----- Original Message
-----
Sent: Tuesday, March 20, 2007 8:29 AM
Subject: [ FUPM-EJIP ] FW:
[Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam GaramIdeologi
-----Original
Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf Of Maintbase
Sent: 18 Maret
2007 6:38
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Saksi]
Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam Garam Ideologi
http:
www.detik.com
PKS Geli Disebut Musuh Ideologi
Jakarta - PKS
mengaku sedikit geli dangan pernyataan PKS adalah musuh ideologi. Bagi
partai berlambang bulan sabit kembar ini, Pancasila sebagai ideologi
bangsa tak perlu diutak-atik lagi. "Kami sedikit geli mendengar koalisi
bersama tersebut muncul karena PKS adalah musuh ideologi bersama," kata
Wakil Ketua Fraksi PKS Zulkieflimansyah kepada detikcom, Kamis
(15/3/2007).
Zul menegaskan, musuh bersama
bangsa Indonesia adalah kemiskinan, pengangguran dan
standar hidup yang rendah. Menurut dia, generasi muda PKS adalah mantan
aktivis kampus yang kenyang asam garam ideologi. "Pengalaman ini
mengantarkan kami pada kesimpulan bahwa Indonesia plural, heterogen dan
penuh toleransi adalah keniscayaan yang tak terkira," ujarnya.(ken/nrl)
http: www.detik.com
PKS: Pilkada DKI Pertarungan
Agenda Elit Vs Agenda Rakyat Arifin Asydhad - detikcom
Jakarta -
Dikeroyok 17 partai politik (parpol) dalam pertarungan di Pemilihan
Gubernur DKI, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa tersanjung. Sekjen
DPP PKS Anis Matta menyebut Pilkada DKI nanti menjadi pertarungan
antara agenda elit dan agenda rakyat.
"Kami tersanjung dengan
pengeroyokan ini. Selama ini kami tidak pernah merasa terlalu kuat
sampai pada tahap di mana kami harus dikalahkan melalui pengeroyokan,"
kata Anis Matta dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (15/3/2007).
Menurut Anis, pengeroyokan ini
menyadarkan PKS bahwa pertarungan ini akhirnya seperti kisah 'bawang
merah dan bawah putih.' "Ini adalah pertarungan antara agenda elit dan
agenda rakyat. Kami bersyukur karena kami memperjuangkan agenda rakyat,
walaupun untuk tujuan mulia itu kami harus menghadapi pengeroyokan
ini," ujar dia.
Anis optimistis PKS akan
mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dalam Pilkada nanti. "Kami
percaya pada kebenaran agenda kami dan pada keniscayaan dukungan rakyat
terhadap perjuangan kami. Bagi kami ini bukan pertarungan ideologi,
tapi ini pertarungan hati nurani. Rakyat selalu memenangkan hati
nurani," tegas dia.
PKS telah menetapkan Adang
Daradjatun sebagai calon gubernur DKI 2007-2012. Dalam waktu dekat, PKS
akan mengumumkan calon wakil gubernur yang akan mendampingi Adang.
Sementara itu, 17 parpol telah
melakukan deklarasi Koalisi Bersama mendukung Fauzi Bowo alias Foke
sebagai calon gubernur. Berdiri dalam barisan ini, antara lain PDIP,
Partai Golkar, PPP, PBR, PDS, PBB, dan 9 partai gurem. Dua partai
lainnya, PAN dan PKB, meski diklaim mendukung koalisi, tapi ternyata
masih belum menentukan sikapnya. (asy/asy)
http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2007/03/15/brk,20070315-95546,id.html
PKS Tak Gentar Hadapi Koalisi
Partai Besar
Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) yang mengusung calon gubernur DKI Jakarta Adang Daradjatun
mengaku tak gentar menghadapi koalisi. Diduga Golkar akan berkoalisi
dengan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang mengusung Fauzi Bowo
dalam Pilkada 2007 mendatang.
"Kami tak keberatan dengan
rencana koalisi. Itu hal yang wajar," ujar Ketua Tim Verifikasi Pilkada
PKS Selamat Nurdin. Menurut dia, partai pemenang Pemilu di Jakarta pada
2004 lalu itu juga akan menggalang koalisi dengan partai lain, seperti
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) serta
Forum Lintas Partai (FLP).
Menurut Selamat pilkada
pertama di ibukota ini akan menetapkan tiga calon gubenur yang akan
bertarung. Hal itu ditandai dengan adanya partai yang mempertimbangkan
pencalonan salah seorang figur yang berkembang belakangan ini. Siap
Hadapi Koalisi Kebangsaan
Jakarta(16/3),
Suasana Pilkada DKI memanas. Tiga partai politik (parpol) besar-PDIP,
Partai Demokrat, Partai Golkar, kemarin resmi mendukung Fauzi Wibowo
menjadi cagub pada pilkada mendatang. Dukungan ini juga diikuti puluhan
partai lainnya, yakni PPP, PDS, PBR, PNBK, PNI, Marhaenis, PNI, PPDI,
PM, PKPB, PPD, PKD dan PPNUI. Selanjutnya PKB dan PAN belum resmi
mencalonkan cagubnya.
Deklarasi dukungan terhadap
fauzi Wibowo yang berlangsung di Hotel Ritz Carl-ton, kuningan Jakarta.
Wakil ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono membantah bahwa
terbentuknya koalisi kebangsaan ini bertujuan untuk menjegal dan
menghancurkan PKS yang sebelumnya sudah menetapkan mantan Wakapolri
Adang Darajatun menjadi cagubnya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu
(Bapilu) DPP PKS Muhamad Razikun mengaku, dukungan koalisi parpol
tersebut belum tentu menjamin bakal memenangkan Fauzi dalam pilkada
mendatang. Baginya koalisi tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk
memperoleh kemenangan. "Jadi, persoalannya bukan berapa jumlah parpol
yang bergabung mengusung salah seorang cagub." Dasar yang menjadi
porsoalan adalah bagaimana hasilnya, buat apa koalisi banyak-banyak
jika ditingkat bawahnya mereka tidak didukung secara penuh oleh
masyarakat.
"Dengan keberagaman etnis
yang berkembang di Jakarta, saya kira masyarakat tidak
lagi bisa dibodohi, PKS tidak akan gentar "Ujar Razikun Intinya koalisi
apapun yang bertujuan menjegal PKS akan siap dihadapi. "Kalau mau jujur
koalisi 16 parpol itu sudah kami prediksi sebelumnya. Jadi begitu
dideklarasikan, kami tidak ada masalah lagi," tambahnya.
Senada dengan Razikun, Ketua
DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana mengaku, PKS siap menghadapi berapa
pun partai yang tergabung dalam koalisi tersebut. Menurut dia, meski
tidak berkoalisi dengan partai lain, dia yakin PKS bakal menang pada
pilkada mendatang. Sebab saat ini PKS sedang membangun koalisi
strategis dengan rakyat. "Silahkan saja partai lain mau bilang apa.
Pada prinsipnya, koalisi itu terbagi menjadi dua bagian. Pertama,
koalisi teknis yang dilakukan antar partai, kedua, kolaisi stategis
antar partai dan rakyat. Nah, koalisi stategis inilah yang sedang
dibangun PKS," tegasnya. (Tatiek)
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan
EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************