[Damar-kurung] Kotak-kotakAssalamu'alaikum,
Saudaraku.. bukankah Alloh sengaja membuat ummat manusia itu berbeda2 supaya
kita saling mengenali? Perbedaan pendapat hendaklah disikapi secara arif demi
kemajuan bersama, jangan sampai kita bercerai-berai hanya karena berbeda
pendapat. Boleh saja cara2nya ada yang berbeda, namun tujuan haruslah sama.
Dalam hal sholat Tarawih, apakah sudah ada ketetapan bahwa Sholat Tarawih harus
dilaksanakan sekian raka'at? Inilah contoh bahwa Islam itu majemuk, dimana
dengan kemajemukan tersebut membuat Islam menjadi lebih Indah.
Semoga kita menyikapi kemajemukan dalam Islam dengan sikap yang arif dan bijak
lagi dewasa.
Wassalamu'alaikum,
Saidi
----- Original Message -----
From: Ardiansyah Kimiawan
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Sent: Wednesday, September 12, 2007 7:45 AM
Subject: [ FUPM-EJIP ] [Damar-kurung] Kotak-kotak
Kotak-kotak
Ketika ramadhan mulai tiba, saya selalu membayangkan rumah saya di kampung
ketika saya masih kecil. Bagaimana ramainya suara kotekan untuk membangunkan
orang sahur, bagaimana serunya suara orang mengaji lewat speaker langgar dan
masjid bersahut-sahutan, bagaimana ramainya suasana sore menjelang adzan
maghrib, bagaimana penuhnya masjid/langgar oleh jamaah shalat tarawih.
Romantisme masa lalu ? yapp benar. karena ramadhan 5 tahun terakhir yang
saya alami di Bekasi memang tidak sama dengan di kampung saya yang
masyarakatnya masih tradisional ( istilah tukulnya, Ndeso ! ). Dan suatu
kemustahilan bila saya masih memimpikan hal yang sama terulang lagi, karena
segala sesuatunya sudah berbeda.
Siapa yang mau kotekan, kalau anak2 di RT saya berusia sekitar 0 - 6 tahun.
Siapa yang mau tadarus semalaman, kalau pagi hari masih harus berangkat kerja.
Untungnya keramaian shalat tarawih masih saya temukan, walaupun 10 hari
terakhir Ramadhan sudah berkurang drastis, maklum persiapan mudik.
Jadi menurut saya tidak masalah bila orang tetap mengingat masa lalu yang (
menurut ybs ) Indah, walaupun tidak mungkin mengulang masa-masa itu ke masa
sekarang.Yang jadi masalah adalah ketika orang dengan referensi masa lalunya
memaksakan sesuatu ke pihak lain.
Ada yang memaksakan tarawih 23 rakaat, ada yang memaksakan witir 2 kali
salam, ada yang memaksakan ceramah sebelum tarawih, ada yang memaksakan membaca
shalawat kepada Rasul dan sahabat setiap usai tarawih 2 rakaat, dll.
Lumayan kalau dia punya landasan atas apa yang dia paksakan, entah itu
berdasarkan hadits atau kutipan dari penjelasan ulama. Sayangnya banyak yang
mendasarinya dengan kalimat, "Dari dulu ya seperti ini !! masak ulama dulu
ngaco !!"
Orang kampung saya mungkin juga sama kalimatnya, dari dulu ya seperti ini.
Tapi untungnya, karena masyarakatnya homogen, pengalaman hampir semua orang
sama, jadi tidak timbul konflik. Sedangkan di sub-urban seperti Bekasi yang
heterogen, dengan latar belakang berbeda-beda, pengalaman berbeda-beda,
referensi berbeda-beda, maka perbedaan pendapat serasa lebih tajam.
Ketika pemaksaan dan kekuatan menjadi solusi, maka yang menang akan
menguasai, yang kalah akan tersingkir. Bisa jadi masjid A tarawih 23 rakaat,
masjid B tarawih 11 rakaat, lama-lama akan terjadi peng-kotak-an. Masjid A
cenderung ke aliran A, masjid B ke aliran B, sehingga jamaah yang cenderung
aliran A akan ke masjid A, dan jamaah cenderung aliran B akan ke masjid B.
Lha kalau begitu, apa bedanya dengan gereja ??. Kalau sekarang ada gereja
Katolik, gereja protestan, gereja pantekosta....bisa-bisa nanti ada Masjid NU,
Masjid Salafi, Masjid Muhammadiyah...bukan hal mustahil kan ??
Cikarang, 11 Sept 2007
------------------------------------------------------------------------------
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************