dari milis sebelah..
> Emas dan Perak, Simbol Perlawanan terhadap Dollar Cs (Bag.1) > > Rabu, 4 Jul 07 10:13 WIB > > Ingin menumbangkan hegemoni Zionis Internasional secara efektif, cepat, > namun aman? Segeralah mempergunakan emas dan perak (Dinar dan Dirham) > sebagai mata uang dan investasi, dan sedikit demi sedikit—lebih cepat > lebih baik—menukar Rupiah, Dollar, Yen, Euro, Poundsterling, Gulden, dan > sebagainya dengan emas dan perak sebagai mata uang yang sejati, karena > yang lain itu sesungguhnya cuma simbol yang secara intrinsik tidak > memiliki nilai apa-apa. > > Apa yang kita namakan dengan mata uang sekarang ini, yaitu Dollar, Yen, > Rupiah, Poundsterling, Euro, dan sebagainya, pada hakikatnya hanya > selembar kertas biasa (dan yang berbentuk koin juga koin biasa yang tak > ada harganya), yang hanya menjadi “uang” karena ada jaminan dari bank. > Bank sendiri berani menjamin mata uang yang tak berharga tersebut karena > memiliki cadangan devisa berupa emas dan perak. > > Emas dan perak inilah yang sampai saat ini terus berupaya direbut dan > ditimbun oleh Konspirasi Yahudi Internasional dari tangan seluruh warga > dunia, agar emas dan perak seluruh dunia berada di tangan kaum Yahudi > Internasional dan di tangan kaum non-Yahudi hanyalah selembar kertas tidak > berharga yang dipakai sebagai alat transaksi. Keadaan ini akan sangat > menguntungkan kaum Yahudi Internasional yang bisa seenaknya memainkan > nilai tukar mata uang tersebut sehingga masyarakat non-Yahudi bisa > dikendalikan dengan mudah. > > Penguasaan dan pengendalian dunia merupakan tujuan utama kaum Yahudi. Kaum > Yahudi sangat yakin, ini didukung oleh Talmud, bahwa kaum Yahudi adalah > kaum yang dipilih Tuhan untuk memimpin dunia dan menjadikan semua manusia > non-Yahudi sebagai budaknya. Bahkan Talmud mengatakan bahwa hanya orang > Yahudi-lah yang bisa dianggap manusia, sedangkan orang-orang non-Yahudi > tidak bisa dianggap manusia dan lebih tepat disamakan dengan binatang. > Sebab itu, orang-orang Yahudi mempunyai istilah lain bagi orang > non-Yahudi, yakni Ghoyim atau Gentiles. > > Salah satu strategi utama kaum Yahudi untuk menundukkan dunia adalah > dengan menimbun emas dari seluruh dunia ke tangannya, dan menyebarkan mata > uang-mata uang palsu ke seluruh penjuru dunia. Ini telah dirancang dengan > baik oleh Mayer Amschell Rothschild dalam pertemuan rahasia 13 Dinasti > Yahudi Dunia di Judenstrasse, Bavaria, pada tahun 1773, yang kemudian > dalam Konferensi Zionis Internasional pertama di Bassel-Swiss, 1897, > disahkan menjadi agenda bersama Zionis Internasional yang dinamakan > sebagai Protokol of Zions. > > Inilah sejumlah butir dalam Protokolat Zionis yang berhubungan dengan > penguasaan dunia lewat kekuatan emas dan uang: > > “Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa > menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye > kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus mengapa dengan kebebasan > itu. Inilah tugas Konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan > kekuatan uang. ” (butir 3) > > “Dengan emas, Konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi > yang menjadi korban sama dengan 1000 orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) > sebagai balasannya” (butir 13) > > “Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada Konspirasi, > yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi > kekuasaan turunan. ” (butir 15) > > “Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang > dimiliki Konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga > tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan > demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri. ” (butir 20) > > “Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan. ” > (butir 21) > > Lantas, apa sebenarnya beda emas dan perak dengan mata uang-mata uang > negara-negara dunia yang sekarang dicetak dari selembar kertas biasa? > > Kehebatan Emas dan Perak > > Sejak berabad-abad silam, emas dan perak telah menjadi logam mulia yang > diagungkan oleh banyak manusia. Bahkan emas dan perak, juga batu permata, > telah dipergunakan oleh raja-raja, para sultan, para diktator, tiran, dan > sebagainya sebagai bahan dasar pembuatan mahkota mereka. > > Pertanyaannya seperti yang ditanyakan oleh A. Riawan Amin dalam buku “The > Satanic Financial: True Conspiracies” (Celestial Publishing, 2007): > “Kenapa Tuhan perlu menciptakan emas dan perak?” > > Presiden Direktur Bank Muamalat Indonesia yang getol mengkampanyekan > penggunaan emas dan perak sebagai mata uang sejati ini mengutip Ibnu > Khaldun dalam ‘Muqaddimah”nya: “Tuhan menciptakan dua logam mulia itu > untuk menjadi alat pengukur nilai atau harga (measure of value) bagi > segala sesuatu. ” > > Al-Maqrizi dalam “Ighatsah” juga menyatakan, “Allah menciptakan dua logam > mulia itu bukan sekadar sebagai alat pengukur nilai, atau untuk menyimpan > kekayaan (investasi), tetapi juga sebagai alat tukar (medium of > xchange). ” Karena tingginya kedudukan emas dan perak inilah maka banyak > kalangan menganggap kedua logam mulia tersebut sebagai Heaven’s Currency > (Mata uang surga). > > A. Riawan Amin menulis, “Masyarakat kuno sudah menggunakan emas, perak, > dan tembaga untuk transaksi ekonomi. Emas dan perak dipilih karena > kelangkaan (rare) dan warnanya yang indah. Dalam sejarah manusia, tak > lebih dari 90. 000 ton emas yang ditambang dari perut bumi. Sementara > perak dan tembaga untuk memenuhi transaksi dengan nilai yang lebih rendah > dari emas. ” > > Uniknya, tambah Amin, dunia modern mengklasifikasikan logam-logam mulia > tersebut dalam kolom yang sama. Tabel Periodik menempatkan emas, perak, > dan tembaga (dengan simbol masing-masing Au, Ag, dan Cu) dalam kelompok > yang sama yakni Golongan 11. Berbeda dengan kebanyakan logam lainnya, emas > memiliki sifat yang sangat istimewa. > > Pertama, ia tidak bisa diubah dengan bahan kimia apa pun. Archimedes (300 > SM) membuktikan bahwa emas bisa dideteksi tanpa merusak dan hanya dengan > menggunakan air tawar biasa. Karena bukan termasuk logam yang aktif maka > emas tidak terpengaruh oleh air dan udara. Tidak seperti besi atau logam > lainnya, emas tidak bisa berkarat. > > Selain itu, emas juga termasuk logam yang sangat lunak. Bisa ditempa > menjadi lempengan yang super tipis dan bisa juga ditempa menjadi kawat > dengan ketebalan super mini. Bayangkan saja, satu ons emas bisa ditempa > dengan luas seukuran 100 kaki persegi atau dibuat kawat sepanjang 50 mil! > > Emas juga dikenal sebagai logam mulia paling berat. Satu kaki kubik emas > beratnya mencapai lebih dari setengah ton. Itulah sebabnya mengapa dalam > sejarah manusia tidak pernah ada pencurian emas dalam skala besar karena > untuk itu diperlukan alat berat untuk mengangkatnya. > > Dan Maha Besar Allah SWT yang telah menciptakannya, sepanjang sejarah > manusia, penambangan emas dunia dari tahun ke tahun hanya mengalami > kenaikan dua persen tiap tahunnya. Dalam setahun seluruh industri tambang > emas dunia menghasilkan kira-kira 2.000 ton emas. Bandingkan dengan > produksi baja AS sejak 1995 seperti yang dirilis Iron and Steel Institute > yang bermarkas di Washington DC yang mencapai 10. 500 ton perjamnya. Sebab > itu, emas sungguh-sungguh logam yang sanga langka dan sangat stabil > nilainya sejak awal sejarah manusia hingga kini. > > Dalam tulisan kedua, selain kehebatan emas dan perak juga akan dikupas > tentang kelemahan mata uang palsu yang kini dipakai banyak negara dunia > dan kaitannya dengan Konspirasi Yahudi Internasional.(Bersambung/Rizki > Ridyasmara) > > ******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
