Assalamu'alaikum wr.wb.

Syukron atas infonya,
Selain agenda tersebut ada penggalangan dana untuk palestina tidak ? karena 
dengan masa sebanyak itu
InsyaAlloh bisa mendatangkan dana yang juga bisa banyak,sehigga bisa untuk 
membantu rakyat Palestina.

Tanya sedikit tentang tema "Saatnya Khilafah memimpin Dunia".
Apakah ini bersifat seruan / tuntutan / deklarasi / Pemberitahuan,kemudian 
dengan acara itu target perubahan
apa pada Negara kita tercinta ini?

Wassalamu'alaikum
Sulaeman
At 08:11 16/08/2007 +0700, Daryono wrote:
>Saatnya Khilafah Memimpin Dunia
>
>Liputan Khusus
>
>August 13th, 2007
>
>
>
>
>
>HTI-Press -
>
>
>
>Lebih dari 100 ribu manusia memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ahad 
>(12/8) dalam rangka menghadiri Konferensi Khilafah Internasional 2007 
>''Saatnya Khilafah Memimpin Dunia'' yang diselenggarakan oleh Hizbut 
>Tahrir Indonesia (HTI). Mereka berasal dari berbagai penjuru Indonesia dan 
>dunia, dari mulai anak-anak hingga kakek-nenek.
>
>
>
>
>
>Antusiasme umat Islam ini telah terlihat sejak pukul 03.00 dini hari. 
>Massa mulai memasuki kawasan stadion dari berbagai pintu. Mereka berangkat 
>menggunakan bus dan kendaraan pribadi, bahkan ada yang berjalan kaki. 
>Tidak terlihat kelelahan di wajah-wajah mereka kendati habis melakukan 
>perjalanan jauh. Justru yang terlihat adalah wajah gembira dan ceria untuk 
>bisa mengikuti konferensi khilafah yang terbesar di dunia ini.
>
>
>
>Gema takbir pun membahana di dalam stadion ketika acara dimulai. Panas 
>matahari yang menyorot ke bagian barat stadion tak menyurutkan semangat 
>mereka. Bendera al Liwa dan ar Raya terus dikibar-kibarkan. ''Allahu Akbar''
>
>
>
>Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto, dalam 
>pembukaannya mengingatkan kaum Muslim akan tiga peristiwa penting di bulan 
>suci Rajab. Peristiwa pertama adalah Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW pada 
>27 Rajab. Kedua, adalah pembebasan Baitul Maqdis pada 27 Rajab tahun 583 
>hijriah dari kaum Salib. Ketiga, tragedi penghancuran khilafah oleh 
>Inggris pada tanggal 28 Rajab tahun 1342 hijriah atau 3 Maret 1924. Akibat 
>kehancuran khilafah ini, umat Islam terhinakan di semua bidang sampai sekarang.
>
>
>
>Oleh karena itu, ia mengajak umat Islam untuk bersatu padu menegakkan 
>kembali syariah Islam dalam naungan Khilafah. ''Dalam naungan khilafah, 
>kita akan mendapatkan kemuliaan sebagaimana yang pernah dirasakan oleh 
>generasi mukmin sebelum kita,'' tandas Ismail.
>
>
>
>Panas matahari yang semula terik berangsur-angsur meredup. Awan menutupi 
>langit di atas Gelora Bung Karno. Lantunan ayat-ayat Al Quran dibacakan. 
>Takbir terus dikumandangkan.
>
>
>
>Sebelum acara pokok, konferensi ini diisi dengan orasi tokoh. KH Abdullah 
>Gymnastiar tampil untuk pertama kali. Dalam kondisinya yang masih sakit, 
>da'i asal Bandung ini menyatakan alasannya mengapa ia datang. Menurutnya, 
>ketika diundang oleh orang kafir saja mau datang, mengapa diundang sesama 
>Muslim tidak?
>
>
>
>Dalam orasi singkatnya, tema besar yang diusung oleh Hizbut Tahrir 
>Indonesia yaitu saatnya khilafah memimpin dunia, hendaknya bisa 
>menyadarkan seluruh umat Islam agar berani melakukan pembenahan kepada 
>diri sendiri, sebelum memberikan penilaian kepada orang lain. Karena Islam 
>bukanlah sebuah agama yang hanya membahas teori, tetapi membutuhkan pembuktian.
>
>
>
>"Kenapa maksiat yang dikemas begitu baik sangat laku, tetapi kalau Islam 
>yang begitu indah sulit untuk dibeli, padahal Islam itu penuh kasih 
>sayang, Islam itu adil, Islam itu solusi, sehingga Islam butuh manusia 
>yang menjadi bukti, " jelas da'i yang sering dipanggil Aa Gym ini.
>
>
>
>Orasi tokoh lain disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Din 
>Syamsuddin, Ketua Umum Syarikat Islam KH Amrullah Ahmad, Ketua MUI 
>Sumatera Selatan KH Tholan Abdul Rauf, dan tokoh Nahdiyin dari Nusa 
>Tenggara Barat Tuan Guru Turmudzi Badhuli. Orator lain yang sebelumnya 
>berjanji untuk hadir yakni Menpora Adyaksa Dault, Amien Rais, dan KH 
>Zainuddin MZ ternyata tidak datang. Adyaksa mengaku sedang sakit perut. 
>Amien Rais ada acara di Solo, sedang Zainuddin berhalangan. Dua orator 
>lainnya yakni Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dan Habieb Rizieq Shihab dicekal 
>oleh Mabes Polri.
>
>
>
>Din Syamduddin mengatakan khilafah merupakan bentuk yang sudah ada dalam 
>sejarah ajaran Islam. Inti sari ide tersebut sangat baik untuk 
>meningkatkan persatuan umat Islam. Namun, menurutnya, tidak mudah untuk 
>mencapainya. Karena itu ia mengajak uamt Islam untuk bersatu. "Agar 
>khilafah itu terbentuk seluruh umat Islam harus merapat, baik ulama maupun 
>cendikiawan Muslim,'' katanya.
>
>
>
>KH Amrullah Ahmad menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain bagi umat Islam 
>sekarang kecuali menengakkan kembali syariah Islam dalam naungan Daulah 
>Khilafah. Ia mengajak umat bangkit kembali memperjuangkannya.
>
>
>
>Konferensi ini diselingi oleh parade bedug dan reppling. Delapan 'reppler' 
>membawa bendera Liwa dan Raya dari atap tribun barat stadion GBK. Mereka 
>meluncur dari ketinggian 80 meter di atas tanah. Mereka kemudian membentuk 
>formasi di tengah lapangan dan kemudian memberikan bendera itu kepada para 
>pembicara di panggung konferensi.
>
>
>
>Konferensi ini rencananya menampilkan pembicara Dr Imran Waheed dari HT 
>Inggris, Syeikh Issam Amirah dari HT Palestina, Syeikh Ismail al Wahwah 
>dari HT Australia, Dr Salim Fredrick dari Inggris, Syeikh Usman Ibrahim 
>dari HT Sudan, Prof Hassan Ko Nakata dari Jepang, dan Hafidz Abdurrahman 
>dari HTI. Tiga pembicara tidak bisa hadir. Imran Waheed dan Ismail Wah Wah 
>dideportasi oleh pemerintah Indonesia Jumat (10/8) sesaat setelah 
>menginjakkan kaki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Imran yang 
>datang bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil akhirnya keluar dari 
>Indonesia saat itu juga. Tindakan yang sama dialami oleh Ismail Wah Wah. 
>Tidak ada penjelasan resmi dari pemerintah tentang pencekalan dua 
>pembicara itu.
>
>
>
>Imran Waheed dalam orasinya menyatakan Barat saat ini menghadapi krisis 
>peradaban yang parah. Ideologi kapitalisme tak mampu memperbaiki kondisi 
>yang merosot tersebut. Akibatnya, peradaban itu mulai menuju kehancurannya.
>
>Syeikh Ismail Al Wahwah mengatakan dunia saat ini membutuhkan Khilafah. 
>Hanya khilafahlah yang akan mampu mengangkat derajat manusia baik itu 
>Muslim maupun non Muslim. Khilafah sanggup mengembalikan posisi umat Islam 
>sebagai umat terbaik.
>
>
>
>Kembalinya khilafah bukan sebuah impian. Syeikh Issam Amirah menjelaskan 
>ayat-ayat Allah menjelasakan dengan gambalang tentang kabar gembira akan 
>datangnya kembali kekhilafahan tersebut. Berita ini dikuatkan pula oleh 
>hadits-hadits Rasulullah SAW. Issam menukil hadits tentang akan datangnya 
>Khilafah ala minhaji nubuwah (khilafah yang mengikuti jalan kenabian).
>
>
>
>Tegaknya kembali khilafah pasti akan menggentarkan Barat. Syeikh Usman 
>Ibrahim mengatakan dalam orasinya, ada tiga tantangan dari luar yang 
>paling menonjol pasca teganya khilafah, yakni perang pemikiran dengan 
>seluruh ragamnya, penyesatan, pengaburan, serta pemutarbalikan fakta; 
>negara-negara Barat dan sekutunya akan mengembargo kekhilafahan baik 
>secara ekonomi, politik, dan pemikiran; dan perang fisik. ''Yang terakhir 
>ini adalah tantangan yang paling berbahaya, paling berat dan paling 
>dahsyat,'' katanya.
>
>
>
>Sementara itu, Prof Hassan Ko Nakata menguraikan tentang peran perjuangan 
>Hizbut Tahrir membangun peradaban Islam ke depan. Menurutnya, HT adalah 
>Islahi-Salafi-Sunni. HT menempati level tertinggi dalam pengajaran Islam.
>
>
>
>Nakata menjelaskan, konsep Khilafah sebenarnya konsep universal yang bisa 
>diterima oleh siapa saja termasuk kalangan Kristen, bahkan oleh orang 
>sekuler sekalipun. Inilah yang diperjuangkan oleh HT. Karenanya, kata 
>Nakata, hanya HT yang bisa dikatakan sebagai 'gerakan politik Islam' yang 
>memperjuangkan terealisasinya khilafah. Khusus untuk Indoneisa, Nakata 
>menilai Indonesia memiliki syarat untuk tegaknya khilafah.
>
>
>
>Konferensi terakhir disampaikan oleh Hafidz Abdurrahman (DPP HTI). Ia 
>menguraikan apa yang dilakukan oleh HTI dalam rangka memperjuangkan 
>tegaknya Khilafah. Aktivitas HTI adalah intelektual dan politik. 
>Menurutnya, aktivitas ini tidak bisa dilakukan sendiri tapi butuh dukungan 
>umat secara keseluruhan. Karena itu, HTI akan senantiasa bersama umat dan 
>berada di tengah-tengah umat.
>
>
>
>Sebelum ditutup, acara konferensi diselingi aksi teatrikal 400 siswa SMA 
>yang menggambarkan kondisi umat Islam saat ini dan bagaimana nanti 
>Khilafah akan menyatukan negeri-negeri Islam yang terpecah belah. Aksi 
>selama 20 menit ini mendapat perhatian dari peserta konferensi.
>
>
>
>Acara konferensi diakhiri dengan refleksi oleh Ustad Jamil Az Zaini dan 
>Ustad Arifin Ilham. Suasana haru menyelimuti GBK. Tetes air mata membasahi 
>pipi. Dan akhirnya acara berakhir dengan tertib dan damai. SAATNYA 
>KHILAFAH MEMIMPIN DUNIA!!! [mujiyanto]
>
>
>
>
>********************************************************
>Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
>********************************************************
>Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
>http://www.usahamulia.net
>
>Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
>[EMAIL PROTECTED]
>
>Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
>[EMAIL PROTECTED]
>********************************************************




********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke