javaONdetik
Mengapa Harus Java? 
Penulis: Frans Thamura - detikInet

javaONdetik, (Tulisan seri 1 dari 2 seri).

Sering kali ada pertanyaan mengenai mengapa harus Java bukan PHP, dan kapan 
pakai PHP dan kapan mengembangkan solusi dengan Java.

Pertanyaan ini sering terjadi, dan di era AJAX, dengan lahirnya ActiveGrid 
sebagai solusi PHP yang memungkinkan terjadi session clustering, yang artinya 
membuat PHP menjadi berskala Enterprise. Membuat PHP menjadi solusi pilihan 
yang menarik. 

Dimana kekuatan Java?


Kekuatan Java No. 1: Container Oriented Development

Sebenarnya kekuatan Java terletak pada mekanisme pemograman yang menghasilkan 
container, dimana container yang dihasilkan merupakan subcontainer baru. 
Sebagai contoh adalah implementasi Java Collection. Kasus lainnya adalah 
implementasi Java menjadi middleware (JavaEE, XMLRPC, SOAP-RPC), atau database 
(Derby, HSQL). Dimana hal ini tidak dapat dilakukan oleh sebuah aplikasi 
berbasis scripting seperti PHP.

Contoh implementasi dilapangan adalah dengan mengembangkan sebuah mekanisme 
yang dapat mereturn objek, dalam sebuah pemanggilan fungsi, dimana objek yang 
direturn adalah objek yang lain.


Kekuatan Java No. 2: Generator Engine

Pernah dibayangkan mengembangkan sebuah aplikasi yang sangat sering dilakukan, 
alias berulang-ulang dilakukan dalam pengembangan aplikasi. Untuk membuat ini 
sering kali melahirkan sebuah skema yang umum. 

Bilamana pemograman menggunakan sebuah mekanisme yang selalu sama, dapat 
menggunakan Pattern, sedangkan implementasinya dapat menggunakan Framework, 
tetapi ternyata ada kekuatan lain yang membuat sebuah kode yang mana kode 
tersebut menghasilkan kode baru, ini disebut code generator. 

Contoh yang dapat dilakukan adalah bilamana kita mengembangkan aplikasi dengan 
IDE untuk JSF atau IDE untuk Swing, mekanisme ini digunakan, setiap kita 
melakukan sesuatu, langsung terjadi code baru dengan scriptnya. 

Didunia Open Source Java ada sebuah projek yang menggunakan metode ini, dengan 
menyisipkan code tambahan di remark untuk menghasilkan code lainnya, mekanisme 
ini telah menjadi salah satu urat nadi untuk mengefektifkan pengembangan Java, 
dan tentu saja tidak ada diteknologi lain selain Java, yaitu XDoclet 
(http://www.xdoclet.org).

Ada teknologi lainnya yang semula diciptakan nuntuk menggantikan JSP yang 
terkenal dengan sebutan the darkness of Java, karena mekanisme complie on the 
fly, yaitu Velocity dari Apache, yang mana merupakan implementasi runtime 
engine bukan compile on the file. 

Ternyata Velocity telah bertransformasi menjadi sebuah engine code generator, 
artinya kita hanya perlu mengimplementasikan sebuah Java Collection dan 
dilempar kedalam container Velocity, ditambah dengan template + script kecil 
didalam Velocity, langsung menghasilkan code baru.

Mekanisme yang lebih hebat lagi adalah dengan berhasilnya membuat sebuah UML 
menjadi sebuah bahasa yang menghasilkan aplikasi yang berbasis MVC, lalu M-nya 
langsung menggenerate database yang ada, dan semau ini hanya dilakukan dengan 
satu perintah saja, yaitu ant. 

Hasil akhir dari kegiatan ini adalah sebuah aplikasi yang siap pakai, dan 
database yang telah terupdate, serta isinya yang otomatis diisi (DbUnit).

Yang lebih lengkap lagi, setelah proses itu semua, hasil akhirnya di testing 
menggunakan metode Extreme Programming menggunakan JUnit. Mekanisme ini tidak 
dapat dilakukan bilamana kita menggunakan aplikasi scripting, dan lebih tepat 
lagi bagi aplikasi berbasis OOP yang komunitasnya tidak hidup. 

Dunia Java adalah gabungan antara komunitas yang berjualan dan komunitas 
pengembang (Open Source), yang menghasilkan inovasi tanpa habis.

Momentum dari implementasi Generator ini adalah lahirnya Compiere yang 
merupakan seubah ERP yang bekerja dengan generator, satu engine generator yang 
menghasilkan module ERP. Yang lebih hebat lagi, Compiere juga Open Source, 
sekali setting aplikasi berbasis Desktop (Swing) dan Web (HTML) langsung 
tergenerate on the fly. 

Sayangnya Compiere mengimplementasikan tidak dengan standar, untuk aplikasi 
yang mirip Compiere yang berbasis dari OMG (Open Management Group) yang 
mengimplementasikan MDA adalah OpenCRX dengan engine OpenMDX. 


(Bersambung...)

Bagaimana kekuatan Java No.3, 4 dan 5 ?


*) Penulis, Frans Thamura, adalah CEO Meruvian dan Intercitra Prima Integrasi, 
dua institusi bidang pelatihan serta pengembangan teknologi Java dan OSS. 
Penulis dapat dihubungi melalui e-mail frans[at]meruvian.com




javaONdetik
Inilah Keunggulan Bahasa Java 
Penulis: Frans Thamura - detikInet


javaONdetik, (Tulisan seri 2 dari 2 seri. Tulisan sebelumnya Mengapa Harus 
Java?)

Sering kali ada pertanyaan mengenai mengapa harus Java bukan PHP, dan kapan 
pakai PHP dan kapan mengembangkan solusi dengan Java.

Pertanyaan ini sering terjadi, dan di era AJAX, dengan lahirnya ActiveGrid 
sebagai solusi PHP yang memungkinkan terjadi session clustering, yang artinya 
membuat PHP menjadi berskala Enterprise. Membuat PHP menjadi solusi pilihan 
yang menarik. 

Dimana kekuatan Java?

Kekuatan Java No. 3: Standar dan Open Source

Kelemahan Java adalah tidak dapat melakukan multiple inheritance, dimana C++ 
dapat melakukan, untuk mengatasinya diperlukan implementasi interface, tetapi 
tetap saja ini bukan inherit. 

Kita harus berterimakasih dengan Sun yang merupakan salah satu perusahaan kelas 
dunia yang sangat komit dengan teknologi terbuka, juga berterima kasih, karena 
bisnis intinya bukan perangkat lunak, jadi agenda locking didalam perusahaan 
ini adalah sebuah wancana yang tidak pernah terealisasi.

Sun juga karena kehandalannya mengembangkan Solaris, yang merupakan sistem 
operasi paling aman dimuka bumi, dan berita tergresnya Solaris juga di Open 
Sourcekan. Tetapi tentu saja gerakan Solaris ini tidak ada apa-apanya dengan 
Java. 

Java telah diubah dari sebuah teknologi milik Sun, menjadi teknologi milik JCP, 
yang keputusan pengembangan ditentukan menjadi anggotanya, bilamana pembaca 
ingin menjadi anggotanya, dapat mendaftar, bilamana personal, pendaftaran 
adalah gratis. Brazil merupakan negara pertama yang menjadi anggota di JCP.

Java dengan kekuatan 950 anggota yang terus bertambah, sedang bertransformasi 
menjadi bahasa digital formal, seperti halnya bahasa inggris pada kehidupan 
nyata, digabung dengan projek Open Source Java yang saat ini telah menjadi No. 
1 dimuka bumi. Membuat Java diramalkan tetap ada sampai 100 tahun kedepan. 

Interaksi antara bisnis dan kesenangan terjadi didalam Java, malah dengan 
terbentuknya gerakan ABG (Academy, Busienss and Goverment) secara global, dan 
berinteraksi menggunakan Internet sebagai fondasi kolaborasi, telah membuat 
Java terus menutupi kekurangannya. 

Beberapa prinsip diantaranya adalah "Bilamana Anda mengembangkan sebuah 
aplikasi tahun ini 6 bulan, dengan mengerti kekuatan Java, akan dapat dilakukan 
dengan 1 bulan". 

Mekanisme ini mirip dengan hukum Moore, yang mana mengatakan prosessor akan 
bertambah kecepatan secara doble. Didalam dunia sinergi antara bisnis dengan 
komunitas, akan terjadi kecepatan yang kurang lebih sama. Tentu saja bagi 
mereka yang tidak dapat mengikut, akan menganggap ini sebagai chaos, karena 
investasi yang dilakukan akan basi. Tetapi ini sangat menguntungkan pemakai 
akhir, karena investasi yang sama akan bernilai lebih mengikuti waktu.

Tentu saja tanpa kekuatan Container dan Generator diatas, Java mau standard 
atau Open Source, tetap merupakan sebuah aplikasi pengembangan yang memerlukan 
resource besar, sehingga lebih mahal.


Kekuatan Java No. 4: Enterprise Computing (Distributed and Clustering)

Java telah dipakai oleh banyak perusahaan besar seperti Amazon, EBay, dan 
hampir semua Fortune 1000, salah satu fiturnya adalah kemampuan menghandle 
transaksi yang tinggi, dan dapat hanya menggunakan komputer yang biasa saja 
dengan mekanisme scale-up, artinya pasang satu, bilamana kurang tambah lagi. 
Hal ini searah dengan kecepatan prosessor yang semakin cepat.

Kekuatan lainnya dari Java didunia High Availability adalah memungkinkannya 
dicluster dari cache, object, sampai session dalam satu kesatuan, yang tentu 
saja menghasilkan cheap high performance solution.


Kekuatan Java No. 5: Marketing Spending, Shared Brand Value

Faktor lain pemilihan teknologi adalah "Sebuah teknologi akan bertahan selain 
secara arsitektur harus bagus, memiliki dana promosi juga dapat menjadi sarana 
kolaborasi antara perusahaan dan komunitasnya". Apakah teknologi yang Anda 
gunakan telah mengusung ini semua?. 

Contoh lainnya adalah bilamana setiap vendor HP seperti Nokia, SonyEricsson 
atau Motorola melakukan promosi, atau mengedukasi pengembangan aplikasi game, 
apakah sebenarnya yang mereka promosikan? handphone mereka atau Java? Apakah 
ada yang berani melawan genderang perang perusahaan kelas wahid?

Gara-gara marketing spending yang sangat besar, sampai dianggap "the hottest 
technology" abad ini, Java malah telah bertransformasi dari sebuah teknologi 
yang berarsitektur bagus, secure, menjadi sebuah merek paling bernilai dimuka 
bumi ini. Hanya sayangnya nilai mereknya terpecah-pecah kesemua perusahaan 
pemakai Java. Ini adalah model branding modern. 

Bilamana kita berpikir merek seperti Coca Cola, Pepsi, Windows ataupun MacOS, 
kita langsung tahu ini adalah merek-merek milik perusahaan pengembangnya. Dunia 
Java berbeda, kue Java telah terbagi, seperti di pasar Enterprise Commercial 
ada Weblogic (Bea) dan Websphere (IBM), dunia Open Source (Apache, ObjectWeb, 
Eclipse), ataupun dunia aplikasi siap pakai (Compiere), dan penulis sampai hari 
ini belum menemukan mekanisme menilai "brand value" dari sebuah merek bernama 
Java ini.

Dapat dibayangkan bilamana Java hancur, bagaimana dengan investasi IBM, Oracle, 
Nokia ataupun SAP, terakhir adalah RedHat (dengan mengakusisi JBoss, seharga 
350 juta dollar). 

Apakah mereka akan tetap bluechip? Bilamana mereka saja berani, mengapa Anda 
tetap bertahan di teknologi yang lebih kurang menjanjikan? 10 investasi Open 
Source projek terbesar tahun 2005, di dunia 8 diantaranya adalah investasi baru 
Java. 


*) Penulis, Frans Thamura, adalah CEO Meruvian dan Intercitra Prima Integrasi, 
dua institusi bidang pelatihan serta pengembangan teknologi Java dan OSS. 
Penulis dapat dihubungi melalui e-mail frans[at]meruvian.com



http://www.detikinet.com/index.php/kanal/447
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke