nafsu
masing2.
dari dahulu negeri kita dipimpin oleh orang2 islam, mayoritas pemerintahan
dijalankan orang2 muslim.
Adzan sebagai syiar terbesar islam berkumandang dinegeri ini sampai2 adzan yang
bid'ah pun merebak , mesjid ribuan jumlahnya, syariat islampun berlaku
sebagiannya, hukum nikah, waris,puasa, haji dll bahkan dakwah secara terang2an
menjelaskan syariat2 islam: khamr haram, Zina haram, riba haram, Jilbab wajib
dst . ...inilah Indonesia negeri kita orang2 muslim..bukan negeri kufur.
namun demikian..
seperti halnya masing2 orang, ada orang islam yang taat dan ada orang islam
yang kurang taat bahkan ada orang islam yang suka maksiat. naudzubillah !!
begitupun negeri2 kaum muslimin, ada negeri yang taat dan ada negeri yang
kurang taat.
negeri2 yang kurang taat yang salah satunya tidak berhukum dengan hukum Allah
dan masih memakai hukum buatan manusia
yang tentunya dilatar belakangi oleh berbagai macam faktor.
tidak berhukum dengan hukum Allah adalah salah satu dosa besar.
maka bagi pemerintah negeri2 muslim yang berbuat zhalim , salah satunya tidak
berhukum dengan hukum Allah maka sunatullah berlaku.
akan tetapi tidaklah pemimpin yang zhalim melainkan rakyatnya sudah terlebih
dahulu berbuat kezhaliman,
inilah realita yang terjadi dinegeri kita...
-kita saksikan berjuta kubur disembah, bersimpuh penuh kekhusyuan, memohon
keramat, jodoh, harta dst. datang kegunung2 dan tempat2 keramat
(katanya)...Naudzubillahi min dzalik
-berpuluh ribu kaum muslimin bahkan berjuta kaum muslimin meninggalkan shalat
yang Allah wajibkan yaa...subhanallah !!
kadang anak sholat-bapak tidak sholat, suami sholat-istri tidak dan
sebaliknya.dst
banyak juga yang meninggalkan sholat bukan karena malas, tapi memang meyakini
bahwa tidak perlu shalat.
enak kelihatannya, santai...tanpa rasa berdosa. pergaulan bebas dan narkoba
merajalela.
-berbagai macam bid'ah tersebar mengubur sunnah, bahkan yang sunnah bisa
dianggap bid'ah dan yang bid'ah dianggap sunnah dst. sangat banyak sekali
-kaum muslimin keluar masuk pintu perdukunan
-berpuluh ribu bahkan berjuta kaum muslimah berpakaian yang pada hakikatnya
telanjang..bahkan ajaran2 yang akan menelanjangi
kaum muslimah sudah masuk ke perguruan2 tinggi islam dst. Laahaula walaa
kuwwata illa billah
maka...
kalau dilihat dengan kaca mata dinegeri kita ini, kalau mau tidak dikatakan
negeri kaum muslimin yang bejat, rusak.
mengharap pemimpin yang adil, pemimpin yang berhukum dengan hukum
Allah???....hilang sudah jutaan kepala dari leher,
bagaimana hukum islam ,yakni hukuman didunia bagi yang meninggalkan sholat
?....belum hukuman lainnya.
masyarakat kita umumnya belum faham, kurang mengerti..dst. inilah akar-akar
kerusakan!!
Alangkah Indahnya ungkapan yang disampaikan oleh As Syaikh Muhammad bin sholeh
al Utsaimin rahimahullah :
tidaklayak kita bandingkan islam dengan keadaan masyarakat kaum muslimin saat
ini, karena kaum muslimin saat ini sudah melakukan perkara yang
besar,melaksanakan larangan-Nya dan meninggalkan perintah-Nya,
yakni jika seseorang tinggal dinegeri kaum muslimin maka seolah-olah ia seperti
tidak tinggal dinegeri kaum muslimin.
alangkah sombongnya, alangkah angkuhnya orang2 yang menuduh beliau tidak
faham terhadap waqi (realita), bahkan sebaliknya beliau sangat alim beliau tahu
apa sebenarnya penyakit yang terjadi pada umat ini.
mereka yang menuduh sibuk mencari2 berita yang terbit dari orang2 kuffar
melalui internet, majalah, potongan2 koran,TV dll.
sibuk membuat atribut2 demo, turun kejalan2,yang tentunya membuat orang2 kuffar
semakin senang.
bagaimana tidak senang, mereka melihat kaum muslimin terperangkap dengan cara2
mereka.
waktu yang dimiliki kita kaum muslimin jadi tidak terfokus,terlalaikan untuk
mempelajari islam, mengajarkan islam dll.
setiap waktu saling mencurigai,sibuk propaganda wakil2 mereka, bahkan saling
cacimaki, tawuran,pengrusakan
melawan aparat, aparatnya muslim yang demo muslim maka mereka sesama muslim
saling diadu domba.
jika calon dari kelompoknya tidak jebol atau tidak terpilih, maka tidak adalagi
sikap menerima , aksi damai.
yang ada anarkis. pengrusakan fasilitas, pengerahan massa. bahkan ini dilakukan
oleh yang mengaku berbasis islam.
kita lihat sejumlah kejadian dari pilkada. begitu mengerikan...
-nah...maka hendaklah bersikap tidak saling menuduh, penguasa begini dan
begitu....
namun banyak beristighfar kepada Allah dan segera memperbaiki diri masing2,
meninggalkan segala kekeliruannya
seperti kaidah2 yang diajarkan oleh para ulama, yakni min dan ila, dari dan ke.
dari syirik kepada tauhid
dari bid'ah kepada sunnah
dari ingkar kepada taat
dari maksiat kepada Amal sholeh dst.
dan ini harus diterapkan oleh masing2 individu,keluarga,masyarakat,rakyat
begitu juga penguasa, agar tercipta masyarakat Muslimin yang Muwahid, Muttaqin.
jikalau begitu maka sangat diperlukannya menegakkan Adda'wah Ilallah, menyeru
manusia kejalan Allah. membersihkan amal ibadah dari noda syirik,bid'ah,
khurafat, takhayul dll.
juga mengajarkan masyarakat ,membentuk masyarakat yang mengenal Allah dan
rasul-Nya juga aturan2/syariat2 Nya bukan masyarakat yang jahil dan tidak
mengenal Allah dan rasul-Nya.
Semangat-semangat saja belum cukup, berani-berani saja belum cukup.
teringat suatu ketika menyampaikan hadits iftiraqul ummah, berpecahnya umat
menjadi 73 firqah yang 72 terancam neraka yang 1 yang selamat.
maka waktu itu di katakan:
" jangan2 ini hadits buatan CIA untuk memecahbelah umat islam?"
subhanallah, kasian para ulama Ahlul hadits yang hingga akhir hayyat nya
mengabdi kepada hadits2 rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, dan
menyampaikannya kepada umat. malah mendapat tanggapan yang sedemikian.
tidak ada kaitannya ulama dengan CIA bahkan dengan pemerintahanpun tidak ada
sama sekali mereka ikhlas karena Allah, dapat dilihat dibiografi kehidupan2
mereka.
yang menarik disini ialah sangkaan nya langsung tertuju kepada CIA.
padahal menurut penelitian, hadits-hadits tentang terpecahnya umat menjadi 73
golongan dan satu golongan yang masuk surga, lebih kurang ada lima belas hadits
yang diriwayatkan oleh lebih dari sepuluh ahli hadits dari 14 (empat belas)
shahabat Rasulullah SAW, yaitu ; Abu Hurairah, Mu'awiyah, Abdullah bin 'Amr bin
Al-'Ash, Auf bin Malik, Abu Umamah, Ibnu Mas'ud, Jabir bin Abdillah, Sa'ad bin
Abi Waqqash, Abu Darda', Watsilah bin Al-Asqa', Amr bin 'Auf Al-Muzani, Ali bin
Abi Thalib, Abu Musa Al-Asy'ariy, dan Anas bin Malik.
dan hadits tersebut shahih.
Ingat saudara-saudaraku...
mari kita bangun persatuan diatas landasan yang kokoh dan kuat yakni berpegang
kepada tali Agama Allah.
pernahkah kita memimpin rumahtangga ?? pening , lelah, capek, banyak fikiran,
harus memenuhi kebutuhan, mencari nafkah dst. berbagai tuntutan, uang
saku/jajan, biaya sekolah anak,air listrik perumahan, pengobatan dll.
nah, bagaimana jika kita menjadi penguasa, yang mengendalikan beratus juta
kepala, beratus juta keinginan, ambisi,berlainan cara fikir dst. satu
persoalan hilang muncul yang baru.., belum tuntutan dari masing2 kelompok,
rongrongan dari negeri lain.
namun demikian bukan berarti penguasa dibiarkan/diperbolehkan berbuat zhalim,
akan tetapi tidak juga bebas rakyat melakukan cara-cara untuk menghakimi,
karena aturan2 yang ditetapkan dalam islam sangat mulia yang menutup pintu
kerusakan.
banyak cara dalam islam yang mengatur sikap rakyat kepada penguasa,mendakwahi
dan mengajarkan mereka tentunya bukan dilakukan oleh sembarang orang.
dan dilakukan dengan cara2 yang benar2 menyentuh hati mereka, secara tertutup
dst. wallahu a'lam
bukan dengan cara2 yang meniru orang2 kuffar.
pernah diceritakan bahwa guru salah seorang ustadz saya yang telah wafat
rahimahullah, pernah menasihati penguasa dinegeri ini namun tidak ada yang tahu
pembicaraan diantara mereka bahkan ustadz pun diberitahu belakangan.
padahal beliau seorang berilmu yang cukup terkenal dinegeri ini juga termasuk
pembesar yang disegani, beliau sangat berpengaruh.
jikalau mau beliau rahimahullah bisa berbuat lebih dari itu , namun kata beliau
begitulah memang yang diajarkan islam.
dan sebagiannya berhasil sehingga melakukan ketaatan spt.sholat dst. wallahu
a'lam
saudara-saudaraku...
Berusahalah sesuai kemampuan masing2 , jangan takalluf (membebani diluar
kemampuan) jangan tergesa2 mengharapkan tujuan
sehingga memakai berbagai cara demi mencapai tujuan.
bukanlah baru kemarin negeri ini rusak, sudah berpuluh tahun lamanya kita rusak.
bila di saat ini kita belum berhasil , kita do'akan semoga anak keturunan kita
yang akan berhasil mewujudkan harapan yang mulia ini.
asalkan tetap kita berpegang dengan tali Allah , yakni mengikuti jalannya
ketentuan2 yang telah Allah tetapkan melalui nabi dan rasul-Nya Muhammad
shalalahu alaihi wa sallam.
teringat sebuah hadits di kitab syarhus sunnah oleh al Imam Albarbahari
rahimahullah (beliau sezaman dengan Imam Ahmad bin hambal rahimahullah) meski
lupa lafadz nya namun maknanya : Rasulullah telah tinggalkan untuk
kita(umatnya) yang putih malamnya seperti siangnya, tidaklah berpaling darinya
(yakni sesudah beliau wafat) melainkan orang2 yang binasa.
_maka dari itu jika kita berpaling dari
jalannya rasulullah maka binasalah kita_
Naudzubillah! kita bermohon kepada Allah semoga diberi keselamatan di dunia
dan akhirat.amin
mempelajari islam,menanamkan ajaran Islam, amar ma'ruf nahi munkar, menjalankan
sunnah2 rasulullah shalallahu alaihi wa sallam didalam diri, keluarga dan
masyarakat salah satu tindakan yang sangat-sangat konkrit.
karena:
"Masing-masing dari kalian adalah pemimpin, dan masing-masing dari kalian akan
ditanya tentang kepemimpinan nya itu"
(Muttafaqun alaihi)
akankah ini dinilai sebagai sikap menghujat sesama muslim,menyerang sesama
muslim, memecah belah muslim???
Wallahu a'lam
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of dody.m
Sent: 11 Nopember 2006 9:55
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Demonstrasi
jawaban spt bapak sudah sering kita dengar , tapi belum menjawab masalah
aktual yg sekarng terjadi khususnya diindonesia.
bagaimana penerapan konkrit siyasah as syar'iyyah menurut alquran dan
sunnah dlm kondisi spt diindonesia yg berpenduduk mayoritas islam ,tidak
berhukum alquran & sunnah ,yg ada ya politik spt sekarang ?
saat ini ada sebagian ummat islam yg berijtihad untuk terjun ke dunia
politik praktis bukan karena mengakui hukum selain Alloh dan bukan juga
karena semata2 mengejar uang dan jabatan tapi karena menghindari
keburukan yg akan menimpa ummat kalau dibiarkan parlement/pemerintahan
diisi oleh orang non muslim. apakah mereka juga termasuk org2 yg
berhukum kepada hukum2 selain Alloh ?
On Sat, 2006-11-11 at 03:23 +0700, Fdb_Washing wrote:
> Demontrasi, Parlemen, Partai Politik. tidak ada dalam alquran dan
> sunnah, karena itu hukum buatan orang2 kafir
> lalu...bukankah ada siyasah as syar'iyyah , al ahkam asulthaniyyah
> dll. dari politik yang diajarkan islam.
>
> apakah sama hukum Allah dengan buatan manusia???..
>
> kalu dilihat kampanye untuk memboikot produk2 mereka paling keras dan
> paling lantang..
> tapi hukum2 product mereka tulen(demontrasi,parlemen,par-pol dst.)
> diadopsi bahkan banyak juga tuh yang bela mati-matian..aneh khan??
>
> Wallahu a'lam
>
>
> ______________________________________________________
>
> ********************************************************
> Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan
> DKM Di kawasan EJIP
> ********************************************************
> Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi
> situs SAMARADA :
> http://www.usahamulia.net
>
> Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> [EMAIL PROTECTED]
>
> ********************************************************
> ********************************************************
> Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
> ********************************************************
> Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
> http://www.usahamulia.net
>
> Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
> [EMAIL PROTECTED]
>
> ********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************