Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut
petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa
berpaling dari peringatan-Ku, Maka sesungguhnya baginya penghidupan yang
sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta".
(TQS. Thâhâ [20]: 123-124)
Junaedi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sales & Planning Department
PT SANYO Electronics Indonesia
Tel : +62-(0)21-897-1161 Ext. 5210
Fax : +62-(0)21-897-1170
Sannet : 8-121-5210
==================================================
SANYO Amazing Slim TV ~ "Make Your Living Room More Elegant!!"
----- Original Message -----
From: gunawan
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, May 05, 2007 9:55 AM
Subject: [ FUPM-EJIP ] Christian Science Monitor: Polling Opini: Dunia
Islamingin Syariah
Christian Science Monitor: Polling Opini: Dunia Islam ingin Syariah.
Opini Anda May 5th, 2007
Kaum muslimin di empat Negara mengatakan bahwa mereka mendukung baik
pengaruh islam maupun demokrasi. Mereka juga mengatakan bahwa melemahkan
Islam adalah tujuan politik luar negeri Amerika.
KAIRO - Salah satu penemuan yang paling mengkhawatirkan tentang hasil
polling terhadap sikap kaum muslimin di empat negara itu adalah mayoritas
responden mengatakan bahwa mereka mendukung dua tujuan utama al-Qaeda:
Mereka ingin diterapkannya Hukum Islam yang ketat di negara-negara
berpenduduk muslim dan untuk "mempersatukan semua Negara Islam menjadi satu
Negara, atau Khilafah."
Keempat negara muslim tampaknya kompak untuk bersama sama memusuhi
Amerika. Tapi lebih jauh lagi, sikap kaum muslimin di Mesir dan Pakistan, dua
Negara yang disurvei, menunjukkan nuansa yang berbeda yakni bisa menerima
demokrasi dan agama.
"Gaung atas pandangan Khilafah dan shariah memiliki nilai dan sejarah
budaya yang berakar dalam, dan Osama [bin laden] dapat menjangkau
pendukungnya dengan menggunakan pesan-pesan semacam itu.tapi publik tidak
berhasrat atas tiap hal hukum Islam, seperti potong tangan," kata Stephen
Weber, dari program mengenai sikap kebijakan internasional (PIPA), yang
membantu dilakukannya polling itu, ketika menjawab pertanyaan lewat e-mail.
Polling itu dilakukan oleh worldpublicopinion.org
"Pada umumnya, tampaknya tepat untuk mengatakan bahwa Osama memahami
pendukungnya dengan baik," lanjutnya. "seruannya bagi penerapan Syariah dan
Khilafah menyentuh nilai-nilai pada komunitas muslim, khususnya di
Negara-negara Arab yang kami pelajari."
Dia mengatakan, sebagai analogi adalah fakta bahwa banyak orang Amerika
yang mendukung nilai-nilai Judeo-Kristen dan Sepuluh Perintah Tuhan, "tapi
hanya sedikit yang mendukung hukum rajam bagi pezina."
Polling PIPA, yang dilakukan antara Desember 2006 dan Februari 2007, juga
menemukan bahwa mayoritas menolak Al-Qaeda dan taktiknya untuk menyerang
penduduk sipil. Lebih dari 75 persen dari mereka yang disurvey di empat Negara
- Mesir, Pakistan, Maroko dan Indonesia - mengatakan bahwa serangan terhadap
penduduk sipil adalah tidak Islami. Mayoritas di tiga Negara mengatakan
bahwa mereka menentang serangan Al-Qaeda di Amerika; di Pakistan, 68
persen menolak menjawab pertanyaan ini, sehingga sulit untuk mengambil
kesimpulan sikap mereka.
Polling itu juga menemukan bahwa responden ingin tentara Amerika keluar dari
Timur Tengah dan bahkan banyak yang setuju serangan atas tentara Amerika di
sana. Mayoritas juga mengatakan bahwa melemahkan Islam adalah tujuan inti
kebijakan luar negeri Amerika.
Sedikit orang yang setuju atas visi totaliter
Kebanyakan orang di dalam dan di luar dunia Arab tidak setuju atas visi
totaliter yang dikembangkan Al-Qaeda. Dan ketika banyak kaum muslimin yang
yakin sharia adalah sesuatu yang diperintahkan dalam agama, mereka
mengartikannya dengan berbeda.
Contohnya, dalam polling yang terakhir, yang dikeluarkan pada tanggal 24
April, diketahui bahwa 53 persen orang Indonesia "sangat" atau "agak" setuju
bahwa shariah seharusnya diberlakukan pada tiap negara Islam.
Tapi polling yang lebih mendalam atas opini orang Indonesia oleh Asia
Foundation tahun 2003 ditemukan bahwa kebanyakan orang Indonesia tidak ingin
Hukum Islam menggantikan perundang-undangan yang berlaku, yang memaksa wanita
untuk menutup rambutnya, atau membolehkan potong tangan atas pencuri dan
pembunuhan atas pelaku zina. Sebaliknya, mereka melihat shariah sebagai suatu
nasihat yang diperintahkan oleh lima rukun Islam: iman kepada Allah, sholat,
zakat, pergi haji, dan berpuasa di bulan Ramadhan.
Di Pakistan, mayoritas responden mengatakan mereka mendukung shariah dan
pendirian Khilafah, yang dilihat oleh para analis berasal dari dua sumber:
kebencian atas korupsi dan kurangnya tanggung jawab pemerintah mereka, dan
kecendrungan untuk mengkaitkan antara apa yang baik dan buruk.
Sikap yang berbeda atas Al Qaeda
Abdul Kadir Khamosh, ketua Federasi Muslim Kristen yang aktif mempromosikan
dialog antar agama di Lahore, Pakistan, mengatakan dukungannya pada shariah
tapi memiliki pandangan yang berbeda dengan yang dianut bin Laden.
"Shariah tidak pernah membolehkan seseorang untuk membunuh orang lain. Bahkan
syariah tidak membolehkan penebangan sebuah pohon pun," katanya. Responden di
Pakistan menunjukkan kecendrungan atas shariah yang lebih tinggi daripada
demokrasi. Dua puluh persen diantaranya mengatakan bahwa demokrasi adalah
sistim yang sangat baik, sementara 79 persen mengatakan bahwa mereka mendukung
syariah, tapi tidak berarti mereka menentang demokrasi, kata para cendekiawan
muslim.
"Kami perlu demokrasi, kami suka demokrasi. Demokrasi adalah jalan yang baik
- kami tidak percaya sistim kerajaan. Tapi demokrasi adalah hanya sebagian
kecil dari syariah, "kata Khamosh. Dia menambahkan bahwa bahwa orang di
Pakistan ingin memadukan antara nilai-nilai mereka dengan sistim demokrasi dan
bukan hanya sistim demokrasi saja.
Prinsip-prinsip inti yang dianut bersama
Tampaknya hal yang serupa terjadi di Maroko dan Mesir, dimana politisi Islam
terkemuka mengatakan bahwa mereka tidak bisa menerima sistim Islam bergaya
diktator. Di kedua Negara itu, kelompok-kelompok oposisi Islam mengatakan bahwa
mereka mengartikan Islam sebagai sistim yang menuntut penduduk untuk memberikan
input demokrasi pada pemerintahanya.
Kami mengambil prinsip-prinsip inti demokrasi dan kami menyimpulkan
bahwa.mereka memiliki nilai-nilai yang sama, kata Mustapha Khalifi, anggota
Partai Keadilan dan Pembangunan di Maroko, kelompok Islam yang kuat di
parlemen.
"Kami tidak menemukan masalah besar antara nilai-nilai inti demokrasi dan
nilai-nilai inti Islam," tambah Khalifi, yang baru saja kembali setelah bekerja
setahun di Capitol Hill di Washington.
Sultan-i-Roma, seorang professor Ilmu-ilmu Sejarah dan Islam di Swat, di
Propinsi Pakistan Barat Daya, mengatakan bahwa kaum muslimin di Pakistan tidak
menentang nilai-nilai Barat, karena mereka menganutnya - tapi yang mereka
tentang adalah kebijakan-kebijakan Barat, khususnya apa yang dilakukan di Irak
dan Afghanistan.
"Jika saya ingin hukum Islam, tidak berarti saya tidak percaya lagi pada
dunia," komentarnya. "Tidak berarti saya tidak ingin memiliki hubungan dengan
Amerika atau Barat. Mereka ingin tetap berhubungan, tapi mereka punya keberatan
atas arah kebijakan-kebijakan itu."
David Montero di Islamabad, Pakistan, dan Jill Carroll di Cairo menyumbangkan
laporan ini. [Kamis, 26 April 2007 ; Christian Science Monitor; Oleh Dan Murphy
| Staff writer]
Sumber:
http://www.hizb.org.uk/hizb/news-watch/caliphate/cs-monitor-opinion-poll-muslim-world-wants-shariah.html)
------------------------------------------------------------------------------
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************