________________________________

From: Susiana  
 Sent: Friday, March 09, 2007 2:14 PM
To: TRIPOLYTA LADIES; muslimmen; musarema
Cc: Rendi Purnama; Ratna Kusumayani; Nufus, Muniati (NF); Nini. Nuraini;
Nety Budiningsih; Liana Awaludin; Ikhsan; Ika Aprilia; Hermawan. Maone;
Galih H. Praptowo; Fdb_Washing; Ella Lestiana; Edijanti Elfira; Djoko
Prabowo - AD2; Ansor M Muchtar; Agus KH
Subject: Spam: NASEHAT (BAGI KAUM MUSLIMIN DALAM MENYIKAPI) TAHUN YANG
PENUH DENGAN TERJADINYA GEMPA BUMI/BENCANA


 
BismillaaHir Rohmaannir Rohiim
Assalamu'alaykum wa RohmatulloHi Ta'alaa wa BarokatuHu
 
NASEHAT (BAGI KAUM MUSLIMIN DALAM MENYIKAPI) TAHUN YANG PENUH DENGAN
TERJADINYA GEMPA BUMI/BENCANA
 Penulis: Fadhilatu As Syaikh 'Abdul Aziz bin 'Abdillah bin Bazz
Rahimahullah    
<http://www.darussalaf.or.id/myprint.php?sid=334>
<http://www.darussalaf.or.id/index.php?name=Recommend_Us&req=FriendSend&;
sid=334>  

Segala puji hanya milik Allah , shalawat dan salam tetap terlimpah
kepada Rasulullah, keluarganya, shahabat-shahabatnya dan orang-orang
yang mengikuti petunjuk beliau. Amma ba'du :
Sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui dengan
semua perkara yang telah Allah tetapkan dan takdirkan. Sebagaimana pula
Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui dengan semua apa-apa yang
telah Allah syari'atkan kepada para hamba-Nya dan apa-apa yang telah
Allah perintahkan kapada mereka. 

Dan Allah menciptakan segala sesuatu yang Allah kehendaki dari
tanda-tanda kekuasaannya (diantaranya dengan terjadinya genpa bumi dan
bencana yang lainnya). Allah mentakdirkan terjadinya gempa bumi dan
bencana yang lainnya dalam rangka untuk menakuti hamba-hamba-Nya, dan
dalam rangka memperingatkan mereka atas apa-apa yang telah Allah
wajibkan kepada mereka dari hak-hak Allah (yang kebanyakan mereka tidak
menunaikannya), dan dalam rangka memperingatkan mereka dari perbuatan
syirik kepada Allah (yang banyak mereka lakukan) dan sebagai peringatan
dari perbuatan menyelisihi perintahnya. 

Demikian pula Allah takdirkan terjadinya gempa bumi dan berbagai macam
musibah/bencana yang lainnya dalam rangka memperingatkan hamba-hamba-Nya
karena mereka terus menerus menjalankan hal-hal yang dilarang Allah. 
Sebagaimana firman Allah Ta'ala (yang artinya) : 
" Dan tidaklah kami mengirimkan tanda-tanda itu kecuali dalam rangka
untuk menakuti" (Al-Isra:60)
Dan firman Allah (yang artinya) :
" Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami dari
segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri. Sehingga jelaslah bagi mereka
bahwa Al Qur'an adalah haq. Dan apakah Rabb mu tidak cukup bagi kamu,
bahwasanya Dia menyaksikan segala sesuatu ?" (Q.S. Fushilat : 53). 

Dan firman Allah Ta'ala (artinya) : "Katakanlah Dialah (Allah) yang
berkuasa untuk mengirimkan adzab kepada kalian, dari atas kalian, atau
dari bawah kaki-kaki kalian, atau Dia mencampurkan kalian dalam
golongan-golongan dan merasakan kepada sebagian kalian kekuatan/
keganasan sebagian yang lain " (QS. Al An'am : 65)

Imam Bukhari telah meriwayatkan dalam kitab shahihnya dari Jabir bin
'Abdillah dari Nabi bahwasnya beliau telah berkata, ketika turun firman
Allah Ta'ala (yang artinya) : "Katakanlah : Dialah (Allah) yang berkuasa
untuk mengirimkan adzab kepada kalian, dari atas kalian. Berkata
Rosulullah (artinya) : (ya Allah) aku berlindung dengan wajah Engkau.

Abu Syaikh Al Ashbahany telah meriwatkan dari mujahid tentang tafsir
ayat ini (artinya) : "Katakanlah : Dialah (Allah) yang berkuasa untuk
mengirimkan adzab kepada kalian dari atas kalian : "Berkata mujahid
(dikirimkan kepada kalian suara yang mengguntur/menggelegar, batu-batu
dan angin." Atau adzab dari bawah kaki-kaki kalian: "Berkata Mujahid :
(terjadinya) gempa bumi dan musibah tenggelam.

Dan merupakan suatu hal yang tidak diragukan lagi, bahwasanya semua yang
diakibatkan dari terjadinya gempa-gempa bumi pada hari-hari terakhir ini
di berbagai/banyak tempat/penjuru, itu merupakan sebagian dari
tanda-tanda kekuasaan Allah yang dengan tanda-tanda tersebut Allah
menakuti hamba-hambaNya.

Dan semua yang terjadi sebagai akibat dari terjadinya gempa-empa bumi
atau bencana yang lainnya, yang semua itu mengakibatlan kemudhorotan
bagi hamba-hamba Allah dan menyebabkan berbagai macam kemelaratan,
kasakitan, kematian, penderitaan bagi mereka, semua itu terjadi karena
disebabkan perbuatan syirik dan maksiat yang mereka lakukan. 

Hal ini sebagaimana yang Allah Ta'ala firmankan (artinya) : 
"Dan musibah apa saja yang menimpa kalian , maka itu karena disebabkan
perbuatan tangan-tangan kalian sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian
besar (dari kesalahan-kesalahanmu)" (QS. Asy Syura:30). 

Dan firman Allah (artinya) : "kebaikan/nikmat apa saja yang kamu
peroleh, maka itu semua datangnya dari Allah. Dan kejelekan/musibah apa
saja yang menimpamu, maka itu semua dari (kesalahan/dosa) dirimu
sendiri" (QS. An Nisa: 79). 

Dan firman Allah (artinya) : "Maka masing-masing (mereka itu) Kami adzab
karena disebabkan dosanya. Maka diantara mereka ada yang Kami timpakan
hujan batu kepadanya, dan diantara mereka ada yang kami siksa deangan
suara keras yang mengguntur, dan diantara mereka ada yang Kami benamkan
kedalam bumi, dan diantara mereka ada yang Kami tenggelamkan. Dan Allah
tidaklah sekali-kali hendak menganiaya mereka , akan tetapi merekalah
yang menganiaya diri-diri mereka sendiri" (QS. Al Ankabut:40)

Maka merupakan kewajiban atas semua orang yang telah Allah bebankan
syari'at (mukallaf) dari kalangan kaum muslimin, untuk segera bertaubat
kepada Allah, dan berpegang teguh dengan agamanya. Dan wajib bagi mereka
untuk memperingatkan/menjauhi/meninggalkan dari setiap yang dilarang
oleh Allah berupa perbuatan syirik dan perbuatan maksiat. Sehingga
dengan itu semua akan mendatangkan keselamatan dan keberuntungan bagi
mereka dari berbagai macam keburukan/bencana di dunia dan akherat.

Dan sehingga dengan sebab itu pula, Allah akan mengangkat/menghilangkan
semua musibah dan bencana dari mereka, serta memberikan karunia kapada
mereka dengan berbagai kebaikan/nikmat. Hal ini sebagai firman Allah
(artinya) : "kalau sekiranya penduduk suatu negeri itu mereka beriman
dan bertakwa, kami pasti akan membukakan /melimpahkan kepada mereka
barokah-barokah dari langit dan bumi. Akan tetapi mereka mendustakan
(ayat-ayat kami), maka kami siksa mereka disebabakan perbuatan yang
mereka lakukan." (QS. Al A'raf: 96).

Dan firman Allah (artinya) : "Kalau sekiranya mereka sungguh-sungguh
menjalankan hukum taurat dan injil, dan menjalankan apa-apa yang telah
diturunkan kepada mereka dari Rabbnya, niscaya mereka akan mendapatkan
makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki-kaki mereka." (QS. Al
Maidah :66).

Dan firman Allah (artinya) :"Maka apakah penduduk suatu negeri itu
merasa aman dari datangnya siksaan kami kepada mereka dimalam hari
diwaktu mereka sedang tidur?
atau apakah penduduk suatu negeri itu merasa aman dari datangnya siksaan
kami kepada mereka di waktu dhuha yang ketika itu mereka sedang bermain?
Maka apakah mereka merasa aman dari adzab/siksaan Allah (yang datangnya
tidak terduga-duga)? Maka tidaklah ada yang merasa aman dari
adzab/siksaan Allah kecuali orang-orang yang merugi." (QS. Al A'raf :
97-99)

Dan telah berkata Al 'Allamah Ibnul Qoyyim : 
"terkadang pada sebagian waktu Allah mengijinkan bagi bumi untuk
"bernafas". Maka terjadilah diatas muka bumi itu gempa yang dahsyat.
Maka gempa tersebut menyebabkan terjadinya kekhawatiran dan ketakutan
yang besar bagi hamba-hamba Allah, (sehingga mereka karena sebab
terjadinya gempa tersebut) kembali ke jalan Allah, meninggalkan diri
dari perbuatan maksiat, tunduk dan menyerahkan diri kepada Allah, dan
menyesal (atas semua dosa yang telah dilakukan). Sebagaimana telah
berkata sebagian salaf ketika bumi digoncangkan (terjadi
gempa):"sesungguhnya Rabb kalian telah menggoncangkan kalian dengan
goncangan yang keras."
Dan telah berkata 'Umar bin Khotthob ketika terjadi gempa di madinah,
maka beliau berkhutbah dihadapan manusia dan menasehati mereka. Beliau
berkata :"....? ( afwan....ana kehilangan isi teks nya...susi )
Selesai perkataan Al 'Allamah Ibnul Qoyyim Rahimahullah.

Dan atsar/riwayat tentang pembahasan ini dari para salaf banyak sekali.
Maka merupakan kewajiban yang harus dilakukan ketika terjadinya
gempa-gempa bumi dan bencana-bencana yang lainnya dari sebagian
tanda-tanda kekuasaan Allah, juga ketika terjadi gerhana, angin yang
kuat,......,untuk segera bertaubat kepada Allah, tunduk menyerahkan diri
kepada Allah , dan meminta keselamatan padaNya.

Demikian pula deangan mamperbanyak dzikir kepada Allah dan memperbanyak
istighfar kepadaNya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah ketika terjadi
gerhana:"jika kalian melihat/mengalami yang demikian (gerhana gempa dan
bencana yang lainnya), takutlah dan rendahkanlah diri-diri kalian kepada
Allah dengan berdzikir kepadaNya, berdo'a dan beristighfar kepadaNya".

Dan disukai juga ketika terjadinya bencana untuk mengasihi orang-orang
faqir dan orang-orang miskin serta bersedekah kepada mereka.
Hal ini berdasarkan sabda Nabi (artinya) :
"saling mengasihilah diantara kalian, niscaya kalian akan dikasihi.
Orang yang mengasihi akan dikasihi oleh Ar Rahman (Allah). Saling
mengasihilah diantara kalian kepada orang-orang dimuka bumi ini, niscaya
kalian akan dikasihi oleh yang ada diatas langit." Dan sabda Nabi
(artinya):"siapa yang tidakmengasihi/menyayangi, dia tidak akan dikasihi
(oleh Allah)."

Dan telah diriwayatkan dari 'Umar bin 'Abdul 'Aziz, bahwasanya beliau
dahulu pernah menulis perintah kepada para pembantu-pembantunya ketika
terjadinya gempa bumi agar mereka bersedekah.

Dan termasuk dari sebab-sebab yang bisa mendatangkan keamanan/
ketentraman dan keselamatan dari segala keburukan, yaitu bersegeranya
pihak pemerintah untuk memperhatikan dan membantu orang-orang yang
lemah, berpegang teguh dengan al haq, berhukum dengan apa-apa yang
disyari'atkan Allah dan senantiasa menegakkan amar ma'ruf dan nahi
munkar. 

Hal ini sebagaimana firman Allah ta'ala (yang artinya): 
"Orang-orang mu'min yang laki-laki dan perempuan sebagaimana mereka
menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka memerintahkan dengan
perkara kebaikan dan melarang dari perbuatan yang munkar, mereka
menegakkan shalat dan menunaikan zakat dan mereka mematuhi Allah dan
Rasul-Nya. Mereka itu adalah orang-orang yang akan diberi rahmat oleh
Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Q.S. At
Taubah: 71).

Dan firman Allah (yang artinya): 
"Sesungguhnya Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama) Nya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Yaitu
orang-orang yang Kami teguhkan/ kokohkan kedudukan mereka di atas muka
bumi, mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat
ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar. Dan hanya kepada Allahlah
kembalinya segala perkara." (Q.S. Al Haj: 40-41).

Dan firman Allah (yang artinya): "Barangsiapa yang bertaqwa kepada
Allah, niscaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan Allah
akan memberikan rizki kepadanya dari arah yang tidak
disangka-sangkanya." (Q.S. Ath Thalaq: 2-3). 

Dan banyak sekali ayat-ayat yang berkaitan dengan makna ini. 
Dan nabi telah bersabda (yang artinya) ;"Barang siapa yang
meringankan/menanggung hajat (kebutuhan) saudaranya, maka Allah akan
menanggung kebutuhannya. (disepakati keshahihannya)

Dan sabda beliau (yang artinya) :"Barang siapa yang menghilangkan
kesusahan seorang mu'min dari kesusahan-kesusahan dunia, Allah akan
menghilangkan darinya kesusahan dari kesusahan-kesusahan pada hari
kiamat."
Dan barang siapa yang memberi kemudahan kepada seorang yang sedang
mengalami kesulitan, Allah akan memberi kemudahan baginya di dunia dan
akherat. Dan barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, Allah akan
menutup aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan menolong seorang
hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya. (HR. Muslim didalam
kitab shahihnya)
Dan hadits-hadits yangberkaitan dengan makna ini banyak sekali .

Dan Allahlah dzat tempat untuk meminta, agar Allah memperbaiki keadaaan
kaum muslimin semuanya, memberikan karunia kepada mereka dengan
kefaqihan dalam agama-Nya dan memberikan karunia kepada mereka pula
dengan keistiqomahan di atas agama-Nya. Dan agar Allah memberikan
karunia-Nya kepada kaum muslimin dengan taubat kepada-Nya dari segala
perbuatan dosa-dosa dan agar Allah memperbaiki keadaan pemerintah kaum
muslimin semua, menolong/menegakkan al haq dan menghancurkan kebatilan
melalui mereka. Dan semoga Allah Ta'ala memberikan taufiq kepada
pemerintah kaum muslimin untuk berhukum dengan syari'at-syari'atnya
kepada para hamba-Nya. Dan semoga Allah melindungi mereka dan seluruh
kaum muslimin dari gelapnya fitnah-fitnah dan
penyimpangan-penyimpangan/tipu daya syaithon. Sesungguhnya Allah maha
penolong dari perkara yang demikian lagi maha berkuasa atasnya.

Shalawat dan salam senantiasa terlimpah kepada Nabi kita Muhammad, para
keluarganya dan para shahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka
dengan baik hingga hari akhir. 

Diterjemahkan Oleh Al Ustadz Abu 'Isa Nurwahid dari Kitab Asilah Al
Muhimmah

Sumber : Buletin Dakwah Al Atsary, Semarang Edisi 15/1427H
Dikirim oleh Al-Akh Dadik via email

http://www.darussalaf.or.id/index.php?name=News&file=article&sid=334
 
Wassalamu'alaykum wa RohmatulloHi Ta'alaa wa BarokatuHu
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke