Yoyoh Yusroh: Program KB Langgar HAM
Selasa, 17 Jul 07 10:36 WIB

Kirim teman
Usulan pemerintah untuk menghidupkan kembali program Keluarga Berencana,
mendapat kecaman dari kalangan DPR. Anggota Komisi VIII DPR Yoyoh Yusroh
menganggap, memiliki anak itu merupakan hak asasi manusia, oleh karena
itu pemerintah diharapkan tidak membuat peraturan yang melanggar HAM.

"Mau punya satu, mau punya dua, mau punya banyak, gak mau punya anak pun
itu HAM, jangan sampai pemerintah membuat peraturan yang melanggar HAM,
" ujarnya kepada Eramuslim, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/7).

Menurutnya, pembatasan kelahiran anak apabila secara kasuistik, misalnya
mengancam jiwa sang Ibu dan anak bisa dimaklumi, namun jika dibuat suatu
peraturan yang bersifat umum berarti telah mendzalimi hak seseorang.

Lebih lanjut Yoyoh menyatakan, aturan pembatasan kelahiran yang sudah
diberlakukan oleh negara China, ternyata tidak sama setiap wilayahnya
tergantung kepadat jumlah penduduknya. Tetapi jika tetap ingin memiliki
anak lebih dari kuota yang ditetapkan, keluarga tersebut mendapat
kompensasi untuk membayar kepada negara berdasarkan ketentuan yang telah
ditetapkan.

"Manusia tidak mempunyai kemampuan yang sama, Allah juga memberikan
rizki dan sebagainya itu kan tidak sama, kalau satu keluarga hanya
diatur hanya satu anak atau dua anak, mau menjadi negara apa, negara
yang memaksakan kehendak, padahal laju pertumbuhan penduduk disuatu
daerah tidak sama, " tandasnya.

Ia menyatakan, dalam ajaran Islam menunda atau mengatur kelahiran
(tanzimulnassal) dengan alasan kesehatan yang disertai rekomendasi
sekurang-kurangnya dua dokter masih diperbolehkan, tetapi apabila sudah
sampai membatasi (tahdidunnassal) hanya satu atau dua perbuatan itu
dilarang. (novel)



********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke